PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)

PRIA CANTIK ITU JODOHKU (Versi Baru)
Video call


__ADS_3

Siang itu Byun soo lagi minum jus segar yang dibuat oleh dirinya sendiri sambil duduk dikursi yang ada disamping rumah. Tiba-tiba Ryeon datang sambil membawa papan catur.


"Hyeong, kita main catur yuk" ajak Ryeon.


"Boleh juga"


Ryeon langsung duduk dihadapan Byun soo sambil berkata "Wah! Lo lagi minum jus segar, bagi dong gue juga haus nih!"


"Buat aja sendiri sana" ucap Byun soo tak mau membagi jusnya pada Ryeon.


"Ih! Pelit amet sama adeknya sendiri, bagi dong sedikit aja" pinta Ryeon.


"Oke, tapi sedikit aja ya, bentar gue minum dulu" kata Byun soo, Ryeon lalu mengangguk senang sambil lihatin Byun soo.


Gluk,, gluk,, gluk,,!!


Suara Byun soo lagi minum itu makin membuat Ryeon ngiler, apa lagi dia melihat tetesan embun dari gelas jus itu terlihat menggiurkan,sepertinya Byun soo sangat menikmati jus segar yang sedang dia minum, itu terlihat ketika setiap tetesan mengalir ketenggorokannya membuat Ryeon terus menelan ludah karena Byun soo masih belum memberikan jus segarnya pada Ryeon.


"Hyeong udah dong, itu tinggal sedikit lagi, gue mau"


Tapi Byun soo tak berhenti minum. Lalu dia memberi isyarat dengan tangannya agar Ryeon bersabar dulu karena Byun soo juga akan menyisakan jusnya untuk Ryeon. Setelah jus itu tersisa sedikit lagi barulah dia memberikan gelas jusnya pada Ryeon.


"Nih, minum" kata Byun soo.


Ryeon lalu mengangkat gelasnya tinggi-tinggi karena melihat isi gelas itu yang hanya menyisakan setetes jus.


"Serius lo, ngasih jusnya cuma segini?" tanya Ryeon.


"Ya iyalah, tadikan lo minta jusnya cuma sedikit,jadi gue kasih sedikit dong" jawab Byun soo dengan wajah tanpa dosa.


Sesaat Ryeon melongo "Sedikit sih sedikit, tapi bukan setetes juga kali, ya udah, gue gak jadi minta habisin aja semuanya sama lo, sekalian sama gelasnya" Ryeon langsung manyun karena kesal.

__ADS_1


Lalu Byun soo tertawa renyah karena puas sudah ngerjain Ryeon. Sementara anak-anak panti sedang bermain dihalaman depan rumah sedangkan mang Udin hanya duduk sambil ngopi dan mengawasi anak-anak dari kejauhan. Ketika dia sedang meminum kopinya tiba-tiba handphonenya berdering pertanda ada panggilan video call dari nomor yang tidak dikenal. Karena takut panggilan itu penting mang Udin lalu mengangkat panggilan video callnya.


Dan tak lama terlihatlah sosok yang melakukan panggilan video call kehandphone mang Udin. Dari handphonenya terlihat enam pria tampan, mereka lalu menyapa mang Udin dengan senyuman ramahnya sambil melambaikan tangan dan berbicara dengan bahasa yang tak dimengerti oleh mang Udin.


"Annyeonghaseyo, eyotteohge jinaeseyo? (Halo,apa kabar?)" serempak keenam pria itu mengucapkan salam pada mang Udin.


"Ige ttogat ni, Udin? Eolma jeon-e nae inseu ta geulaem-e mesijileul bonaessseobnida? (Apa benar ini sama mang Udin? Yang beberapa waktu lalu mengirim pesan keinstagram saya?)" tanya salah satu dari mereka.


Mang Udin hanya melongo karena tak mengerti dengan apa yang mereka ucapakan. Melihat mang Udin garuk-garuk kepala yang tak gatal,lalu salah satu dari mereka menyebutkan nama dengan terbata-bata karena mereka juga tidak paham dengan bahasa Indonesia, mungkin saja dengan begitu bisa dikenali oleh mang Udin.


"A,, pa,, ka,, bar,, kim Ryeon dan Park Byun soo?"


Setelah nama kedua orang itu disebut, mang Udin segera berlari mencari Ryeon dan Byun soo.


"Ryeoooonn,,,!! Byun soooo,,,!! ada yang video call nih, nyebutin nama kalian, mungkin kalian mengenal mereka" teriak mang Udin sambil mencari Byun soo dan Ryeon.


"Apa si mang teriak-teriak" tanya Ryeon setelah mang Udin ada dihadapan mereka.


Mang Udin lalu memberikan handphonenya pada Byun soo, betapa senangnya dia ketika melihat teman-temannya mulai menghubungi dirinya dan Ryeon. Minho lalu menanyakan kabar Byun soo dan Ryeon di Indonesia.


"Ya, nanti kami jemput kalian kesana, Jung min lagi ngurusin visa dan tiket pesawarnya dulu, kalian sabar ya dan baik-baik disana, sebentar lagi kami jemput kalian" kata Tae hyun.


"Byun soo, Ryeon, kami kangen banget sama kalian, ko bisa sih kalian ketinggalan pesawat gitu?" tanya Seo Jun.


"Gue juga kangen sama kalian hyeong-hyeongku, ini semua ulahnya Byun soo hyung, dia ngerjain gue ditoilet jadi deh kita ketinggalan pesawat" jawab Ryeon.


"Mihho, lo kemana aja sih, ko baru ngehubungi kita padahal gue udah lama ngehubungin lo" tanya Byun soo.


Minho lalu minta maaf pada Byun soo dan Ryeon karena baru menghubungi mereka, itu disebabkan jadwal Super sun lagi padat jadi Minho jarang baca pesannya satu-satu sedangkan pesan yang masuk ke instagramnya sangat banyak. Setelah kerja biasanya Minho pulang keasrama lalu dia tidur karena merasa lelah.


Mereka lalu saling melepas rindu setelah akhirnya Byun soo dan Ryeon bisa ditemukan meski mereka belum bisa bertemu secara langsung. Tak terasa mereka sudah satu jam video callan. Mereka lalu mengakhiri percakapan karena handphone mang Udin lowbet.

__ADS_1


"Horeeee,,,,!! Akhirnya kita bisa pulang juga"


Setelah mengakhiri video callannya serempak Byun soo dan Ryeon berteriak sambil berpelukan karena kegirangan akhirnya mereka bisa pulang juga kenegara asalnya dikorea selatan. Masih dalam suasana bahagia Ryeon dan Byun soo berlari masuk kedalam rumah untuk memberi tahukan kabar ini pada Umi dengan senyuman yang mengembang dibibir mereka.


Umi yang waktu itu sedang membungkus parsel bersama bi Idah dan Ayiswa dibuat kebingungan dengan penyebab kebahagian mereka. Byun soo lalu menceritakan kalau dia sudah berhasil menghubungi temannya dikorea dan sebentar lagi dia akan menjemput Byun soo dan Ryeon ke Indonesia.


"Aku senang banget Umi, akhirnya kami bisa pulang lagi ke korea, terimakasih Umi dan yang lainnya atas semua kebaikan kalian selama ini" ucap Ryeon.


Byun soo yang tadi melebarkan senyumannya kini perlahan mulai memudar, mata kecilnya yang sipit perlahan mulai menjelajah seisi tempat itu, kenangan saat dia tinggal dipanti ini mulai terngiang-ngiang dipikirannya yang sedang menjelajah kemasa beberapa waktu lalu, tiba-tiba saja hatinya merasa sedih karena sebentar lagi dia akan meninggalkan panti asuhan ini untuk kembali kekehidupannya yang dulu dikorea.


Ayiswa yang dari tadi hanya diam sambil diam-diam mencuri pandangan pada sosok pria cantik yang tengah berdiri sambil melamun lalu tertunduk sedih, Ayiswa tak mengerti apa yang sedang dipikirkannya kenapa dia mendadak terlihat sedih.


"Kalau mereka pulang itu artinya mereka tidak akan tinggal dipanti lagi dong? Padahal panti jadi rame saat mereka ada, walau pun mereka nyebelin tapi kayanya aku akan merindukan mereka" batin Ayiswa sedih.


Sementara Byun soo mulai menghentikan pandangannya yang sedang menjelajah saat kedua matanya menangkap sosok gadis bercadar yang sedang duduk dilantai beralaskan tikar sambil menunduk, ntah apa yang dipikirkan Ayiswa, Byun soo pun tak tahu.


"Ayiswa" batin Byun soo sambil menatap dalam-dalam gadis bercadar itu.


Tiba-tiba hatinya merasa sedih harus meninggalkan dia karena disini bukanlah tempatnya. Meski Byun soo bisa saja kembali lagi keindonesia untuk mengunjungi orang-orang panti tapi tetap saja akan berbeda karena dia tidak akan bisa melihat Ayiswa setiap hari.


Umi lalu berkata setelah mendengar kegembiaraan Ryeon "Syukurlah kalau kalian bisa kembali pulang kekeluarga kalian, semoga kalian bisa selamat dalam perjalanannya ya, dan Umi berharap kalian tidak akan melupakan kami disini"


"Terimakasih Umi, tentu saja kami tidak akan melupakan kalian semua" ucap Ryeon dengan mata yang berbinar-binar karena bahagia.


Lalu Ryeon mendekap pundak Byun soo yang lebih pendek darinya dengan sebelah tangannya sambil menyenderkan kepalanya pada Byun soo dengan manja karena senang akhirnya mereka bisa pulang juga setelah tiga bulan tinggal dipanti ini. Sementara Byun soo terus diam dengan mata yang masih menatap Ayiswa yang masih menunduk. Dari raut wajahnya terlihat ada kesedihan yang tergambar yang mungkin orang lain tak mengetahuinya kecuali dirinya sendiri.


Ryeon yang menyadari Byun soo terus diam disaat dirinya sedang merasa senang lalu bertanya pada Byun soo.


"Hyeong, kenapa lo diam aja? Apa lo ga senang sebentar lagi kita akan pulang kekorea?"


"Nggak bukan begitu, gue senang ko karena sebentar lagi kita akan berkumpul lagi sama member Super sun gue udah kangen banget sama mereka" sangkal Byun soo sambil tersenyum lebar.

__ADS_1


"Oh iya, gue juga sama, kangen sama mereka, gue jadi gak sabar pengen cepat-cepat pulang dan bertemu dengan mereka" kata Ryeon.


Next,,,,


__ADS_2