
Hari berganti hari, hubungan Cla dengan Kevin kembali membaik. Saat ini Cla tengah duduk di ruangan Kevin sambil melihat beberapa majalah milik Alea dan Alana.
"Kak Cla"
"Iya Alea?"
"Aku ingin mengajakmu makan siang, yuk ikut Kami yuuu"
"Tapi Kak Kevin?"
"Pergilah dengan mereka" Kevin menghampiri Cla dan mengusap kepalanya.
"Baiklah, Aku pergi dulu ya Sayang"
"Iya sayang"
Alea, Alana dan Cla pergi menuju mall terdekat. Mereka menghampiri toko aksesoris. "Disini banyak aksesoris yang unik loh Kak, apalagi untuk pasangan seperti Kak Cla dan Kak Kevin"
"Oh ya? Aku akan mencarinya"
Cla melihat beberapa barang couple. Namun pandangannya jatuh pada aksesoris ponsel couple. Aksesoris tersebut di tempel pada ponsel masing-masing dan akan memancarkan cahaya apabila ponsel mereka berdekatan.
"Apa? Kak Cla ingin membeli ini?"
"Iya"
"Tapi itu terlalu kekanakkan Kak"
"Kami dipisahkan oleh jarak, jadi dengan aksesoris ini, Aku akan merasa selalu dekat dengan Kak Kevin"
__ADS_1
"Sweet banget" Alea memeluk lengan Cla.
"Beruntung sekali Kak Kevin mempunyai kekasih seperti Kak Cla" Alana memeluk lengan Cla yang lainnya.
"Sudahlah, Kalian membuatku malu" pipi Cla sudah mulai memerah.
Mereka melajutkan untuk mencari makan siang. Mereka makan bersama, tidak lupa Cla memesankan makan siang untuk Kevin.
Ketika sedang makan, Alea membelalakkan matanya.
"Itu... Itu Nona Nayla kan?"
"Mana?" Alana dan Cla sontak melihat ke arah yang ditunjuk Alea.
Alana dan Cla membelalakkan matanya saat melihat Nayla datang bersama seorang laki-laki.
...****************...
"Makanlah Sayang" Cla memberikan makanan yang dia bawa.
"Emm Aku sudah makan"
"Sudah makan? Maksudmu?"
"Tadi Nona Nayla mengirimi ku makanan. Maaf karena Aku tidak mengabari mu. Aku harap..."
Cla membelalakkan matanya. "Kak Kevin? Bukankah Kamu tau Aku akan membawakan makanan untukmu? Kenapa Kamu malah makan makanan dari Nona Nayla?"
"Cla, bukan begitu..."
__ADS_1
Cla menjatuhkan makanan di tangannya kemudian meraih tas miliknya di atas meja. Cla pergi meninggalkan Kevin begitu saja. Air matanya jatuh begitu saja.
"Kak Cla?" Alea dan Alana begitu terkejut saat melihat Cla keluar dengan air mata memenuhi wajah cantiknya.
Kevin terlihat panik, "Cla... Tunggu Aku, Aku minta maaf Cla. Aku tidak bermaksud untuk menyakiti mu"
Alana menarik tangan Kevin, sementara Alea berlari mengejar Cla.
"Ada apa Kak?"
"Alana, Aku benar-benar menyesal. Aku kira Kalian akan lama di luar"
"Kak Cla mengajak Kami untuk pulang cepat. Dia tidak ingin Kak Kevin kelaparan"
Kevin mengacak rambutnya, "Aku benar-benar bodoh. Aku menyakitinya"
"Sebenarnya ada apa Kak?"
Kevin menceritakan semuanya, "Apa? Kenapa Kak Kevin melakukan itu? Kak Cla begitu mengkhawatirkan Kak Kevin. Tapi apa coba yang dia dapatkan? Ayolah Kak, jaga perasaannya. Jangan sampai Kak Kevin menyesal karena sudah mengabaikan perasaan Kak Cla" Alana nampak sangat geram.
"Kamu benar, Aku harus menjelaskan kepadanya"
Alana menahan Kevin "Biarkan Kak Cla tenang dulu Kak, dia pasti sangat kecewa. Jangan biarkan Kak Cla mengambil keputusan ketika perasaannya sedang kacau"
"Aku benar-benar menyesal Alana."
"Jauhi Nona Nayla Kak, dia tidak akan baik untuk hubungan Kalian"
"Tapi..."
__ADS_1
"Masih banyak partner kerja yang bisa Kak Kevin ajak untuk sharing. Tapi tidak Nona Nayla. Bukan hanya perusahaan yang harus Kak Kebin jaga. Tapi hati Kak Cla pun harus Kak Kevin jaga"
Kevin menarik napas panjang. Perasaannya benar-benar kacau.