
Setelah sampai di apartemen miliknya, Qiara merebahkan tubuhnya di atas kasur.
"Ini tidak benar. Aku harus bicara dengan dokter Chriss"
Selang beberapa detik, dokter Chriss mengangkat panggilan dari Qiara.
"Iya dok bagaimana? Apa Anda sudah mempertimbangkan tawaran Saya?"
"Saya sudah mempertimbangkannya dok. Jika Anda tidak ingin Saya bekerja di rumah sakit yang Anda pimpin, Saya akan melakukannya selama itu untuk kesejahteraan pasien"
"Benarkah? Anda benar-benar dokter yang sangat profesional. Saya tidak salah memilih Anda. Terimakasih dokter Qiara"
"Tapi maaf dokter Chriss, Saya tidak bisa menerima tawaran Anda yang lainnya. Saya tidak bisa tinggal di Kota X. Saya lebih memilih mengabdikan diri Saya untuk negeri Saya sendiri. Jadi silahkan Anda cari dokter lain yang lebih profesional. Terimakasih" Qiara mengakhiri panggilannya.
"Aku melakukan ini demi Alex, Aku tidak ingin Alex dalam bahaya karena kehadiran ku"
Di tempat dokter Chriss, Tuan Damien nampak sangat bahagia. "Benarkah? Saya tidak menyangka akan semudah ini. Terimakasih dokter Chriss, Saya akan segera menepati janji Saya" Tuan Damien memerintahkan asisten pribadinya untuk segera mempersiapkan sejumlah uang.
"Terimakasih Tuan Damien. Saya berjanji akan selalu memberikan pelayanan terbaik kepada putri Anda"
Keesokan hari, Qiara memutuskan untuk kembali ke tanah air.
Qiara memutuskan untuk beristirahat di kediamannya. Tidak ada yang tahu kepulangannya selain keluarganya.
Tidak terasa, hari pernikahan Cla dan Kevin semakin dekat.
Qiara mencoba untuk menghubungi Cla. "Haii princess, bagaimana persiapannya?"
"Ra... Kemarilah, Aku benar-benar khawatir menghadapi pernikahan ku"
__ADS_1
Jantung Qiara berdegub sangat kencang "Khawatir? Ada apa?"
Cla tertawa, "Nervous Ra maksudku. Kenapa Kamu begitu terkejut?"
Qiara menarik nafas lega "Baiklah, Aku akan kesana menemui mu"
"Kamu memang sahabat terbaik ku. Bahkan Kamu sudah kembali sebelum hari pernikahan ku"
Qiara tertawa "Tentu saja Aku harus kembali, untuk menyaksikan sejarah tahun ini. Seorang dokter muda menikah dengan ceo muda"
"Sudahlah Ra, Aku tunggu sekarang" Cla tertawa.
"Baik princess, Aku akan segera kesana"
Beberapa hari sebelum pernikahan Cla, Qiara menceritakan kedekatannya dengan Alex. Dia juga menceritakan hubungan Alex dengan Anna, namun tidak dengan masalah Mereka.
"Aku kira Kamu dekat dengan Alex. Aku belum pernah melihat Alex dekat dengan seorang perempuan"
"Lalu kenapa Alex tidak membawa Anna kemari? Kenapa hanya Kamu?"
Qiara nampak kebingungan "Entahlah Cla, mungkin karena kondisinya yang sedang tidak baik"
"Benar, Aku kasian pada Anna. Dia masih sangat muda namun penyakit merenggut masa mudanya"
Qiara menganggukkan kepalanya.
Hari pernikahan pun tiba. Alex menghampiri Qiara "Kapan Kamu kembali?"
"Hmm sepekan kemarin" Qiara nampak sangat canggung dan tidak nyaman.
__ADS_1
"Oh ya? Kenapa tidak menghubungi ku? Aku kira Kamu tidak mendapatkan cuti kembali" Alex duduk di hadapan Qiara.
"Tidak Al, Aku bisa sendiri. Lagipula itu akan merepotkan mu"
Alex tertawa "Tidak, bukankah Kita sekarang sudah berteman baik? Teman baik tidak akan pernah merasa direpotkan"
Pipi Qiara tiba-tiba terasa memanas.
Dari kejauhan Ziano berbisik kepada Vita "Apa menantu Kita seorang dokter lagi?"
"What? Apa maksud mu?" Vita nampak kebingungan.
Ziano menunjuk Alex dan Qiara yang nampak mengobrol dan tertawa bersama.
"Biarkan dia memilihnya sendiri. Siapapun jodohnya, Aku ingin yang terbaik untuk Alex"
"Lalu pertunangan itu?" Ziano teringat saat Alex meminta persetujuan Vita dan Ziano untuk bertunangan bersama Anna.
"Sudahlah, biarkan Mereka yang memilih"
Vita dan Ziano kembali fokus kepada acara pernikahan Cla dan Kevin.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Ayooo Kakak Zheyeeenk... Mana dukungan Kalian??? 🥰🥰🥰...
__ADS_1
...Makasih yaa yg selalu suport Aku. Buat Kalian yg lupa alur, tenang aja. Karya "Istri Ceo" ku masih tersedia ðŸ¤ðŸ¤...