
Qiara kini tengah berada di dalam kamar miliknya. Qiara terbayang bagaimana Alex dan Kevin bercengkrama layaknya kakak beradik pada umumnya. Yang membuat Qiara kagum karena Kevin yang nampak sangat perhatian kepada Alex.
"Ah andai saja Aku mempunyai saudara, pasti akan sangat menyenangkan"
Hari berganti hari, Alex dan Qiara tiba di lokasi tempat Kevin akan melamar Cla.
"Bagaimana menurut mu Ra?" Alex menjelaskan rancangan dari taman yang akan menjadi pusat acaranya.
"Aku rasa Cla akan sangat menyukainya. Cla sangat suka taman seperti ini"
"Begitu ya? Apa Kamu juga menyukai taman? Kenapa perempuan sangat menyukai taman?"
Qiara terdiam "No Al, Aku tidak terlalu suka taman. Aku lebih suka pantai. Tidak semua perempuan mempunyai kesukaan yang sama"
"Oh begitu ya, unik" Alex masih melihat sekitar.
"Unik?"
"Iyaa"
Qiara tertawa "Ayolah Al, perempuan itu beragam. Bahkan yang menyukai pantai bukan hanya Aku"
"Sudahlah, Aku benar-benar awam jika membahas wanita. Yang Aku tau cuma Mommy, Alea dan Alana"
Qiara tertawa "Kamu yang unik Al"
__ADS_1
Mereka menghabiskan begitu banyak waktu. Segala urusan tempat, Alex mendesain sesuai arahan Qiara.
Alex benar-benar menikmati setiap prosesnya. Kevin memberikan sebuah lahan untuk dibangun menjadi restoran mewah, sebagai saksi cinta Kevin dan Cla.
Alex tiba di rumahnya setelah langit berubah menjadi gelap.
"Al, makan dulu Sayang" Vita menghampiri Alex.
"Aku sudah makan bersama Qiara Mom"
"Qiara? Mommy penasaran, sepertinya Mommy ingin bertemu dengannya" Vita tersenyum.
"Kenapa? Dia sahabat Kak Cla"
"Tidak, hanya ingin bertemu saja. Kamu terlihat sangat berbeda dari sebelumnya Sayang" Vita mengusap kepala Alex.
"Itu hal yang wajar Sayang, temukan orang yang benar-benar tepat. Jangan terlalu terburu-buru"
"Apa menurut Mommy, Anna orang yang tepat?"
"Kamu yang bisa menentukan"
"Tapi..." Alex terdiam.
"Kamu masih sangat muda Sayang, akan sangat wajar cinta itu datang dan pergi. Namun pertahankan jika hati mu benar-benar yakin"
__ADS_1
"Perasaan Sayang itu sudah berubah, Aku menyayanginya karena tidak ingin dia terluka. Aku ingin melindunginya. Seperti yang Kak Kevin tanyakan kepada ku. Apa Aku akan bertahan jika tidak ada penyakit itu di dalam tubuhnya? Aku tidak yakin Mom"
"Pertimbangkan baik-baik Sayang. Mommy akan mendukung yang terbaik untuk mu. Tapi jangan sakiti Anna dengan perasaan mu. Jangan berikan harapan jika Kamu tidak yakin dengan hatimu"
Alex menganggukkan kepalanya kemudian memeluk Vita. "Terimakasih Mommy, Mommy perempuan terbaik yang pernah Aku temui"
Vita tersenyum "Mommy senang Kamu sudah tumbuh dewasa. Mommy akan selalu menyayangi mu Sayang"
Di tempat lain Tuan Damien sedang menemui seseorang. Banyak sekali foto Alwx dan Qiara di atas meja. Foto saat Mereka di bandara hingga foto saat Mereka mempersiapkan acara pertunangan Kevin dan Cla.
"Maaf Tuan, hanya ini informasi yang Saya temukan"
"Jadi benar bocah itu pergi dengan perempuan itu. Berani sekali Mereka bermain-main kepada ku. Terus awasi dia. "Tunggu dulu, tempat apa ini?"
"Ini lokasi pertunangan Tuan"
"Pertunangan? Siapa?"
"Saya tidak tau pasti, tapi Saya dengar tempat itu akan dibangun menjadi sebuah restoran oleh Alex"
"Sudah bisa dipastikan, itu miliknya. Tidak mungkin Ziano membiarkan anaknya mengerjakan milik orang lain" Tuan Damien memasukkan seluruh foto ke dalam tasnya kemudian pergi meninggalkan tempat tersebut.
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...Jangan lupa like, komen dan vote yaa zheyeeeenk 🥰🥰🥰...