Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 35


__ADS_3

Hari demi hari, Cla masih menunggu Kevin untuk menceritakan semuanya. Namun harapannya sirna, Kevin sama sekali tidak menceritakan masalah Nayla.


"Benarkah? Aku kira Kak Kevin sudah menceritakannya kepada mu Kak"


"Tidak Alana, entahlah kenapa Kak Kevin menutupi ini. Tapi Aku sudah tidak terlalu memikirkannya"


"Baguslah Kak, jangan terlalu dipikirkan. Kami akan selalu mengingatkan Kak Kevin"


"Terimakasih Lana"


"Sama-sama Kak Cla. Jaga dirimu baik-baik"


"Pasti sayang, jaga dirimu juga ya. Sampaikan salam ku kepada keluarga"


Cla pun menyimpan ponselnya. Hampir setiap hari Cla menghabiskan waktu untuk menuntun ilmu. Bahkan dirinya pulang saat langit sudah mulai gelap.


"Sudah Cla, semua akan baik-baik saja. Lebih baik Kamu istirahat, besok Kamu akan kembali sibuk"


Cla memejamkan matanya.


Pagi pun tiba, Cla bangun pagi sekali. Dia menyiapkan sarapan kemudian menyiapkan diri untuk pergi ke universitas.


Cla mengambil ponselnya kemudian mengirimkan pesan kepada Kevin.


"Selamat bekerja Sayang, Aku akan berangkat sekarang. Aku akan menelpon mu jika jam istirahat tiba"


Cla pun pergi bergegas, Cla melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Cla sengaja pergi sangat pagi karena udara segar membuatny bersemangat dalam menghadapi hari yang sangat sibuk.


Di tempat lain Kevin tengah duduk memeriksa beberapa berkas setelah sebelumnya membalas pesan yang dikirim oleh Cla.


Alea datang menghampiri Kevin di ruangannya.


"Ada apa Lea?"


"Hari ini ada pertemuan dengan beberapa kolega Kak. Mereka akan kemari tepat setelah jam makan siang"


"Baiklah, apa semua sudah disiapkan?"


"Sudah Kak, Alana sedang memesankan beberapa snack"


"Bagus, istirahatlah jika Kalian lelah" Kevin menghampiri Alea dan mengusap kepalanya.

__ADS_1


"No Kak, Kakak yang lelah disini. Kami bahkan lebih sering keluar daripada bekerja"


Kevin tertawa, "Jika itu membuat Kalian senang, Kakak tidak keberatan"


"Kak Kevin baik sekali" Alea memeluk Kevin.


"Karena Kalian adik-adik yang baik"


"Jika Kak Kevin membutuhkan sesuatu, jangan segan untuk memintanya kepada Kami"


"Baiklah terimakasih Alea"


Alea pun pergi meninggalkan ruangan. Kevin menarik napas panjang, ia melupakan hal penting hari ini. Laporan bulanan.


Tidak terasa sudah datu bulan Kevin menjadi presiden direktur perusahaan Z ini.


Jam makan siang tiba. Alea dan Alana nampak sibuk memindahkan beberapa berkas ke dalam ruangan meeting.


Kevin yang sedang makan siang segera menghampiri mereka "Makanlah dulu"


"Tapi Kak"


"Makan saja dulu. Nanti Kakak akan bantu kalian" Kevin memberikan dua kotak makanan.


"Itu... Nona Nayla mengirimkannya untuk ku"


"Apa? Nona Nayla?"


"Jangan salah paham. Dia mengirimkan makanan hanya sebagai tanda terimakasih"


"Terimakasih? Terimakasih untuk apa?"


"Jadi, Tuan Wilson sudah resmi mundur dari jabatannya beberapa hari lalu. Nona Nayla meminta Kakak untuk menjelaskan beberapa trik dan cara untuk memimpin perusahaan. Dia benar-benar masih awam dalam memimpin perusahaan"


"What? Kenapa seperti itu? Jika dia tidak mampu seharusnya dia tidak menjadi ceo dari perusahaan tersebut. Kenapa harus Kak Kevin sih?" Alea nampak tidak terima.


"Kami hanya mengobrol sedikit tentang perusahaan. Nona Nayla terlalu berlebihan mengirimkan makanan untukku"


Alea dan Alana saling pandang. "Jangan bilang Kalian sering bertemu?"


"Tidak, hanya beberapa kali"

__ADS_1


"Beberapa kali?"


"Kenapa Alea? Alana? Kami hanya membicarakan perusahaan"


"Apa Kak Cla tau?"


"Cla? Kenapa dia harus tau? Ini tentang perusahaan. Dia sedang melanjutkan pendidikannya, jadi jangan tambah beban untuknya"


"Tapi dia kekasih Kak Kevin"


"Aku tidak selingkuh Alana"


Alea dan Alana nampak terdiam, ada perasaan kecewa dari sorot mata mereka.


Mereka memilih untuk mengakhiri perdebatannya. Alea dan Alana makan tanpa berkata apapun.


"Kami sudah selesai, Kami akan melanjutkan pekerjaan Kami"


"Alea? Alana? Kalian kenapa? Aku sengaja tidak membicarakan masalah perusahaan kepada Cla. Aku tidak ingin menambah beban baginya"


Alana dan Alana pergi meninggalkan Kevin tanpa sepatah katapun.


"Sepertinya akan lebih sulit membujuk mereka daripada membujuk Cla"


Kevin pun segera bergegas menuju ruang pertemuan.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Hai hai hai......


...Yang komen ini nanggung, sengaja. Supaya kalian mampir lagi ke novelku....


...Sambil nunggu, Kalian bisa baca karyaku yang lainnya "Presdir I'm in Love"...


...Tinggal klik aja profilku 🥰...


...Oh ya, jangan lupa tinggalkan jejak Kalian. Like, komen and vote...

__ADS_1


......🥰🥰🥰......


__ADS_2