
Mentari pagi sudah menampakkan cahayanya yang terang diupuk timur, para burung menyambutnya dengan siulan yang silih bersahutan hingga tak terasa waktu sudah menunjukan pukul 10.00 pagi. Byun soo baru terbangun dari tidurnya, dia lalu meraih handphone yang terletak dimeja dekat tempat tidurnya. Dilihatnya ada banyak panggilan tak terjawab dari Ayiswa, seketika dia langsung terperanjat bangun, lalu merapihkan rambutnya yang acak-acakan karena baru bangun tidur.
Setelah itu dia menelepon balik Ayiswa.
"Halo Ayiswa, Apa kabar kamu?" sapa Byun soo setelah Ayiswa mengangkat teleponnya.
"Alhamdulillah, sekarang aku udah sehat aku udah pulang dari rumah sakit" jawab Ayiswa.
"Ya, kamu pasti cepat sembuhlah, soalnya kan udah lihat aku secara langsung, emang sih ngga bisa dipungkiri kalau aku ini emang ganteng, manis, cute, imut dan inerbeauty aku bisa bikin orang yang sakit jadi sembuh" kata Byun soo penuh percaya diri.
"Cape deh! Aku sembuh bukan karena udah lihat bang Byun, tapi emang udah waktunya aja sembuh" ucap Ayiswa sambil mencibir.
"Ya elah! Ayiswa, nggak usah malu-malu gitu napa, akuin aja lagi kalau aku emang beneran ganteng, manis, cute, imut dan penuh pesona" kata Byun soo lagi dengan rasa percaya diri yang amat tinggi.
Ayiswa yang mendengarnya serasa mau muntah karena dia benar-benar tidak habis pikir, ko ada ya, orang yang percaya dirinya sampai melebihi diluar nalar manusia.
"Sumpah, aku pengen muntah deh dengernya" kata Ayiswa jadi lupa dengan tujuan awalnya menelepon Byun soo karena mau memberi tahu dia kalau jaketnya ketinggalan saat Byun soo menjenguk Ayiswa dirumah sakit.
Byun soo jadi tertawa melihat expresi wajah Ayiswa yang sangat sebel dengan dirinya. Ketika Byun soo tertawa renyah tiba-tiba pintu kamarnya terbuka dan munculnya sosok ibunya sambil membawa nampan berisi penuh makanan untuk sarapan Byun soo.
"Dangsin-eun nuguleul bius seubnikka? geuul mogsolga bang bakk-eulo deullil ttaekkaji (Kamu lagi ketawa sama siapa sih? Sampai suaranya kedengeran keluar kamar)" tanya ibu Byun soo.
Byun soo yang kaget lalu segera menyembunyikan handphonenya dibalik selimut kemudian dia baru menjawab pertanyaan ibunya.
"Eomeoni, nae bang-e deul-eogago sipdamyeon wae meonjeo mun-eul dudeu liseyo? neomu nallass-eo (Ibu, kalau masuk kekamarku ketuk pintu dulu kenapa? Aku kan jadi kaget)"
"Eommaga eumsig-eul gajyeo waseo mun-eul dudeuliji moshadolog (Ibu kan bawa makanan jadi tidak bisa ketuk pintu)" kata ibunya.
Byun soo lalu beranjak dari tempat tidurnya untuk mengambil nampan makanan dari tangan ibunya sambil berkata.
"Eommoga nae bang-e achim-eul gajyoda jumyeon an dwae baega gopeumyeon achim meoga-eo bolgeo (Harusnya ibu tidak usah bawakan sarapan kekamarku kalau aku lapar aku akan mengambil sarapanku sendiri)"
Kemudian dia menyimpan sarapannya dimeja lalu dia memegangi pundak ibunya sambil membawanya keluar kamar.
__ADS_1
"Achim-eul gajyeoda jusyeoseo eomma gamsahabnida najung-e achim-eul meyog-eul geyo ije syawoleul meonjeohago sip-eogo (Terimakasih ibu sudah membawakan aku sarapan, nanti aku akan sarapan, sekarang aku mau mandi dulu)"
Kemudian dia masuk kedalam kamarnya lagi dan pintunya dikunci hingga ibunya tak bisa masuk, jadi mau tak mau, ia tak bisa bertanya apa pun lagi pada Byun soo. Setelah itu Byun soo melanjutkan video callannya dengan Ayiswa.
"Maaf ya tadi ada sedikit gangguan" Byun soo meminta maaf karena sudah mendiamkan Ayiswa untuk beberapa saat.
"Iya, nggak apa-apa tadi itu siapa?" tanya Ayiswa.
"Itu tadi ibuku, nganterin sarapan kekamarku karena aku belum keluar dari kamar" jawab Byun soo.
"Wah! Senengnya bang Byun, punya ibu yang perhatian dia pasti orangnya sangat baik, aku jadi ngiri, andai aja aku masih punya ibu kandung, aku pasti senang banget" lirih Ayiswa mendadak jadi sedih karena mengenang almarhumah ibunya yang sudah meninggal dunia.
"Iya ibuku emang sangat baik, perhatian, penyayang tapi agak sedikit bawel soalnya kalau aku ngga pulang kerumah pasti diteleponin melulu jadi aku setiap hari harus selalu laporan sama ibu agar dia tidak mencemaskanku. Ayiswa, kamu jangan sedih gitu, ini udah takdir, aku percaya kamu bisa melewati ini semua, kalau kamu mau anggap saja ibuku sebagai ibumu juga" ucap Byun soo.
"Bagaimana bisa aku menganggapnya sebagai ibuku? Kita nggak saling kenal, nggak pernah ketemu, nggak pernah ngobrol"
"Ya udah, kalau kamu mau kenalan sama ibuku main dong kesini"
"Nggak ah! Jauh, aku nggak punya uang buat beli tiket pesawat sama ngurus visanya"
"Sama orang-orang panti juga?" tanya Ayiswa dengan polosnya.
"Ya nggalah, kamu doang yang main kesini,nanti keluargaku kaget kalau rumah kami dipenuhi orang-orang panti"
"Nggak jadi deh mainnya, aku nggak mau ngerepotin bang Byun" Ayiswa sungkan.
Siang itu, para member sedang berkumpul diruangan tunggu yang ada dikantor CM Entertainment sambil ngobrol karena hari ini mereka akan mengadakan sesi pemotretan,tiba-tiba pintu ruangan terbuka cukup keras hingga mengagetkan para member.
BraakK,,,!!!
Tak lama muncullah sosok manager grup boyband Super sun sambil membawa beberapa majalah dan surat kabar, wajahnya terlihat memerah karena menahan amarah, dia pun masuk lalu melempar majalah dan surat kabar kemeja dihadapan para member.
BrraaakK,,,!!!
__ADS_1
"Kalian sudah bosen hidup ya? Cari gara-gara aja, gue bisa setres ngurusin kalian, bentar lagi gue bakal diomelin sama Ceo gara-gara ulah kalian" bentak Jung min kesal.
Tapi meski dia suka marahin para member dengan ucapaannya yang ceplas-ceplos dan bawel sebenarnya dia adalah manager yang paling baik, perhatian dan sayang pada para member Super sun, hanya saja dia yang merasa cape ngurusin member super sun yang bandel, susah diatur dan suka bikin masalah membuat Jung min jadi sering marah-marah,tapi meski begitu para member juga sangat menyayangi pria berusia 32 tahun itu, dia udah seperti kakak bagi para member.
Para member hanya melongo heran dan tak mengerti kenapa dia datang-datang udah marah-marah aja? Ryeon yang penasaran mengapa mereka diomelin langsung bertanya penyebab Jung min marah pada mereka.
"Kenapa sih hyeong lo marahin kita semua?"
"Gue kan udah pernah ngomong berkali-kali sama kalian, kalau hidup kalian mau tenang tolong dong jaga privasi kehidupan pribadi kalian masing-masing, kalian tuh! Punya seribu mata yang selalu mengawasi kalian, lengah sedikit rumor akan muncul disosial media" Jung min menjelaskan.
Tae hyun yang penasaran lalu membaca rumor yang dimuat dimedia cetak tersebut dengan suara keras agar para member mendengarnya.
"Rumor kedekatan salah satu member Super sun dengan seorang gadis ditentang keras oleh Ss lovers, karena perbedaan mereka yang sangat jauh, itu ditunjukkan oleh Ss lovers diberbagai komentar yang bersiliweran didunia maya, digadang-gadang gadis itu juga yang membuat hancurnya pasangan paling fenomenal dimasanya yang hingga sekarang masih belum juga bisa move on, hal itu semakin membuat geram para Ss lovers yang kecewa dan tak setuju dengan hubungan mereka apa lagi foto-foto kedekatan gadis itu dengan salah satu member Super sun yang di upload, membuat banyak ujaran kebencian dilayangkan pada pasangan ini, kalau mereka tak segera mengakhiri hubungan ini, mereka akan mengirim petisi kekantor CM Entertainment sebagai wujud protes mereka"
Setelah membaca berita itu panjang lebar semua member langsung melihat foto-foto yang dimuat dimedia cetak tersebut kecuali Byun soo dia malah nampak duduk santai disofa dengan posisi ternyamannya hingga Jung min yang kesal mulai menegur lagi.
"Karena kalian sendiri yang ingin hidup sebagai seoarang idol jadi hidup kalian itu milik Ss lovers, kalian harus membahagiakan mereka yang selalu mendukung karier kalian hingga detik ini jadi jangan pernah kecewakan mereka meski kadang mereka menentang jalan hidup kalian"
Byun soo yang mulai bisa mencerna kemarahan Jung min lalu berdiri, dengan jiwa yang membara mulutnya mulai komat-kamit meluncurkan sejurus umpatan dalam celotehannya yang n'tah ditunjukan untuk siapa? Karena dia sendiri tidak tahu siapa member Super sun yang tengah ditimpa rumor tersebut.
"Heh! Kalian semua bodoh ya, bisa-bisanya nggak bisa jaga privasi pribadi kalian sampai terciduk sipencari berita, makannya kalian harus bisa menahan diri untuk tak sembarangan mengupload foto-foto pribadi keakun sosmed kalian" bentak Byun soo ikut memarahi para member.
Sedangkan para member hanya melongo heran dan tak mengerti sebenarnya Byun soo lagi marahin siapa sih? Jung min yang kesal dengan tingkah konyol Byun soo lalu mengambil satu majalah lalu menggulungnya kemudian dia memukuli kepala Byun soo.
"Aaaaaa,,,!! Sakit tahu? Kenapa lo mukulin gue? gue kan udah bantu lo marahin mereka" tanya Byun soo dengan polosnya.
"Ya, elo, marahin siapa coba? Buang-buang energi aja" jawab Jung min berhenti memukuli Byun soo.
"Ya merekalah, siapa lagi kalau bukan mereka,mereka itu emang bodoh, nggak mau dengerin nasehat lo, mereka nggak bisa jaga privasi" kata Byun soo sambil nunjuk-nunjuk pada para member dengan wajah julidnya.
Jung min lalu menjewer telinga Byun soo sambil berkata "Dasar biang kerok, itu lo yang lagi digosipin, nggak nyadar diri banget si, kalau belum tahu siapa yang lagi digosipin lo nggak usah buang-buang energi buat marahin diri sendiri, kek nggak ada kerjaan aja lo"
Byun soo yang kaget lalu melihat foto-foto yang ada didalam berita itu.
__ADS_1
"Lah, ko gue si?" tanya Byun soo jadi malu sendiri setelah tadi ngomel-ngomel tidak jelas.
Next,,,