
Cla terbangun saat Amanda memintanya bergabung untuk sarapan.
"Mana Kak Kevin? Dia tidak sarapan?"
"Kevin tadi langsung pulang" Kendra yang baru sampai di meja makan mengecup pipi Amanda.
"Pulang sepagi itu? Memangnya mau kemana?" Cla mengambil dua lembar roti dan mengolesnya dengan selai kacang.
"Kevin banyak kerjaan, dia harus meninggalkan pekerjaannya yang menumpuk supaya bisa menemani mu" Kendra menarik kursi dan duduk di atasnya.
"Apa? Bukankah Kak Kevin bilang sedang senggang. Kenapa bisa tiba-tiba?"
"Nak Kevin tidak ingin menecewakan mu Sayang. Makanya dia berkata seperti itu kepada mu"
"Apa semua laki-laki seperti itu? Selalu berkata senggang padahal pekerjaan sedang menantinya?" Cla nampak kesal.
"Tidak princess, tidak semua laki-laki seperti itu. Hanya laki-laki yang mencintai mu yang berkata seperti itu" Kendra mengelus kepala Cla.
"Maka dari itu, Kita sebagai perempuan juga harus peka. Tidak boleh egois Sayang" Amanda menambahkan.
Cla menundukka kepalanya. "Terimakasih Mommy, Daddy. Aku akan berusaha untuk menjadi lebih baik lagi"
"Bagus Sayang"
"Kasihan sekali Kak Kevin, baru pulang harus segera bekerja. Aku akan menemui Kak Kevin nanti siang"
"Tidak..." Amanda nampak terkejut.
"Kenapa Mommy?"
"Emm Mommy ingin mengajak mu untuk berbelanja, antar Mommy ya Sayang"
"Belanja? Mommy tidak capek?"
"Tidak Sayang, sudah lama sekali Mommy tidak pergi dengan mu"
__ADS_1
"Baiklah" Cla tersenyum dan memakan sarapannya.
Amanda menarik nafas panjang.
Siang hari Cla dan Amanda pergi jalan-jalan ke sebuah mall yang dikelola oleh perusahaan Kendra.
"Banyak sekali perubahan di tempat ini"
"Benar, Daddy bilang Mereka merenovasinya beberapa bulan lalu"
"Oh pantas saja. Terakhir kemari sepertinya belum berubah"
Amanda dan Cla pergi ke sebuah butik langganan. Mereka sering memesan pakaian disana.
"Tolong pilihkan gaun terbaik namun sederhana untuk putri ku"
"Baik Nyonya" Seorang manager butik tersebut langsung melayani Mereka.
"Gaun? Untuk apa Mommy?" Cla nampak bingung.
"Romantis sekali Mommy. Dalam rangka apa?" Cla memeluk Amanda.
"Menyambut kedatangan mu princess"
"Baiklah, pilih gaun untuk mu juga Mommy" Cla memilih beberapa gaun yang cocok untuk Amanda.
"Ini gaun terbaik Kami Nona. Barangkali Anda menyukainya"
Cla meraih gaun yang berwarna putih tulang tersebut.
"Cobalah Sayang, sepertinya itu akan cocok dengan mu"
"Baik Mommy, tunggu sebentar"
__ADS_1
"Sangat cocok, Aku menyukainya Mommy"
"Baiklah tolong bungkus yang ini" Amanda meminta pegawai toko untuk membungkusnya.
Amanda dan Cla kembali berjalan mengelilingi mall tersebut. Amanda meminta Cla untuk mengantarnya ke salon kecantikan.
"Sepertinya Mommy sedang jatuh cinta. Sudah membeli gaun, sekarang meminta untuk pergi ke salon kecantikan" Cla tertawa.
"Kamu benar, setiap hari Mommy jatuh cinta kepada Daddy mu"
"Baiklah baiklah, Kalian membuat ku iri" Cla tertawa dan masuk ke dalam salon.
"Selamat datang Nona" Manager dari salon tersebut datang menyambut Cla dan Amanda.
"Tolong berikan perawatan spesial untuknya" Amanda duduk di kursi tempat menunggu.
"Loh? Bukannya Mommy yang akan melakukan perawatan?" Cla nampak bingung.
"Mommy hanya akan melakukan manikur kuku saja"
"What?" Cla membelalakkan matanya namun mengikuti keinginan sang Ibu.
"Sudahlah, Kamu sudah lama tidak melakukan perawatan pada dirimu karena terlalu sibuk. Nikmati saja Sayang"
Seperti yang diminta Amanda, Cla mendapatkan perawatan khusus layaknya seorang pengantin. Cla masih terlihat bingung namun menikmatinya.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Aku yakin Kalian bisa tebak ceritaku selanjutnya. Ayoo kira-kira mau ngapain ya???? 😄😄...
...Mana nih ❤ dan Komentar Kalian?...
__ADS_1
...Aku SELALU baca komentar kalian, itu salah satu mood boster buat Aku. Jadi jangan pelit buat komen yaaa hihi...