rahasia gadis terbuang milik sang mafia

rahasia gadis terbuang milik sang mafia
25


__ADS_3

Jam sudah menunjukan pukul 06.15 pagi, mereka mendengar suara pintu yang diketuk dari luar.


"Tok..Tok..Tok," suara pintu yang diketuk.


"Tuan" panggil seseorang dari luar


"Sebentar" jawab Azka


"Biar gue yang buka pintu" kata Azka kepada Rayyan


"Oke," kata Rayyan yang melangkah mendekati tempat tidur untuk mengambil ponselnya yang diatas lemari kecil dekat tempat tidur nya.


"Tuan, Bibi meminta anda turun, sarapannya sudah siap" kata Nana dari luar.


"Iya, sebentar lagi Rayyan dan aku akan keluar," jawab Azka yang sudah membuka pintu dan berhadapan dengan Nana


"Tuan Azka disini rupanya, baiklah kalau begitu, saya turun ke dapur dulu" kata Nana yang langsung melangkah menuju tangga untuk turun ke dapur dengan cepat.


"Silahkan" jawab Azka sambil melihat punggung Nana yang lama lama menghilang


Setelah Azka menutup pintu kamar Rayyan, Azka masuk kembali untuk memberitahu Rayyan bahwa Bibi memintanya turun untuk sarapan.


"Bos, Bibi Ina meminta kita turun untuk sarapan" kata Azka


"Baiklah, ayo kita turun untuk sarapan" kata Rayyan


Mereka pun melangkah mendekati tangga untuk turun menuju meja makan, disaat menuju meja makan Rayyan bertanya kepada Azka


"Tentang lo dan Elang selidiki, apa sudah ada informasi lagi?" tanya Rayyan


"Belum, nanti jika ada informasi yang baru, pasti Elang memberitahu gue" jawab Azka


"Baiklah, gue tunggu kabar dari lo" jawab Rayyan


Sesampainya mereka dimeja makan, mereka melihat Bibi Ina, Nana dan Laras sudah duduk menunggu kedatangan mereka.


"Maaf kami terlambat" kata Rayyan


"Tidak apa-apa tuan" jawab Bibi Ina


"Ayo kita sarapan," kata Rayyan


"Ayo" jawab Laras dan Nana.


Setelah mereka selesai, Bibi Ina dan Nana langsung mencuci piring kotor didapur, sedangkan Rayyan dan Azka bersiap-siap untuk berangkat kekantor, Laras berpamitan kepada Bibi Ina untuk ketaman belakang sebentar, setelah membersihkan meja makan dengan kain pembersih.


"Bibi, Laras ketaman belakang sebentar ya, ingin main bersama ikan-ikan yang ada dikolam" kata Laras


"Baiklah, hati-hati" jawab Bibi Ina


Laras hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban dan melangkahkan kakinya menuju taman belakang


Jam sudah menunjukkan pukul 07.30 pagi, terlihat Rayyan dan Azka sudah mengenakan setelan jas yang sangat cocok ditubuhnya, mereka turun keruang tamu dan disana mereka bertemu dengan Bibi yang sedang membersihkan sofa disana.

__ADS_1


"Bibi, kami berangkat kekantor dulu ya" kata Rayyan


"Baiklah, hati-hati Tuan dan Nak Azka" jawab Bibi


Mereka hanya menganggukkan kepala sebagai jawaban.


Setelah berpamitan, Rayyan belum juga melangkah menuju pintu untuk pergi kekantor, dia seperti mencari sesuatu


"Bos, ayo kita berangkat sekarang" kata Azka


Rayyan tidak menjawab, ia masih melihat ke kanan dan ke kiri seperti mencari sesuatu


"Tuan mencari siapa?" tanya Bibi Ina yang sudah tau tuan mudanya ini sedang mencari keberadaan Laras namun dia gengsian untuk bertanya langsung.


"Eh.. Tidak bi, tidak mencari siapa-siapa" jawab Rayyan.


"Lo cari Laras ya?" tanya Azka yang langsung tepat menebak.


"Apaan sih, mana ada gue cari dia" jawab Rayyan sambil membenarkan jas yang dikenakannya seolah-olah mengalihkan perhatian.


"Nona Laras sedang berada ditaman belakang" jawab Bibi langsung


"Apa tuan ingin Bibi memanggilnya?" tanya Bibi


"Tidak perlu bi, Bibi Ina saja nanti yang menyampaikan pesan ini kepadanya" kata Rayyan


"Baiklah, pesan apa itu Tuan?" tanya Bibi Ina


"Katakan padanya, untuk bersiap-siap, karena nanti jam 11.30 saya akan menjemputnya, saya ingin membawanya ke suatu tempat, lebih tepatnya ingin menunjukkan suatu tempat kepadanya" kata Rayyan.


"Terima kasih Bibi, kalau begitu kami berangkat kekantor dulu" kata Rayyan


"Iya Tuan" jawab Bibi


Rayyan dan Azka melangkahkan kakinya menuju pintu keluar diikuti oleh Bibi yang mengantar mereka, mereka berangkat menuju kantor menggunakan mobil yang dikemudikan oleh Azka.


"Assalamualaikum Bibi" kata mereka serentak


"Waalaikumsalam" jawab Bibi Ina


Setelah mobil mereka tidak terlihat, Bibi melangkah masuk untuk menemui Laras yang berada ditaman belakang


Sedangkan ditaman belakang, Laras bermain bersama ikan-ikan didalam kolam, dia memasukkan kedua kakinya kedalam kolam tersebut, dari arah belakang, Nana datang mendekati Laras sambil membawa makanan untuk ikan-ikan yang ada dikolam.


"Nona" panggil Nana agar Laras tidak terkejut


"Iya" jawab Laras sambil melihat kearah Nana


"Itu apa Nana?" tanya Laras


"Ini makanan ikan Nona" jawab Nana


"Apa saya boleh memberi ikan-ikannya makan?" tanya Laras

__ADS_1


"Tentu boleh Nona, ini ambillah" jawab Nana sambil memberikan bungkus makanan ikan tersebut kepada Laras.


"Kamu juga ikut memberikan ikan-ikannya makan, jangan saya sendiri" kata Laras


"Baiklah" kata Nana yang mengambil sedikit makanan ikan lalu memberikan bungkusan tersebut kepada Laras lagi


Mereka tertawa bersama ketika melihat ikan-ikan didalam kolam berebut makanan yang mereka berikan.


Tidak lama setelah itu, terdengar suara Bibi dari arah belakang memanggil mereka.


"Laras, Nana" panggil Bibi Ina sambil melangkah mendekati mereka


"Iya Bibi, ada apa?" tanya Laras yang masih duduk bersama Nana, dimana kaki mereka masih berada didalam kolam tersebut.


"Masih lama memberi ikannya makan?" tanya Bibi


"Ini sudah selesai bi, memangnya ada apa bi?" Laras kembali


"Tadi sebelum Tuan berangkat kekantor, dia meninggalkan pesan kepada Bibi untuk disampaikan kepada kamu Laras" kata Bibi yang duduk tetapi tidak memasukkan kakinya kedalam kolam, dia hanya duduk bersila ditepi kolam.


"Apa pesannya bi?" tanya Laras


"Dia meminta Nona untuk bersiap-siap, nanti jam 11.30 Tuan akan menjemput Nona. Tuan ingin menunjukan sesuatu kepada Nona" jawab Bibi


"Menunjukkan suatu?" tanya Laras


"Iya Nona" jawab Bibi lagi


"Baiklah, nanti Laras akan bersiap-siap, Nana yang akan membantu Laras nanti" kata Laras sambil menaik turunkan alisnya ke arah Nana


"Baiklah kalau begitu Bibi hanya ingin menyampaikan itu saja, kalau begitu Bibi masuk kerumah dulu ingin melanjutkan pekerjaan Bibi yang tadi tertunda" kata Bibi


"Baiklah Bibi, terima kasih" jawab Laras


"Sama-sama Nona, Bibi masuk dulu, assalamualaikum" kata Bibi


"Waalaikumsalam" jawab Laras dan Nana serentak


Bibi melangkahkan kakinya untuk masuk kerumah, Laras dan Nana masih bermain dikolam ikan tersebut.


"Nana, nanti bantu saya ya untuk bersiap-siap" pinta Laras


"Iya Nona, tanpa Nona mintapun pasti saya akan membantu Nona" jawab Nana sambil tersenyum


"Terima kasih banyak Nana" kata Laras sambil tersenyum juga.


"Kalau begitu, ayo kita masuk kerumah, Nona bersih-bersih lah terlebih dahulu, nanti setelah selesai panggil lah saya, saya ada di dapur membuat jus," kata Nana


"Baiklah kalau begitu, ayo kita masuk" jawab Laras


Mereka berdua pun membersihkan kedua kaki mereka terlebih dahulu barulah melangkahkan kaki untuk masuk kerumah.


"Nana, saya kekamar dulu" kata Laras

__ADS_1


"Baik Nona, saya juga ingin ke dapur" jawab Nana


Merekapun berpisah setelah beberapa langkah memasuki rumah.


__ADS_2