Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 92


__ADS_3

Kevin mengantarkan Alex tepat hingga depan bandara.


"Hati-hati Al. Jangan segan untuk menghubungi ku"


"Tentu Kak, Aku tidak akan segan" Mereka pun tertawa dan diakhiri dengan saling memeluk.


Sepanjang perjalanan Kevin memikirkan kata-kata Alex yang mengatakan kalau Cla menarik banyak perhatian terutama kaum laki-laki.


Satu pekan kini Mereka melakukan LDR. Kevin segera menghubungi Cla.


"Kenapa Kak?"


"Kamu sedang apa Sayang?"


"Aku? Aku sedang menyiapkan untuk praktek pekan depan Kak"


"Dengan siapa?" Kevin nampak mulai panik.


"Dengan teman-teman ku. Kenapa Kak?"


Kevin dengan ragu menanyakan isi hatinya "Apa dengan laki-laki?"


"Tentu Kak, tidak mungkin Aku melakukan praktik tanpa Mereka" Cla masih sibuk dengan beberapa persiapan.


"Tapi..."


"Sudah dulu ya Kak, Aku sedang sibuk. Nanti setelah selesai, Aku janji akan segera menghubungi mu" Cla segera menutup panggilannya.


"Cla... Sayang..." Kevin menatap ponselnya kemudian mengacak rambutnya.


"Awas saja Kamu Al, gara-gara Kamu, Aku jadi tidak tenang seperti ini"

__ADS_1


Perjalanan panjang sudah Alex tempuh, Alex kini tiba di sebuah apartemen mewah yang sudah disiapkan oleh Ziano dan Vita.


Jarak dari apartemen ke kampus pun tidaklah jauh, cukup dengan berjalan kaki maka dia akan sampai di kampus tempatnya menimba ilmu.


Alex merebahkan tubuhnya di atas kasur, diraihnya ponsel miliknya dan dihubungi nomor ponsel yang dia beri nama "Gadis Periang" di kontaknya.


"Al"


"Hai An, Aku sudah sampai"


"What? Aku sedang bersiap untuk menjemput mh ke bandara Al"


"Baiklah Aku akan kembali ke bandara"


Anna tertawa "Dasar Kamu, baiklah nanti sore temui Aku di taman Kota"


"Kenapa tidak sekarang?" Alex bangun dari tidurnya.


"Kita"


Anna tertawa "Sampai jumpa nanti sore Al. Bye..." Anna mengakhiri panggilannya.


Alex membelalakkan matanya "Kenapa perempuan bisa mengakhiri panggilan seenaknya begitu?"


Alex akhirnya memilih untuk berjalan di sekitar universitas.


Alex berjalan dari gerbang masuk. Terdengar seseorang memanggil namanya "Tuan Alex?"


Dengan ragu Alex membalikkan tubuhnya, mungkin yang dimaksud bukan dirinya.


Alex menatap tak percaya. Dokter Qiara. Dia melihatnya tepat di hadapannya dengan pakaian praktiknya.

__ADS_1


"Dokter Qiara?"


"Ya Tuhan ternyata benar Anda. Saya kira Saya salah lihat. Sedang apa disini Tuan?"


"Aku... Aku sedang melihat-lihat. Lalu apa yang Anda lakukan disini? Oh ya panggil Aku Alex saja"


"Baiklah Alex. Jangan bilang Anda akan menempuh pendidikan disini. Saya sedang melakukan pendidikan lanjutan, kebetulan Saya memilih universitas ini"


"Benarkah? Sepertinya Kita akan sering bertemu" Alex tertawa.


Mereka akhirnya berbincang di sebuah cafe yang terletak di dalam universitas.


"Kebetulan sekali, Saya tidak menyangka akan bertemu Anda disini? Bagaimana keadaan Anda sekarang?"


"Ayolah dok, jangan terlalu formal. Kita sekarang satu universitas. Hanya beda fakultas" Alex menyeruput minuman di hadapannya.


"Baiklah baiklah, bagaimana keadaan mu sekarang? Seharusnya Kamu belum melakukan perjalanan sejauh ini" Banyak pertanyaan yang ada di dalam kepala Qiara.


"Jangan khawatir, ada Kamu disini dok. Jadi Aku akan baik-baik saja"


Alex dan Qiara memang sudah beberapa kali bertemu saat Alex melakukan kontrol di L Hospital. Dokter Jerry sering mengikut sertakan Qiara untuk memeriksa keadaan Alex. Itu dilakukan karena Qiara berencana untuk melanjutkan pendidikannya sebagai dokter ahli saraf.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Ketemu Qiara? Jadi Qiara apa Anna? 😄😄...


...Jangan lupa tinggalkan jejak ❤ dan komentar Kalian yaa Zheyeeenk 🥰🥰🥰...

__ADS_1


__ADS_2