
Setelah masuk kekamar rawat inap Byun soo, Hyun bin baru melihat seseorang dalam handphone Byun soo dan dia menyapanya sambil tersenyum setelah itu dia memberikan handphonenya pada Byun soo yang waktu itu lagi sendirian sambil mindah-mindah chanel televisi karena merasa bosan.
"Byun soo, ini handphonemu, seorang kru memberikan ini padaku katanya tasmu ini ketinggalan ditempat konsermu waktu itu" ucap Hyun bin sambil memberikan tas dan handphone Byun soo.
Ketika dia melihat handphonenya dalam mode panggilan video call dengan Ayiswa dia lalu membetulkan posisi duduknya setelah itu dia baru menyapa Ayiswa dengan canggung karena kakaknya terus menatap dia sambil tersenyum ganjil membuat Byun soo jadi merasa tak nyaman.
"Halo Ayiswa. Apa kabar kamu?"
Ayiswa yang melihat keadaan Byun soo dengan perban yang masih melingkari kepalanya dan tangan yang masih disangga dengan arm sling,membuat Ayiswa jadi cemas dan khawatir.
"Aku baik bang, itu kamu kenapa kepalanya diperban tangannya disangga sama arm sling?"
"Nggak apa-apa ko, ini cuma kecelakaan kecil aja, bentar lagi juga sembuh" jawab Byun soo tak mau membuat Ayiswa khawatir jadi dia menyunggingkan senyuman agar Ayiswa yakin kalau dirinya baik-baik saja.
"Nggak apa-apa gimana? Itu kaya cederanya parah deh, kalau nggak parah tanganmu nggak akan disangga kaya gitu" Ayiswa tidak yakin dengan ucapan Byun soo.
"Ini cuma terkilir aja, sebentar lagi sembuh ko,aku jatuh dari atas panggung waktu lagi konser"
"Pantesan bang Byun kemari-kemarin nggak telepon aku ternyata bang Byun kecelakaan ya?"
Byun soo lalu tersenyun sambil mendekatkan handphonenya dan berbisik.
"Kenapa? Kamu kangen ya sama aku? Karena beberapa hari ini nggak ada kabar dari aku,kamu mau diteleponin terus sama aku ya?"
Ayiswa yang gengsi dan tak mau mengakui itu lalu menyangkal dengan gelagapan karena dia tak bisa berkata bohong namun kali ini dia harus berkata bohong karena malu dan tak mau membuat Byun soo kepedean.
"Nggak, kata siapa aku kangen sama bang Byun?" sangkal Ayiswa.
"Oh, gitu ya" Byun soo merasa kecewa dengan jawaban Ayiswa.
__ADS_1
"Bang, maaf ya aku nggak bisa jengukin kamu kesana, tempamu terlalu jauh aku nggak punya uang untuk pergi kesana"
"Iya, nggak apa-apa aku udah senang ko walaupun kamu cuma nelepon aku duluan juga"
Lalu dia melirik kepada kakaknya yang sedang tersenyum jail sambil terus lihatin dirinya yang lagi video callan sama Ayiswa, seolah-olah kakaknya mengerti dengan obrolan dia dan Ayiswa padahal Byun soo tahu kalau kakaknya itu tidak bisa bahasa indonesia. Hal Itu membuat Byun soo makin tidak nyaman dengan keberadaan kakaknya lalu dia mengusir kakaknya untuk pergi keluar dari kamarnya.
"Hyeong-eun jamsi nae bang-eul tteona jullae bulpyeon hae neoui miso sen yuman-e bul-anhae (Kakak bisakah kamu meninggalkan kamarku sebentar saja, aku merasa tidak nyaman, aku merasa terganggu dengan senyumanmu itu)"
"Naega ne dongsaeng-ila wae bulpyeon hae? Ye, yeongsang tonghwaleul gyehasogheyo gwichanhgehaji anh-eulge (Kenapa kamu merasa tidak nyaman aku kan kakakmu? Ya sudah lanjutkan saja video callannya aku tidak akan mengganggumu)" kata Hyun bin.
"Neoi misoga gwichanh-a beolsseo salajyeo (Senyumanmu itu menggangguku, sudah pergi sana)" usir Byun soo lagi.
"Hahahaha,,,gago sipji anh-a (Aku tidak mau pergi)" kata Hyun bin sambil tertawa.
"Gago sipji anh-eumyeon begaelo deonjyeo julge ppalli gaja (Kalau kau tak mau pergi aku akan melemparmu dengan bantal, ayo cepat pergi)" ancam Byun soo.
Setelah itu Byun soo melanjutkan video callan dengan Ayiswa.
"Maaf ya, tadi ada sedikit gangguan"
"Iya, tidak apa-apa, tadi siapa ko dia agak mirip dengan bang Byun?" tanya Ayiswa.
"Tadi itu kakakku, namanya Park hyun bin, aku dua bersaudara, dia emang kaya gitu suka gangguin aku jadi aku suka kesal sama dia" jawab Byun soo.
Ayiswa lalu tersenyum seraya berkata "Bukannya kamu juga suka gangguin orang lain? Jadi kenapa kamu harus kesal karena digangguin oleh kakakmu?"
Byun soo lalu tertunduk malu sambil tersenyum karena merasa ucapan Ayiswa itu benar adanya. Setelah lama video callan akhirnya Ayiswa mengakhiri panggilan video callannya tak lama setelah itu Hyun bin masuk lagi kekamar Byun soo dirawat. Dia lalu duduk disamping Byun soo untuk menemaninya sambil terus menatapnya penuh curiga dengan senyuman tipis yang berkembang disudut bibirnya.
"Siapa dia, yang tadi melakukan panggilan video call denganmu?" tanya Hyun bin.
__ADS_1
"Bukan siapa-siapa" jawab Byun soo singkat.
"Aku melihat ada kebohongan dimatamu, ayo jujur siapa dia? Kalau tidak aku akan ceritakan ini pada Ibu dan Ayah" desak Hyun bin sambil mengancam.
"Ish! Bisanya cuma nyancam, namanya Ayiswa dia itu yang nolongin aku dan Ryeon saat kami tersesat diIndonesia" ujar Byun soo dengan terpaksa karena Hyun bin mendesaknya.
"Kamu suka ya sama dia? Dari caramu menatapnya aku menangkap ada sinyal-sinyal cinta darimu"
"Sudahlah jangan ikut campur urusanku" Byun soo mulai kesal karena kakaknya terlalu kepo dengan kehidupan pribadinya.
"Kenapa kamu tidak bawa dia kekeluarga kita?"
"Sudahlah jangan ganggu aku, aku mau tidur" kata Byun soo mengalihkan pembicaran karena dia belum siap memperkenalkan Ayiswa pada keluarganya dan dia juga tidak mau membahas soal Ayiswa lagi.
Siang harinya para member datang lagi kerumah sakit dan kebetulan hari ini jadwal Super sun sedang tidak sibuk jadi mereka bertujuh bisa menemani Byun soo karena keluarganya pulang dulu kerumah. Member Super sun yang suka bikin ribut dan rusuh membuat ramai kamar tempat Byun soo dirawat jadi Byun soo tak merasa kesepian dan bosan jika mereka semua ada. Saat lagi asyik ngobrol tiba-tiba Ryeon berkata.
"Guys, gue ko kepikiran terus ya soal insiden Byun soo hyung jatuh dari panggung itu, kaya ada keganjalan yang masih jadi teka-teki deh buat gue"
"Maksud lo apa Ryeon, kita ngga ngerti deh? " tanya Minho.
"Ya aneh aja gitu loh, ko tiba-tiba marmer panggungnya jadi licin padahalkan waktu pertama kita tampil semua baik-baik aja" jawab Ryeon.
Semua lalu terdiam sambil berpikir, apa yang dikatakan oleh Ryeon ada benarnya juga soalnya Lee, Hwuan dan Seo jun hampir terpeleset saat berlari kepinggir panggung untuk melihat Byun soo yang jatuh kebawah panggung untungnya mereka bisa menyeimbangkan diri hingga tidak jatuh terpeleset. Tae hyun juga menambahkan saat paper cut berhamburan dari atas Tae hyun sempat mendongak keatas dan tiba-tiba saja matanya kelilipan kerena seperti ada serbuk apa gitu? Yang sengaja ditaburkan bersamaan dengan ditaburkannya paper cut untuk memeriahkan acara.
Dugaan mereka semakin diperkuat oleh kesaksian Tae hyun, Lee, Hwuan dan Seo jun tentang kejanggalan dari insiden yang terjadi saat mereka konser itu, kalau acara konser mereka ada yang dengan sengaja menyabotase agar acaranya berantakan namun para member Super sun belum punya bukti dan tersangka yang bisa disalahkan dari insiden tersebut sebaba saat acara berlangsung tak ada tanda-tanda yang mencurigakan, semua terlihat baik-baik saja.
Meski dipertengahan acara marmernya tiba-tiba menjadi licin dan yang anehnya lagi waktu awal acara dan akhir acara marmernya kembali normal, tidak terasa licin lagi. Setelah berunding dan menerka-nerka tentang teka teki insiden dikonser mereka itu akhirnya para member bersepakat untuk menyelidiki kasus ini secara diam-diam dengan menyewa seorang detektif untuk memecahkan masalah ini, setelah semuanya jelas para member baru akan melaporkan kecurigaan mereka pada pihak CM Entertainmen dan pihak yang berwenang untuk menindak lanjuti kasus yang sudah memakan korban ini.
Next,,,
__ADS_1