Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 110


__ADS_3

Tuan Damien datang ke rumah dalam keadaan sangat marah.


"Daddy? Kenapa?"


"Honey? Kamu belum tidur?" Damien menghampiri Anna.


"Aku sulit tidur. Aku memikirkan Alex, sulit sekali Aku menghubunginya. Alex bilang dia sedang sangat sibuk" Anna memeluk Sang Ayah.


"Sibuk? Lupakan saja dia Sayang"


"Apa? Tidak bisa Daddy, Aku ingin Alex. Aku hanya ingin Alex. Bukankah Daddy sudah berjanji kepada ku akan memberikan apapun yang Aku inginkan?" Anna merengek.


"Tapi dia tidak baik untuk mu Sayang, bocah itu bahkan melakukan perjalanan bersama gadis itu" Tuan Damien nampak geram.


"Gadis itu?" Anna kebingungan.


"Jadi benar kalau bocah itu menyembunyikan sesuatu dari mu. Alex pergi dengan dokter itu"


Anna menutup mulutnya "Benarkah? Apa Alex membawa dokter Qiara untuk dikenalkan kepada orangtua nya?" air mata mulai mengalir di pipi Anna. "Pantas saja saat di rumah sakit Aku memergoki Mereka sedang mengobrol berdua Daddy, Aku yakin ada sesuatu diantara Mereka. Alex tidak mempunyai teman ataupun saudara di Negeri ini. Jadi Aku yakin Mereka memiliki hubungan khusus" Anna terus saja menangis.


"Bocah br*ngs*k, berani-beraninya menyakiti putri ku. Aku akan memastikan masa depan Mereka tidaklah baik. Aku akan membuat Mereka berdua menderita" Damien semakin geram saat melihat Anna menangis.


"Seharusnya Aku yang diajak menemui orangtua nya, bukan dia Daddy. Sejak berhubungan dengannya, Aku tidak pernah bertemu dengan keluarganya. Aku benci... Aku benci Alex"


Sesampainya di kamar, Damien menelpon seseorang. "Cari tau siapa gadis itu, dari mana dia berasal dan bagaimana dia bisa bekerja di rumah sakit sebesar itu" Damien mengakhiri panggilannya.


"Aku akan melakukan apapun demi Kamu. Aku sudah berjanji di depan mendiang Ibu mu, kalau Aku akan selalu melindungi mu apapun yang terjadi"


Di tempat lain, acara lamaran Cla dan Kevin berjalan lancar.

__ADS_1


"Selamat Sayang, akhirnya Kalian resmi bertunangan. Setelah berbagai drama" Qiara tertawa.


"Terimakasih Ra, Aku senang sekali. Apalagi Kamu datang kemari hanya untuk acara ku?" Cla nampak sangat bahagia.


"Tentu saja Aku kemari demi Kamu. Kevin meminta ku kemari untuk menyiapkan acara ini"


"Benarkah? Dan Kamu langsung terbang kemari?" Cla nampak terkejut.


"Alex. Aku kemari bersamanya"


"Tunggu tunggu, Alex? Jadi Kamu kemari bersama Alex?"


Qiara menganggukkan kepalanya.


"Aku tidak menyangka Kalian sedekat itu. Apalagi Alex. Alex cenderung sangat dingin"


"Benarkah? Mereka tidak akan menunjukkan sisi lainnya kepada sembarang orang Ra. Apa jangan-jangan Alex..."


"Dia mempunyai pacar, Abreanna namanya"


"Ohh" Cla hanya menganggukkan kepalanya "Tapi makasih loh Ra sudah datang kemari. Jangan pulang lagi sampai acara pernikahan ku sepesai ya" Cla menggenggam tangan Qiara.


"Maafkan Aku Cla, tapi itu tidak bisa" Qiara tersenyum "Tapi Aku akan berusaha kemari saat acara mu berlangsung"


"Baiklah" Cla memeluk Qiara.


Di taman, Alex sedang mencoba menghubungi Anna. Namun tidak ada respon sama sekali. Alex nampak sangat khawatir.


"Kenapa Al?" Alea menghampiri Alex.

__ADS_1


"No Lea, Aku hanya tidak bisa menghubungi Anna"


"Mungkin dia sedang tidur, nanti Kamu bisa hubungi dia kembali. Jangan khawatir" Alea mengusap punggung Alex.


"Hmm Aku takut sesuatu terjadi padanya. Tidak biasanya dia seperti ini"


Alea tertawa "Sejak kapan Kamu menjadi seperti ini. Rasanya menggelikan melihat mu menjadi bucin begini"


Alex mengacak rambut Alea "Aku doakan Kamu akan bertemu seseorang yang akan membuatmu jauh lebih bucin daripada Aku"


"Aleeeeexxxxxxx.... Rambutkuuuuu"


Alex tertawa dan meninggalkan Alea sendirian.


*bucin \= Budak Cinta


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Tetep suport karya ku yaa Kak....


...Walaupun bukan penulis profesional 😄...


...Hanya mencoba menuangkan kehaluan 😂...


...Jangan lupa like, komen dan Vote yaa Zheyeeeenk 🥰🥰...

__ADS_1


__ADS_2