
Setelah sampai diruang tamu, Rayyan langsung duduk disofa yang ada disana, begitu juga dengan Laras yang duduk disofa tepatnya disamping Rayyan.
"Maaf gue lama" kata Rayyan kepada Azka dan Brian
Azka dan Brian hanya menganggukkan kepalanya sekali sebagai jawaban.
"Gue lapar sekali, dari pagi aku belum makan" kata Brian
"Iya, gue juga lapar sekali" kata Azka sambil memegang perutnya
"Dari pagi?" tanya Laras kepada mereka berdua.
"Iya, rencananya mau meminta kamu memasak makanannya, aku ingin merasakan makanan buatan mu" kata Brian
"Enak aja lo, nyuruh nyuruh dia" kata Rayyan yang menatap tajam kearah Brian
"Kan gue cuma minta dimasakin makanan saja, bukannya meminta dia untuk menikahi gue" kata Brian sambil menaik turunkan kedua alis matanya.
"Brian?!" kata Rayyan yang sedikit keras
"Sudahlah Mas, tidak apa-apa" kata Laras
"Dianya saja mau dan tidak marah, kok lo yang marah" kata Brian lagi yang sengaja memancing emosi Rayyan
"Kalau lo datang kesini hanya untuk memancing-mancing emosi gue, mendingan lo pergi saja dari sini" kata Rayyan
"Iya-iya, sorry-sorry, gue tidak akan gitu lagi, tapi boleh ya gue minta dia memasak untuk gue, ya untuk kita juga" kata Brian
"Iya, memang saya juga ingin memasak untuk kita makan siang" kata Laras
"Terima kasih banyak" kata Brian
"Iya sama-sama kak" kata Laras
Rayyan yang mendengar Laras memanggil Brian dengan sebutan 'kakak' langsung menatap kearah wajah Laras
"Kenapa Mas?, kenapa kamu menatap saya seperti itu?" tanya Laras kepada Rayyan
"Kamu memanggil Brian apa tadi?" tanya Rayyan kepada Laras
"Kakak" jawab Laras jujur
"Kenapa kamu memanggilnya kakak?" tanya Rayyan kembali
"Ya kan tidak mungkin saya memanggilnya dengan nama saja Mas, kak brian kan lebih tua dari saya, sama dengan kak Azka, saya memanggilnya dengan sebutan 'kakak' juga" kata Laras yang menjawab pertanyaan dari Rayyan dengan jelas.
__ADS_1
Rayyan tidak menjawab, dia hanya terus menatap kearah wajah Laras.
"Kenapa?, apa perkataan saya ada yang salah?," tanya Laras kepada Rayyan
"Tidak, tidak ada apa-apa" kata Rayyan
"Ya sudah, kalau begitu saya kedapur dulu" kata Laras sambil berdiri dari duduknya
Rayyan, Azka dan Brian hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban.
Laras yang sudah berdiri dari duduknya tadi langsung melangkahkan kakinya menuju dapur membantu Bibi dan Nana membuat makanan untuk makan siang.
Didapur, Bibi Ina dan Nana sudah sibuk dari tadi membuat makanan untuk makan siang
"Bibi, Nana, maaf ya Laras terlambat membantu kalian untuk membuat makanan untuk makan siang kita" kata Laras
"Tidak apa-apa nak, kami sudah biasa, jadi ini tidak masalah buat kami, jika kamu ingin istirahat kembalilah kekamar mu, sebentar lagi ini akan siap, nanti Bibi akan memanggilmu kembali" kata Bibi Ina sambil menggoreng ayam
"Tidak Bibi, Laras ingin membantu kalian, agar cepat selesainya, dan kita bisa makan siang cepat hari ini" kata Laras sambil membuka kulkas
"Kamu ingin memasak apa Nak?" tanya Bibi Ina kepada Laras
"Bibi dan Nana sudah membuat makanan apa saja?" tanya Laras kepada Bibi
"Ayam panggang, ayam goreng, lalu ikan bakar, ikan bakarnya tadi Nana yang membuatnya, itu saja yang baru selesai Nak" kata Bibi Ina.
"Baiklah, sayurnya ada didalam kulkas" kata Bibi Ina
"Oke Bi, terima kasih" kata Laras sambil membuka pintu kulkas untuk mengambil beberapa sayuran untuk dicuci terlebih dahulu
Jam sudah menunjukkan pukul 12.30 siang, Laras sudah menyiapkan semuanya tinggal menunggu sop buatannya masak saja, adzan berkumandang menandakan waktu sholat zuhur sudah masuk.
"Bibi, Laras ingin sholat zuhur dulu, ini sopnya tinggal tunggu masak saja, tadi subuh Laras tidak sholat karena tidak sadar, jadi Laras tidak ingin sholat zuhur ini tidak sholat lagi" kata Laras
"Baiklah, kalau begitu, pergilah, nanti biar Bibi atau Nana yang menyajikan sopnya" kata Bibi Ina yang sedang mencuci alat-alat yang digunakannya untuk memasak
"Iya Bi, terima kasih banyak, Laras kekamar dulu ya" kata Laras
Bibi hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya sekali sebagai jawaban.
Laras langsung melangkahkan kakinya menuju tangga untuk kekamarnya melaksanakan solat Zuhur
Bibi yang masih didapur sudah selesai dengan mencucinya langsung melihat sop buatan Laras, ketika dirasanya sudah masak, Bibi menuangkan sop tersebut kedalam mangkuk untuk disajikan.
Nana yang baru keluar dari kamar mandi mendekati Bibi Ina yang tengah menuangkan sop tersebut kedalam mangkuk.
__ADS_1
"Bibi membuat sop ya?" tanya Nana kepada Bibi
"Tidak, bukan Bibi yang membuatnya, tadi Kakak kamu yang membuatnya" kata Bibi Ina
"Oh, tapi mana Kak Larasnya, kok tidak ada?" tanya Nana kepada Bibi Ina yang memang tidak melihat keberadaan Laras didapur.
"Kakak kamu kekamarnya sebentar, mau sholat Zuhur dulu" kata Bibi Ina
Nana hanya mengangguk-anggukkan kepala sebagai jawaban
"Ya sudah, kalau begitu kamu sajikan saja semuanya diatas meja makan, karena ini juga sudah waktunya makan siang" kata Bibi Ina
"Baiklah Bi" kata Nana sambil tangannya langsung mengambil makanan yang telah dimasak itu untuk diletakkan dimeja makan
"Tunggu sebentar Nana" kata Bibi Ina yang menghentikan langkahnya untuk keluar dari dapur sambil kedua tangannya membawa makanan.
"Iya Bi, ada apa?" tanya Laras kepada Bibi Ina yang langsung membalikan tubuhnya dan menghentikan langkah kakinya
"Jangan kamu antar dulu makanannya" kata Bibi Ina
"Kenapa Bi?" tanya Nana
"Kamu buat mie goreng saja dulu" kata Bibi Ina
"Baik Bi" kata Nana
Makanan yang ada kedua tangan Nana langsung diletakkan kembali diatas meja dapur, lalu langsung membuka kulkas untuk mencari mie dan memasakkannya
Jam sudah menunjukkan pukul 13.00 siang, Nana sudah siap dengan masakannya dan sudah selesai menyajikannya didalam piring.
Laras yang sudah melaksanakan sholat zuhur dikamarnya kembali lagi kedapur untuk membantu Bibi dan Nana disana
"Maaf ya Bibi, Nana, Laras lama sholatnya" kata Laras
"Tidak apa-apa Kak" jawab Nana dan diangguki oleh Bibi Ina
"Oh iya, diruang tamu ada Kak Azka dan Kak Brian" kata Laras memberitahu mereka berdua
"Ya sudah, kita bawa saja makanan sekarang ke meja makan" kata Bibi
Laras dan Nana menganggukkan kepala sekali sebagai jawaban dari perkataan Bibi
Mereka bertiga langsung membawa makanan yang telah siap mereka masak ke meja makan, setelah semuanya disajikan diatas meja makan, Bibi Ina meminta Laras untuk memanggil Rayyan, Azka dan Brian untuk ke meja makan.
"Laras, kamu panggil mereka untuk kesini, ini sudah waktunya makan siang.
__ADS_1
"Baik Bi" jawab Laras.
Laras langsung melangkahkan kakinya menuju ke ruang tamu untuk memanggil mereka bertiga agar segera ke meja makan untuk makan bersama disana.