
Malam hari kemudian, area tempat diadakannya konser Super sun secara live sudah dipadati oleh para penonton, waktu menunjukan pukul 20.00 malam acar kini telah dimulai, sebagai lagu pembukaan mereka menyanyikan lagu slow, riuh tepuk tangan dan teriakan histeris dari para penonton mulai mencairkan suasana menjadi semakin panas.
Apa lagi aura bintang yang bersinar dari kedelapan member terlihat seperti cahaya matahari yang menyinari kegelapan yang bisa melelehkan setiap hati yang memandang pesona mereka hingga tak ada satu pun dari Ss Lovers yang bisa berpaling darinya.
Acara pun terus berlangsung, mereka sudah menyanyikan beberapa lagu semua berjalan aman dan lancar, hingga dipertengah konser mereka mulai menyanyikan lagu dengan alunan musik yang enerjik hingga membangunkan jiwa-jiwa muda untuk ikut berjoget bersama mereka dengan kerlap-kerlip lampu disko yang silih beradu dengan warna-warnanya yang beragam yang menyilaukan mata. Saat akan mengakhiri lagu kedelapa member Super sun membentuk satu formasi keren dengan fose yang berbeda.
Disitu juga Byun soo melakukan satu atraksi agar penampilan mereka semakin terlihat keren dengan melompati salah satu member yang sudah membungkuk dengan posisi seperti orang yang sedang melakukan aba-aba untuk berlari, setelah melakukan ancang-ancang dia segera berlari dan melompati member tersebut dengan lompatan indah ala atlit lompat indah.Seketika hemburan paper cut yang warna-warni dari atas menghujani mereka dan semburan kembang api warna warni dipinggir panggung semakin memeriahkan acara tersebut.
Namun, ketiak Byun soo akan mendarat dari lompatan indahnya dia terpeleset dan tak mampu menyeimbangkan tubuhnya karena tiba-tiba marmer panggung terasa licin, alhasil dia mendarat terlalu jauh, terpelanting dan jatuh tersungkur kebawah panggung yang waktu itu disesaki orang-orang yang asyik berjoget dengan berdesak-desakan. Penonton didepan panggung yang tidak menyadari kejadian itu tak menyadari kalau Byun soo jatuh tersungkur kebawah panggung dengan posisi tengkurap.
Alhasil tubuhnya terinjak-injak oleh para penonton, para member yang menyadari itu segera berlari kepinggir panggung untuk melihat keadaan Byun soo sambil berteriak.
"Awas! Awas! Byun soo jatuh!!"
"Kru cepat tolong dia!!"
Teriakan para member itu membuat suasana yang tadinya ceria menjadi tegang, beberapa member yang berlari mendekati pinggir panggung ada juga yang hampir terpeleset karena marmer panggungnya licin tapi mereka bisa menyeimbangkan tubuhnya hingga tak sampai terjatuh. Para penonton diarea jatuhnya Byun soo segera minggir hingga akhirnya para member Super sun yang berada diatas panggung yang lumayan tinggi bisa melihat Byun soo dengan ringkih sedang berusaha untuk bangun.
__ADS_1
Para Kru segera berlari mendekati kerumunan itu dan mulai menolong Byun soo, keadan makin menegangkan dan ricuh karena para penonton yang duduk paling belakang penasaran pada keadaan Byun soo yang tak bisa berdiri sendiri, para kru membantunya untuk berdiri dan memapahnya pergi menjauh dari kerumunan, namun kakinya terasa nyeri yang amat sangat hingga dia hanya bisa menyered kakinya dengan perlahan untuk pergi dari tempat itu.
Ditempat yang lebih aman dia langsung ditangani oleh tim medis, jidatnya yang mengeluarkan tetesan darah segar mulai diobati, sepatu dan kaos kakinya dilepas untuk melihat keadaan kakinya yang memar dan bengkak, tangan kirinya terlihat sedikit menonjol dan tak bisa ditekuk. Setelah menusukan jarum akufuntur diarea kakinya mereka mencabut kembali dan memasangkan gips dikaki dan tangannya.
Karena siku tanganya tak bisa ditekut dan terlihat menonjol akhirnya tim medis menariknya sekaligus hingga terdengar suara gemeretak yang bikin nyilu, Byun soo yang dari tadi menahan rasa sakitnya dengan mengadu gigi seri atas dan bawahnya sekuat tenaga lalu mengepalkan jari-jari tangan kanannya sambil memukul-mukul matras yang ditidurinya.
"Aaaaaa,,,!!" teriak Byun soo tak tertahankan lagi.
Karena konser masih harus berlanjut sebab Super sun tidak mau mengecewakan para penonton yang sudah membeli tiket dengan harga yang cukup mahal lalu mereka bertujuh melanjutkan konser meski tanpa adanya Byun soo karena Byun soo tidak mungkin melanjutkan konsernya sebab untuk berdiri saja susah apa lagi kalau dia harus bernyanyi sambil menari itu sangat tidak mungkin.
Setelah itu Byun soo dibawa kerumah sakit untuk ditangani lebih lanjut, dia mulai dirontgen agar diketahui seberapa parah cedera yang dialaminya dan rupanya dia mengalami keretakan tulang dipersendian kakinya, dia juga mengalami patah tulang ditangan kirinya, lalu dokter segera menangani lebih lanjut, kaki dan tangannya dipasangi gips baru, kepalanya diperban dan tangannya yang sudah dipakaikan gips disangga dengan arm sling.
Esok hari kemudian, Byun soo yang ditemani oleh kakaknya Hyun bin baru selesai sarapan dan minum obat tiba-tiba semua member Super sun datang dengan rusuh untuk menjenguk Byun soo. Saat pintu kamar rawat inap Byun soo terbuka Ryeon dengan wajah cerinya langsung berteriak.
"Hyeeeoooong!! Kemarin itu lo keren banget bisa atraksi terjun patung, ajarin gue dong gue juga mau kaya lo" kata Ryeon dengan wajah polosnya sambil berdiri disamping Byun soo.
"Orang gue kecelakaan dibilang terjun patung, dasar bayi" kata Byun soo.
"Gimana keadaan lo" tanya Tae hyun.
"Iya bentar lagi baikkan ko" jawab Byun soo.
Minho yang kurang percaya dengan Byun soo lalu bertanya sambil menepuk kaki Byun soo yang dipasang gips yang disangga dengan posisi lebih tinggi dari kaki satunya lagi
__ADS_1
"Ini beneran sakit?"
Spontan Byun soo lalu meringis kesakitan karena kakinya yang cedera dipukul oleh Minho.
"Aaaaa,,,!! Sakit bego, ini beneran gue nggak bercanda" ringis Byun soo sambil bicara dengan nada suara ngegas.
"Sorry, sorry, gue kira boongan, lagian lo jail sih malaikat maut segala lo prenkin jadi kek gini kan jadinya" ujar Minho.
"Lo kira gue punya seribu nyawa ampe iseng ngeprenkin malaikat maut, gue juga masih waras kali" Byun soo nyolot.
Minho dan yang lainnya jadi tertawa terbahak-bahak melihat Byun soo yang manyun.Beberapa hari kemudian, siang itu Ayiswa lagi duduk melamun sambil nungguin pembeli yang datang ketoko mereka, sementara Upik seperti biasa lagi streaming dihandphonenya.
"Bang Byun kemana ya? Tumben udah beberap hari ini dia nggak nelepon aku?" tanya Ayiswa dalam hatinya merasa ada yang hilang saat Byun soo tak menghubunginya padahal biasanya dalam sehari dia suka menghubungi Ayiswa beberapa kali.
"Apa aku telepon duluan aja ya? Ko aku mendadak jadi khawatir gini sih? Jangan-jangan terjadi sesuatu sama bang Byun? Ah! Tapi aku gak mau nelepon dia duluan, nanti kalau dia nanya kenapa aku nelepon dia, aku harus jawab apa?" batin Ayiswa yang terus bergelut dengan seribu pertanyaannya yang mengganggu pikirannya karena khawatir.
Ayiswa yang merasa malu harus menghubungi Byun soo duluan akhirnya memilih bertahan dengan ego dan rasa gengsinya meski hatinya tak bisa dibohongi kalau dia benar-benar merasa cemas dan khawatir pada keadaan Byun soo yang beberap hari ini tak ada kabarnya. Namun ternyata rasa penasaran yang terus mengganggu pikirannya membuat dia oleng dan tak bisa terus bertahan dalam keegoisan dan rasa gengsinya, akhirnya Ayiswa mencoba menghubungi Byun soo duluan.
Ayiswa lalu melakukan panggilan video call pada Byun soo namun Byun soo tak menjawabnya, karena masih penasaran Ayiswa terus mencoba menghubungi nomor Byun soo berkali-kali. Sementara ditempat lain Hyun bin yang tengah berjalan dikoridoor rumah sakit yang panjang dan berkelok, terus mempercepat langkahnya saat handphone Byun soo yang ada didalam tas kecil milik Byun soo terus berdering.
Karena tidak mau ikut campur dalam privasi adiknya itu Hyun bin tak mau menjawab panggilan video call yang terus berdering dan membiarkannya begitu saja, namun handphone Byun soo tak mau berhenti berdering hingga membuat Hyun bin merasa terganggu juga, akhirnya dia mengangkat panggilan video callnya tanpa melihat siapa yang memanggil Byun soo lewat panggilan video call itu.
Ayiswa yang melihat sosok orang yang mengangkat panggilan video callnya seperti sedang berjalan terburu-buru langsung tercengang kaget karena bukan Byun soo yang mengangkat panggilan video callnya.
__ADS_1
"Ko bukan bang Byun si yang menjawab panggilan video callku? Kayanya dia lagi terburu-buru mau kemana ya? Tapi kalau dilihat-lihat wajahnya agak mirip dengan bang Byun dia siapa ya?" tanya Ayiswa dalam hatinya.
Next,,,