PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)

PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)
Dilema


__ADS_3

Disuatu malam, Rayyan masih terlelap dari tidurnya hingga tiba-tiba handphonenya yang terletak dinakas berdering cukup kencang memecah keheningan malam itu,suaranya yang memekikan telinga membuat Rayyan terjaga dari tidurnya.dengan malas dan mata yang masih ngantuk tangannya mulai meraba-raba diatas nakas untuk mencari handphonenya.


📞Halo siapa nih! Malam-malam gini nelepon?' tanya Rayyan setengah sadar


📞Rayaaan,,,!! Cepetan kamu kesini, ada banyak darah, perutku sakit Rayyan' Rintih Youri dibalik telepon


Rayyan langsung terperanjat kaget dia lalu duduk dengan panik.


📞Kenapa bisa terjadi pendarahan?


📞Ngga tahu, buruan kamu kesini


📞Iya, iya, tunggu bentar ya, aku segera kesana


Masih dengan keadaan memakai piyama dan sandal Rayyan tanpa pikir panjang langsung mengeluarkan motor yang diberikan oleh Youri supaya saat dalam keadaan urgen dia bisa segera datang. butuh waktu 25 menit bagi Rayyan untuk bisa sampai diapartement Youri. setelah memarkirkan motornya dia langsung berlari keapartement Youri.


Diapartement Youri


Ketika sampai didalam apartement Youri, Rayyan melihat Youri terkapar dengan bersimbah darah dia lalu menghampiri Youri.


"Noona, Apa yang terjadi?" tanya Rayyan panik


"Perut aku tiba-tiba sakit dan tak lama langsung keluar darah banyak banget" jawab Youri


"Apa mungkin sekarang kamu mau melahirkan? Tapikan usia kandungannya baru menginjak 8 bulan?"


"Aku ngga tahu" ringis Youri


Kemudian Rayyan segera membawa dia kerumah sakit. dan Youri segera ditangani oleh dokter sementara Rayyan hanya menunggu didepan ruang ICU dengan cemas.


Pukul 03.00


Dokter dan suster baru keluar dari ruang ICU. Rayyan langsung memburu dokternya dan langsung menanyakan keadaan Youri dan bayinya.


"Dok, bagaimana keadaan Youri dan bayinya?" tanya Rayyan


"Dia mengalami pendarahan karena kandungannya lemah,sekarang keadaannya sudah stabil dan untungnya bayinya masih bisa bertahan karena kami sudah memberi obat penguat kandungan,sebab bayinya belum saatnya lahir" jawab Dokter itu, lalu Dokter itu pergi.


Setelah itu, Rayyan menemani Youri didalam ruangan ICU sampai matahari mulai menampakan cahayanya.


"Kamu sudah bangun Noona? Aku udah siapin sarapan nih! dimeja, nanti kamu makan sendiri ya, sekarang aku harus berangkat kerja dulu" ucap Rayyan sambil menyiapkan sarapan untuk Youri

__ADS_1


"Kamu serius mau ninggalin aku dikeadaanku yang seperti ini?" tanya Youri tak percaya


"Maaf Noona,aku harus kerja, aku haru mengumpulkan uang buat biaya persalinanmu nanti" jawab Rayyan


"Walau aku tetap saja tidak yakin, bayi yang kau kandung itu adalah anakku tapi aku akan tetap bertanggung jawab atas biayanya meski pun mungkin aku tidak akan mampu membayar semuanya tapi setidaknya aku sudah berusaha" Batin Rayyan


Setelah itu Rayyan pamit berangkat kerja. sementara Youri hanya bisa manyun karena kesal Rayyan meninggalkannya sendirian.


******


Beberapa hari kemudian, Youri baru diizinkan pulang dari rumah sakit. Rayyan lalu mengantarkannya pulang.saat Rayyan akan kembali pulang kerumahnya tiba-tiba Youri berkata.


"Rayyan! jangan pulang, tinggallah diapartemenku, aku tidak mau tinggal disini sendirian. Gimana kalau kejadian kemarin itu terulang lagi? Kalau saja kamu telat membawaku kerumah sakit, mungkin aku akan kehilangan bayiku, aku tidak mau itu terjadi.jadi kumohon tinggallah diapartementku ini bersamaku" bujuk Youri


"Noona, kamu kan sudah tahu kalau sekarang aku sudah memeluk islam. agamaku melarang seoarang wanita dan seorang pria yang bukan muhrimnya tinggal satu rumah tanpa ikatan pernikahan.jadi aku tidak bisa tinggal disini" tutur Rayyan


"Kenapa kamu masih munafik Rayyan? Bukan kah kita pernah berhubungan lalu kenapa kamu masih memikirkan tentang aturan agamamu itu?" tanya Youri dengan pongahnya


Kalimat Youri itu menyulut kemarahan Rayyan karena dia merasa jijik mendengarnya itu.namun Rayyan terus menahan kemarahannya seraya mengepalkan kedua tangannya.


"Jangan bahas soal itu lagi,aku tidak mau mendengarnya" tegas Rayyan


"Ya udah, kalau kamu tidak mau mendengar itu dan tidak mau tinggal diapartementku gara-gara itu, segera nikahin aku" desak Youri


Youri tak menyerah sampai disitu,dia terus mendesak Rayyan agar segera menikahinya meski pun mereka belum melakukan tes DNA karena bayinya belum lahir.tapi Rayyan pun tak lantas menyetujuinya meski Youri terus mendesaknya karena alasannya sudah jelas, hati Rayyan hanya untuk Ayiswa. dia berharap ada keajaiban semoga bayi yang dikandung Youri itu bukan anaknya.


"Maaf Noona, sekali lagi aku tegaskan.Aku tidak bisa menikahimu sekarang, bukan aku tidak mau tanggung jawab, tapi, aku harus yakin kalau bayi yang kamu kandung itu benar anak kandungku. lagian aku juga harus tahu dulu bagaimana aturan islam tentang menikahi wanita yang sudah hamil diluar nikah, aku harus bertanya soal ini pada pak ustad agar aku tidak salah melangkah lagi" jelas Rayyan


Youri yang sudah tertutup hatinya dari agama Allah malah mengolok-olok Rayyan karena dia kesal, sedikit-sedikit selalu disangkut pautkan soal agama yang bagi Youri itu terasa seperti amat mengekang. akhirnya besok Rayyan akan ngajak Youri ketemuan sama pak ustad supaya mereka mendapat pencerahan soal masalah ini.


Kediaman pak ustad


(Maaf ya, dibab ini akan ada sedikit dakwahnya, soalnya setiap hamba allah diwajibkan untuk menyerukan kebaikan itu terdapat dalam QS Ali Imran ayat 110🙏 yang tentunya isi dakwah itu akan berkaitan dengan masalah Rayyan dan Youri, selamat membaca by Author 😊)


Sore sepulang kerja Rayyan membawa Youri kerumah pak ustad. setelah dipersilahkan masuk dan duduk disofa. Rayyan mulai mengutarakan maksud kedatangannya bersama Youri kerumah pak ustad itu untuk apa?.


"Pak, saya mau menanyakan terkait menikahi wanita yang hamil diluar nikah, itu nikahnya syah apa tidak?" tanya Rayyan


Pak ustad lalu menjelaskan bahwa menikahi wanita yang hamil karena zina, itu diperdebatkan oleh beberapa mahzab, namun mahzab (pendapat imam tentang hukum agama) yang paling shahih dan kuat itu menurut imam Syafi'i, imam malik,dan imam Abu Hanifah. mereka meriwayatkan bahwa menikahi wanita yang hamil karena zina itu hukumnya syah.kecuali kalau wanita itu dalam masa iddah (waktu tenggang bagi wanita yang bercerai dengan suaminya agar memastikan kalau dia tidak sedang mengandung dari mantan suaminya itu. makannya wanita yang dalam masa iddah itu dilarang menikah,kecuali kalau masa iddahnya sudah habis dia baru boleh menikah lagi) maka nikahnya itu tidak akan syah.


Tapi anak tersebut tidak boleh dinasabkan pada ayahnya dan dia tidak akan mendapatkan hak waris dari ayahnya jika menikahnya diatas 6 bulan dari masa kandungan sang ibu, kecuali kalau kedua orang tuanya menikah saat si ibu masih mengandung dibawah 6 bulan jadi masih bisa disambungkan dengan nasab ayahnya.

__ADS_1


"Lalu apa hukumannya bagi pelaku zina itu?" tanya Rayyan


"Bagi yang belum menikah harus dihukum cambuk atau dijilid sebanyak 100 kali dan untuk yang sudah menikah setengah badannya ditanam ditanah lalu dilempari dengan batu sampai mati itu namanya dirazam" jawab pak ustad


"Ih! ko hukum islam itu mengerikan sih?" ucap Youri mencibir sambil bergidik ngeri


Pak ustad lalu tersenyum ramah pada Youri kemudian dia menjelaskan "Janganlah menjadi hamba yang islam phobia karena ini adalah penyakit yang sudah ada sejak masa Rasullilah"


Islam phobia adalah takut terhadap ajaran islam.faktor penyebabnya ada dua yaitu faktor external dan faktor internal. faktor externalnya berasal dari makar orang-orang kafir yang menggambarkan hukum islam itu sadis,mengerikan dan melanggar hak asasi manusia dan itu terus mereka tanamkan dibenak semua orang lewat media,buku pelajaran, lewat ucapan-ucapan manis mereka dan lain-lainnya sehingga tergambarlah hukum islam itu amat mengerikan.


Seperti hukum mencuri harus dipotong tangannya itu menggambarkan pelanggaran hak asasi manusia.hukum zina harus dirazam atau dijilid itu seolah-olah menggambarkan hukuman yang amat mengerikan. lalu seorang wanita yang dituntut untuk menutupi seluruh auratnya dan wanita yang harus taat pada suaminya itu digambarkan seperti pengekangan terhadap hak-hak wanita.dan hukum waris antara perempuan dan laki-laki yang berbeda, laki-laki contohnya harus dua dan perempuan cuma satu.


Meski hukum waris seperti itu tapi seorang laki-laki diwajibkan untuk menafkahi istrinya, anaknya, ibunya dan adiknya, kalau kita telaah lagi hukum waris menurut islam itu akan terasa adil karena seorang laki-laki harus menafkahi semuanya.


Dan nabi Muhamad mencontohkan hukuman itu untuk mendidik pelaku, memberi efek jera bagi pelaku dan yang melihatnya serta untuk menginsyafkan pelaku.tapi dijaman Rasulilah pun tidak sembarangan yang mencuri harus dihukum potong tangan, yang zina harus dirajam atau dijilid. mereka baru akan dihukum jika memenuhi syarat.


Contohnya hukum zina baru bisa dilakukan jika ada 4 saksi yang melihat jika tidak ada saksi hukuman itu tidak bisa dilaksanakan.hukum potong tangan harus mempertimbangkan banyak hal mislanya. Apa yang dicurinya? Untuk apa dia mencuri? Siapa yang dicurinya? Siapa pelaku pencurinya?.semua itu harus dipertimbangkan kalau sudah memenuhi syarat barulah dia akan dihukum potong tangan.tapi kalau tidak memenuhi syarat dia tidak akan dihukum seperti itu.


Nah! setelah faktor ekternalnya sudah sangat mempengaruhi, faktor internalnya pun bodoh, mengaku islam tapi tidak mengerti dan tidak faham terhadap agamanya sendiri jadilah dia menganggap kalau hukum islam itu mengerikan dan amat menakutkan.


Contohnya seseoarang takut terhadap kuntilanak.tapi karena dia tidak tahu kuntilanak itu seperti apa? dan karena ada faktor ekternal yang mempengaruhinya maka dia akan menganggap kalau kuntilanak itu amat mengerikan. saat dia melihat ada kain putih yang menggantung dipohon dia akan langsung takut karena menyangka itu adalah kuntil anak padahal itu cuma kain putih doang.


Sama halnya seperti seseoarang yang tidak paham terhadap agamanya dia akan menganggap hukum islam itu mengerikan padahal ilmunya tentang islam sangat dangkal.


"Balik lagi soal menikahi wanita hamil karena zina, meski Allah sudah menetapkan hukumannya seperti itu tidak serta merta dia harus dihukum razam dan jilid. pertanyaannya apakah ada saksi saat kalian melakukan itu?" tanya pak ustad


Youri dan Rayyan saling menatap satu sama lain.


"Tidak ada pak" jawab Youri


"Ya itu artinya kalian tidak mesti dihukum jilid cukup mandi wajib taubat dan bertaubat nasuhalah pada Allah" jelas pak ustad


"Tuh! Rayyan, itu artinya kamu boleh menikahiku meski aku sedang hamil karena aku tidak dalam masa iddah" ujar Youri pada Rayyan


"Tapikan aku masih tidak yakin kalau bayi yang kamu kandung itu benar-benar anakku" sangkal Rayyan


"Aku butuh seseoarng yang selalu siap siaga menemaniku menjelang masa persalinannya,kalau kita tinggal berjauhan.kamu tahu sendirikan aku tinggal diapartement sendirian. Gimana kalau terjadi apa-apa terhadapku dan bayi ini apa kamu mau tanggung jawab?" desak Youri terus membujuk Rayyan agar segera menikahinya.


Rayyan jadi benar-benar dilema oleh desakan Youri.disisi lain cintanya itu cuma buat Ayiswa dan dia cuma mau menikah dengan Ayiswa. sedangkan disisi lain dia juga tidak bisa mengabaikan nyawa dan keselamatan seseoarang, bagaimana kalau kejadian pendarahan pada Youri seperti dimalam itu terulang lagi dan dia telat membawa Youri kerumah sakit? Itu bisa saja membahayakan keselamatan Youri dan bayinya.


"Ya Allah, Apa yang harus kulakukan? Apakah aku harus menikahi Youri sekarang juga? Atau bagaimana? Apakah tak ada harapan lagi bagiku untuk bisa menikahi Ayiswa? Apakah Ayiswa itu bukan jodohku?" batin Rayyan sangat sedih dan galau

__ADS_1


Next,,,


__ADS_2