Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 140


__ADS_3

Hari pernikahan Alex dan Qiara tiba. Seluruh keluarga dan kerabat datang menghadirinya.


Acara dimulai sejak pagi hingga malam hari.


Waktu menunjukkan pukul delapan malam. Tamu undangan semakin banyak.


Alex dan Qiara nampak sangat bahagia. Bagaikan raja dan ratu yang tengah menikmati kedudukannya.


Qiara nampak sangat cantik dan anggun, Alex sesekali menatap Qiara dengan pandangan takjub.


"Kenapa Kamu melihat ku seperti itu?"


"Aku bahkan ingin lebih dari menatap mu" Alex tertawa.


Qiara nampak malu, pipinya memerah.


"Qiara?" Aarav nampak menghampiri Mereka.


"Aarav, syukurlah Kamu datang. Terima kasih sudah berkenan untuk hadir"


"Tentu saja Aku harus datang, ini pernikahan sahabat ku. Selamat ya Ra, Al. Semoga pernikahan Kalian langgeng sampai maut memisahkan Kalian"


"Terima kasih Rav"


Alex masih nampak tidak suka saat Qiara tersenyum kepada Aarav.


"Aku kemari sekalian ingin mengenalkan seseorang, supaya tidak ada salah paham di antara Kita" Aarav tersenyum dan menepuk pundak Alex.


Alex hanya tersenyum, tentunya dengan paksaan.


"Dia Delia. Teman semasa sekolah ku dulu. Kami tidak sengaja bertemu saat Kami mengantar orang tua Kami untuk reuni. Sejak saat itu hubungan Kami semakin dekat dan saat ini..." Aarav meraih tangan Delia. "Kami sudah bertunangan"


"Wah selamat ya, Aku senang banget mendengarnya. Semoga Kalian cepat menyusul Kami" Qiara tertawa senang.


"Terima kasih Kak, dan selamat ya" Delia mengulurkan tangannya.


"Terima kasih Del"


"Oh ya, mumpung Kita bertemu. Aku ingin Kalian datang bulan depan ke acara pernikahan Kami" Aarav tersenyum.


"Benarkah? Senang sekali mendengarnya"

__ADS_1


"Kalian orang pertama yang Kami undang" Aarav meraih pundak Delia.


"Terima kasih Rav, Del. Semoga acara Kalian lancar ya. Kami pasti akan datang"


Alex hanya diam tanpa mengatakan apapun. Qiara menyenggol lengan Alex, namun Alex hanya menatapnya.


"Baiklah, sekali lagi selamat ya" Aarav dan Delia pun berpamitan.


Alex masih nampak tidak suka.


"Kenapa Hon?"


"Kenapa Kamu harus tersenyum seperti itu di depannya?"


"Maksud mu Aarav dan Delia?"


"Iya, siapa lagi"


Qiara tertawa "Ayolah Hon, Kami satu profesi bahkan satu tempat kerja. Mana mungkin Aku memasang wajah jutek ku kepadanya. Lagi pula Aku seorang dokter, sudah seharusnya Aku bersikap ramah"


"Huft kenapa Kamu harus bekerja dengannya" Alex nampak kesal. "Aku akan membangunkan sebuah rumah sakit mewah untuk mu"


Qiara tertawa "Aku suka saat melihat mu cemburu seperti ini"


"My Cutie Pie... Gemes banget sih" Qiara mencubit pipi Alex.


Alex tersenyum dan memeluk Qiara "Aku tidak suka ada yang menyukai mu selain Aku"


"Apa maksud mu Aku harus menjadi orang yang tidak disukai semua orang?" Qiara membalas pelukan Alex.


"Bukan seperti itu Hon. Maksud ku..."


Qiara melepaskan pelukannya "Aku istri mu Hon, berapa banyak pun orang menyukai ku, Kamu pemenangnya"


Alwx tersenyum dan memeluk Qiara. "Terima kasih Honey. Maafkan Aku yang terlalu sangat sangat mencintai mu"


Qiara tertawa "Baiklah Aku maafkan"


"Aku ingin cepat pulang"


"Kenapa? Apa kaki mu pegal?" Qiara nampak khawatir.

__ADS_1


Alex tertawa "Kenapa Kamu tidak peka? Seharusnya Kamu lebih peka dari pada ku"


Qiara nampak bingung "Duduklah dulu, mungkin dua jam lagi baru Kita bisa pulang. Aku juga pegal seharian memakan heels seperti ini"


Alex menuntun Qiara untuk duduk kemudian dia berlutut di hadapan Qiara dan memeriksa kakinya.


"Apa yang Kamu lakukan Hon? Berdirilah" Qiara nampak panik.


"Aku ingin memeriksa kaki mu" Alex membuka heels yang digunakan Qiara dan memijat bagian pergelangan kakinya.


"Hon, orang lain melihat Kita"


"Biarkan saja, bukankah dari tadi Mereka terus melihat Kita"


Qiara tersenyum senang "Terima kasih Hon. Aku senang bisa menaklukan cutie pie yang dulu membeku"


"What?"


Qiara tertawa "Dulu Kamu begitu dingin, dan sekarang Kamu kue pie lucu ku"


Alex dan Qiara tertawa bersama "Kita lah pemenangnya"


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Kaaan enak yaa bacanya kalo adem ayem kaya begini....


...Dan pastinya ngerasa "dikit banget" hahaha...


...Seneng banget bikin karya yang low problem kaya gini, jadi seneng aja bawaanya....


...Nggak terasa udah di penghujung episode 😭😭...


...Tapiiii, belum end ko. Masih ada masih ada 😄😄...


...Jangan lupa tinggalkan jejak Kalian buat Akuuuu 🥰🥰🥰...


...Like mana like? Komennya mana? 😄😄...

__ADS_1


...Terima kasih yaa buat Kalian yang setia dengan karya ku yang jauh dari sempurna. Sayaaaang Kalian 🤗🤗 peyuuukkk atu-atuuu 🤗🤗...


__ADS_2