
Pagi hari Alea dan Alana sudah melakukan video call kepada Cla.
"Kak Cla? Sedang dimana?"
"Aku sedang di Aurora Sky Alea, Alana"
"What? Aku ingin kesana Kak" Alea merengek.
"Dengan siapa Kak Cla kesana?"
"Dengan..." Kevin muncul di layar ponsel Cla.
"Kak Kevin?" Alea dan Alana terkejut.
"Jadi Kak Kevin pergi ke Swedia? Kenapa tidak memberitahu ku?" Alea nampak protes.
"Karena Aku yakin Cla akan menghubungi Kalian dan..."
"Dan apa?"
"Aku tidak yakin Kalian bisa menjaga rahasia" Kevin tertawa.
"Kak Keviiiiin, Aku ingin ikut" Alea dan Alana kembali merengek.
Cla dan Kevin tertawa melihat Alea dan Alana yang sedang protes.
"Kalian bisa kemari kapanpun, Aku akan menemani kemana pun Kalian ingin pergi" Cla mencoba menenangkan.
"Janji ya Kak?"
"Iya, Aku janji" Cla tersenyum.
__ADS_1
Entah mengapa Alea dan Alana begitu luluh saat Cla menenangkannya.
Mereka menutup panggilannya, Cla mencubit perut Kevin. "Jadi Kamu benar-benar tidak memberitahu Alea dan Alana?"
"Tentu saja tidak, Kamu lihat sendiri kan? Lagian Mereka akan ribut ingin ikut bersama ku"
"Ajak saja mereka"
"What? Itu sama saja Aku pergi mengasuh mereka, bukan untuk..." Kevin menghentikan ucapannya.
"Untuk apa?"
"Untuk bertemu dengan mu Sayang. Aku ingin menghabiskan waktu bersama mu" Kevin memeluk Cla.
Cla tersenyum kemudian memeluk Kevin "Terimakasih"
"Tapi Aku heran, kenapa Alea dan Alana begitu patuh kepadamu?"
Kevin menatap Cla dalam-dalam.
"Kenapa?"
"Bukan hanya Alea dan Alana, tapi juga Aku"
"Jadi Kak Kevin bisa tanyakan pada diri sendiri kenapa Kak Kevin patuh kepada ku?" Cla tertawa dan hendak melepas pelukan Kevin.
Namun Kevin memeluknya semakin erat "Kamu candu bagiku Cla. Aku tidak bisa jauh darimu. Kamu membuatku ingin selalu dekat denganmu"
Wajah mereka semakin mendekat. Nafas Kevin berhembus tepat pada wajah Cla sehingga membuat jantung Cla berdegub semakin kencang.
Kevin semakin mendekatkan wajahnya hingga tidak ada jarak di antara mereka. Kevin ******* perlahan bibir Cla. Cla hanya terdiam karena mengira Kevin akan melepaskannya kembali.
__ADS_1
Namun ******* itu semakin dalam dan menuntut Cla untuk membalasnya. Cla membalas ******* Kevin hingga mereka saling menikmatinya satu sama lain. Mereka semakin larut dalam kegiatan tersebut. Tangan Kevin meraih pinggang Cla untuk semakin mendekat kepadanya. Baju Cla yang sedikit tersingkap membuat tangan Kevin menyentuh langsung bagian punggung Cla. Sedangkan tangan Cla meraih bagian kepala Kevin seakan menunjukkan kalau dia sangat menginginkannya.
Setelah cukup lama, mereka melepaskan ******* tersebut. Wajah Cla sudah sangat memerah. Kevin segera melepaskan pelukannya.
"Ma..Maaf Cla. Aku..."
Cla menganggukkan kepalanya. Kevin mengecup kening Cla.
"Makanlah duluan Cla. Aku akan mandi dulu"
Cla menganggukkan kepalanya dan menjatuhkan tubuhnya di atas sofa.
"Jantung ku... Jantung ku berdegub begitu cepat" Cla mengusap dadanya mencoba untuk menenangkan dirinya.
Cla pergi ke arah cermin untuk melihat keadaan dirinya. "Kan benar, bibirku agak membengkak. Bagaimana ini?"
Cla mengambil es batu dari dalam lemari es dan mengompres bibirnya. "Apa Kak Kevin menyadarinya? Aaaah pasti sangat memalukan"
Setelah keadaannya cukup membaik, Cla duduk kembali di atas sofa. Kevin keluar dari kamar mandi. "Sudah makan?" Cla menggelengkan kepalanya.
"Mau mandi dulu?"
Cla kembali menganggukkan kepalanya. Kevin tertawa. "Maafkan Aku Cla. Aku janji itu tidak akan terjadi lagi"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Udah cukup yaa uwu-uwu nya. Nanti Daddy Ken marah loh 😄😄...
__ADS_1
...Ayoo tinggalkan jejak ❤ Kalian Kakak Zheyeeenk 🥰🥰...