Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 44


__ADS_3

Cla segera mempacking seluruh barang miliknya. Cla mencoba menghubungi Kevin, namun ponselnya sedang sibuk dan tidak dapat dihubungi.


"Kemana Kak Kevin? Biasanya jam segini dia sedang santai"


Sudah panggilan ke delapan namun nomor Kevin masih tidak bisa dihubungi.


"Sudahlah, sepertinya Aku berangkat diantar oleh Nathan dan Nathar saja"


Cla pun berpamitan kepada Amanda dan Kendra. Perasaannya masih ingin tinggal bersama kedua orangtuanya.


"Hati-hati ya Sayang. Jangan lupa jaga kesehatan mu"


"Baik Mommy, Mommy juga ya. Jangan lupa makan"


"Iya Sayang" Amanda memeluk Cla dengan penuh cinta.


"Aku berangkat Daddy"


"Hati-hati princess, Daddy akan sangat merindukan mu"


"Aku juga" Cla memeluk Kendra.


Nathan dan Nathar mengantar Cla ke bandara. Sepanjang perjalanan Cla nampak mengotak-atik ponsel miliknya.


"Kakak belum menghubungi Kak Kevin?"


Cla menggelengkan kepalanya.

__ADS_1


"Hubungi Kak Kevin Kak, jangan memperkeruh suasana"


"Aku sudah mencoba menghubunginya, tapi nomornya tidak bisa dihubungi"


"Mungkin dia sedang sibuk. Segera hubungi saat Kakak sudah sampai"


Cla menganggukkan kepalanya.


Jam kepergian Cla sudah tiba, Cla masih mencari keberadaan Kevin. Berharap Kevin datang di saat-saat terakhir.


Namun harapannya sirna saat terdengar pesawat yang akan Cla naiki akan segera berangkat.


Cla berlari dan pergi meninggalkan tanah air.


Di tempat lain, Kevin masih bergelut di ruangan meeting. Waktu menunjukkan pukul delapan malam. Kevin meraih ponselnya, dilihatnya layar ponsel yang tidak aktif.


"Aku ingin menemui Cla, tapi tubuhku sangat lelah. Lebih baik Aku beristirahat. Besok pagi Aku akan menemuinya. Aku merindukan mu Cla" Kevin meraih foto yang ada di dashboard mobilnya.


Pukul sembilan malam Kevin tiba di kediaman keluarga Argora. Kevin meraih tas nya kemudian segera memasuki kamar.


Vita menghampiri Kevin, "Bagaimana hari mu nak?"


"Sangat lelah Mommy, proyek yang Kami kerjakan saat ini benar-benar membutuhan enegi ekstra"


"Jaga kesehatan mu, jangan lupa makan. Sudah makan?"


"Sudah, tadi Kami makan malam bersama beberapa klien"

__ADS_1


"Bersama Nona Nayla?"


Kevin bangun dari tidurnya. "No Mommy, perusahaan KLM kini dipegang oleh tunangan Nona Nayla. Mereka akan segera menikah dalam satu bulan kedepan"


"Begitu? Syukurlah. Kamu harus segera menghubungi Cla. Segera selesaikan kesalah pahaman ini"


"Iya Mommy, terimakasih" Kevin mengecup pipi Vita.


Kevin meraih ponsel di atas meja. Dia segera menyalakan ponselnya yang sedang di charger. Tak lama kemudian muncul beberapa panggilan tak terjawab. Dilihatnya nama Mommy, kemudian... "Cla? Cla menghubungiku?"


Kevin segera melakukan panggilan balik kepada Cla, namun nomor Cla tidak bisa dihubungi.


"Ayolah Sayang, kenapa ponsel mu kembali tidak aktif?"


Kevin tidak pantang menyerah, dilakukannya panggilam berkali-kali.


"Kenapa ponselnya kembali tidak aktif? Kenapa Cla tadi berhasil menelponku? Apa dia sudah kembali?"


Kevin melihat jam di dinding, sudah hampir tengah malam. "Tidak, mana mungkin Aku menemui Cla saat ini. Sabar Kevin, besok pagi Kamu bisa pergi ke rumahnya dan menemui Cla"


Kevin mencoba memejamkan matanya, namun perasaannya tidak karuan. Hampir setiap jam dia membuka matanya.


Pesawat yang ditumpangi Cla telah tiba, Cla mendorong koper yang berisi barang-barang pribadi miliknya. Waktu menunjukkan pukul tujuh pagi. Cla segera pergi menuju apartemen miliknya.


"Untung saja selama di pesawat Aku bisa beristirahat. Lebih baik Aku segera membersihkan diri"


Cla segera membersihkan dirinya. Ponselnya masih belum dia aktifkan.

__ADS_1


Sementara Kevin masih terus berusaha menghubungi Cla.


__ADS_2