PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)

PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)
Menjemput Ayiswa


__ADS_3


Sesampainya dipasar Byun soo turun dari mobilnya, dia berdiri dipinggir mobilnya sambil melihat keadaan sekitar berharap dia akan menemukan sosok Ayiswa yang baru pulang kerja.


"Tepat jam 04.00 sore harusnya Ayiswa sudah keluar tapi mana ya? Ko dia belum kelihatan juga" batin Byun soo sambil melihat jam yang melingkar dipergelangan tangannya dan celingukan kesekitar tempat itu.


Lama menunggu rupanya mengundang banyak perhatian dari orang-orang sekitar itu karena dipasar itu jarang ada mobil mewah terparkir didepan pasar sebab biasanya cuma ada angkot mobil pengangkut barang dan beberapa mobil biasa.Apa lagi penampilan pemilik mobil itu terlihat berbeda dari kebanyakan orang, dia berkulit putih seperti susu, bermata sipit mengenakan kaos berwarna hitam dan celana jeans yang sobek dibagian lututnya dia juga mengenakan topi dan masker yang hampir menutupi setengah wajahnya yang berbentuk kecil dan tirus.


Gerak-geriknya terus diperhatikan oleh orang-orang yang penasaran dengan sosoknya bahkan ada beberapa orang yang dengan sengaja menyapanya tapi Byun soo tak banyak bicara, dia hanya menjawab seperlunya saja. Ketika dirasa waktu sudah terlalu lama akhirnya Byun soo memutuskan untuk masuk kedalam pasar untuk mencari tahu Ayiswa sudah pulang atau belum?


Sementara itu Ayiswa dan Upik baru selesai menutup tokonya, mereka lalu pulang bersama, ketika mereka melewati lorong-lorong pasar yang sebagian tokonya sudah tutup dan masih ada yang buka, tiba-tiba handphone Ayiswa berbunyi dia lalu menghentikan langkahnya dan langsung mengangkatnya, Upik pun ikut berhenti dan menunggu Ayiswa.


📞Assalammualaikum, Ada apa Umi nelepon aku?


📞Ayiswa, Umi mau minta tolong sama kamu tolong,,,,


Tiba-tiba kalimat Umi terdengar terputus-putus.


📞Halo, Umi, suara Umi putus-putus Umi ngomong apaan sih?


Tanya Ayiswa lalu mengangkat tinggi-tinggi handphonenya sambil mencari sinyal.


"Ih! Sinyalnya jelek nih!" keluh Ayiswa masih sambil mencari sinyal.


Tiba-tiba ada seseorang yang bertubuh kurus dan lebih tinggi darinya merebut handphone Ayiswa.


"Masa ditempat kaya gini ngga ada sinyal, ini tuh handphonenya aja yang udah jelek bukannya ngga ada sinyal" kata seseorang itu sambil mengangkat tinggi-tinggi handphonenya.


Ayiswa yang kaget tiba-tiba handphonenya direbut lalu mencoba merebut kembali sambil melompat-lompat kecil untuk bisa meraih handphonnya. Tapi orang itu tetap tak memberikan handphonnya pada Ayiswa dia malah membanting handphonenya kesembarang arah, lalu menarik tangan Ayiswa untuk segera pergi, Ayiswa yang tak bisa melepaskan cengkraman tangannya yang kuat,hanya bisa meronta-ronta minta dilepaskan sambil terus mengikuti kemana orang itu pergi.


Merasa usahanya sia-sia lalu dia berteriak pada Upik yang masih melongo dan mematung ditempatnya karena kebingungan.


"Upik!! Tolong ambilkan handphoneku yang dibuang oleh orang aneh ini" teriak Ayiswa.


Upik lalu mengambil handphonenya lalu mengejar Ayiswa yang sudah hilang dari pandangan mata Upik.


"Ayiswa dibawa kemana sama orang aneh itu? Jangan-jangan dia diculik lagi" batin Upik mulai panik.

__ADS_1


Dia lalu segera berlari mencari kemana Ayiswa pergi, sementara Ayiswa terus dibawa pergi hingga sampailah dekat sebuah mobil sporty,mereka lalu berhenti.


"Lepaskan tangan saya, kamu siapa sih?" bentak Ayiswa.


Orang itu lalu membuka masker dan topinya, Ayiswa tercengang kaget tak percaya ketika dia melihat sosok Byun soo berada dihadapannya.


"Bang Byun, kapan datang ke Indonesia?"


Byun soo lalu tersenyum sambil menjawab "Aku baru aja datang langsung kesini, mau jemput kamu, kita sama-sama pulang kepanti ya"


Ayiswa lalu mengangguk, tiba-tiba Upik datang langsung gebukin Byun soo dengan tasnya. Byun soo mencoba menghindar dari serangan Upik sambil menutup wajahnya dengan kedua tangan dia. Ayiswa yang melihat itu lalu menghentikan Upik dengan menjauhkannya dari Byun soo.


"Hentikan Upik! Kamu jangan pukuli dia lagi, aku kenal dia, dia orang baik"


"Kamu kenal dia?" tanya Upik tak yakin sambil menatap Ayiswa.


"Iya dia dan bang Ryeon pernah tinggal dipanti asuhan tapi sekarang udah nggak lagi" jawab Ayiswa.


Byun soo yang sudah merasa aman dari serangan Upik mulai membuka wajahnya yang waktu itu tidak memakai masker dan topi. Tiba-tiba Upik menyernyitkan kedua alisnya ketika melihat Byun soo.


"Kaya pernah lihat, tapi dimana ya?" tanya Upik mencoba mengingat-ingat.


"Ko kaya mirip Park Byun soo ya, salah satu membernya Super sun"


"Good, kamu memang pintar, sekali lihat bisa langsung nebak, nggak kaya Ayiswa loadingnya kebangetan"


"Nggak usah ngatain aku deh" kata Ayiswa sinis.


Byun soo lalu tersenyum. Upik yang tak percaya dengan apa yang dilihatnya lalu mengangkat tangang Byun soo karena ingin memastikan sesuatu lalu dia mencubit kedua pipi Byun soo.


"Ini benar tangan kamu? Tangan kamu benar-benar indah kaya cewek, muka kamu ko mulus banget, kamu juga ngegemasin aku aja yang cewek ngga kaya gini, aku jadi incecure nih, Eh! jangan-jangan ini semua hasil operasi plastik ya?"


"Kamu apaan sih pegang-pegang, ini semua asli 100% bawaan lahir, aku udah kaya gini jadi tidak ada yang namanya operasi plastik" kata Byun soo sambil menepis tangan Upik yang kegajenan.


Setelah itu Upik mengulurkan tanganya sambil memperkenalkan diri, dia juga bilang pada Byun soo kalau dia bergabung dengan Ss lover Indonesia.


"Oh ya, kamu Ss lover juga? Senang bertemu dengamu" ucap Byun soo ramah.

__ADS_1


"Oppa, aku boleh gak minta tanda tangan sama foto bareng kamu?"


Byun soo yang selalu memperlakukan dengan baik penggemarnya lalu menuruti kemauan Upik, mereka berdua lalu asyik berfoto ria sedangkan Ayiswa hanya bengong sambil lihatin mereka seperti kambing conge karena dia tidak diajakin berfoto-foto sama mereka.


"Udah dulu ya foto-fotonya, aku sama Ayiswa mau pergi mall" kata Byun soo.


"Katanya mau kepanti ko malah mau ke mall sih?" tanya Ayiswa kebingungan.


"Kita pergi ke mall dulu beli handphone buat kamu setelah itu kita pulang kepanti" jawab Byun soo.


"Tapi aku belum gajian, aku gak punya uang buat beli handphone baru, lagian aku juga ngga ada niatan buat ganti handphone baru ko"


"Aku yang beliin, sekarang aku punya uang karena sekarang aku bawa dompet"


Ayiswa lalu menolak karena dia tidak mau menerima pemberian Byun soo sebab dia tidak mau membebani orang lain. Byun soo tak banyak omong lagi lalu dia membuka pintu mobilnya dan menyuruh Ayiswa untuk segera masuk kedalam mobil.



"Ini mobil siapa?" tanya Ayiswa ragu untuk masuk kedalam mobil.


"Mobil akulah" jawab singkat Byun soo.


"Ko bisa?" tanya Ayiswa lagi yang tak tahu seperti apa kehidupan Byun soo dinegara asalnya.


Ayiswa tak menyangka ternyata Byun soo itu adalah seorang pria yang sudah mapan padahal saat pertama kali dia bertemu dengannya dia sangat miskin dan tak punya apa-apa.


"Ya bisalah, aku tinggal nyuruh orang buat ngurusin ini mobil agar sampai ke Indonesia, udah, semua beres, rencananya aku mau nitip mobil ini dipanti biar kalau aku mengunjungi Indonesia dan aku mau pergi kemana-mana ada kendaran buat pergi jadi aku tidak usah naik kendaraan umum yang sumpek dan tak ada AC nya itu" ujar Byun soo.


"Terus nanti kalau bang Byun pulang ke korea, disana mau pake mobil mana kalau mobilnya dititipin disini?"


"Gampang dirumahku masih ada mobil yang lain. Udah ah! Nggak usah banyak nanya lagi, cepat masuk kemobil"


Upik yang tak ingin menyia-nyiakan momen kedatangan idolnya langsung minta ikut sama Byun soo dan Ayiswa, tapi Byun soo agak keberatan karena mobilnya cuma cukup buat dua orang ditambah badan Upik agak gemuk, jadi dia bingung Upik mau duduk dimana?


Ayiswa yang tak ingin berduaan dengan Byun soo akhirnya setuju kalau Upik ikut bersamanya.


"Upik, ayo masuk! Disini masih muat ko" ajak Ayiswa.

__ADS_1


Lalu Upik dengan senang hati masuk kemobil Byun soo, akhirnya mau tak mau Byun soo harus mengajak Upik pergi, karena itu keinginan Ayiswa dia tidak bisa menolaknya. Byun soo lalu masuk kemobil dan duduk dikursi kemudi, sedangkan Ayiswa menyuruh Upik duduk ditengah-tengah karena dia tak mau berdekatan dengan Byun soo. Lagi-lagi Byun soo harus menerima saja supaya Ayiswa mau diajak jalan oleh dirinya meski dia sedikit merasa terganggu akan kehadiaran Upik yang bawel dan genit.


Next,,,


__ADS_2