Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 61


__ADS_3

Kevin tiba saat pagi hari. Kevin segera menemui Ziano di ruang kerja.


"Daddy..."


"Kamu sudah datang boy?"


Kevin langsung bersimpuh di hadapan Ziano "Maafkan Aku Daddy, Aku tidak menjaga perusahaan dengan benar. Aku terlalu egois. Aku lebih mementingkan kepentingan pribadi ku"


"Sudahlah boy. Beberapa puluh tahun yang lalu, Daddy pernah mengalami hal semacam itu. Lagi-lagi Uncle Kendra yang menyelamatkan perusahaan Z. Daddy benar-benar malu karena sampai saat ini pun masih merepotkannya"


"Aku janji, ini tidak akan terjadi lagi. Maafkan Aku"


"Bangunlah, ini bukan salah mu. Tetapi lebih berhati-hatilah. Jangan lupa untuk berterimakasih kepada Uncle Kendra" Ziano memapah Kevin untuk duduk di sampingnya.


Kevin menganggukkan kepalanya, perasaannya benar-benar kacau. Di sisi lain dia tidak ingin meninggalkan Cla sendiri, namun dia tidak bisa meninggalkan tanggung jawabnya begitu saja.


"Bagaimana keadaan princess Cla"


"Dia baik-baik saja Daddy, tapi..."


"Tapi? Ada apa?"


"Entahlah, apa ini baik atau tidak. Seseorang mengirimkan bunga ke apartemennya. Tetapi sampai saat ini Kami tidak tau siapa pengirimnya"


"Benarkah? Sepertinya Kamu mempunyai saingan" Ziano tertawa.


"Bukan begitu Daddy" wajah Kevin memerah. "Aku lebih mengkhawatirkan keselamatan Cla"


"Tenanglah boy, Uncle Kendra itu orang hebat. Dia akan melakukan apapun untuk menjaga putrinya. Dia bahkan menyewa detektif untuk memantau setiap gerak gerik orang di sekitar Cla. Cla tidak akan kenapa-kenapa, percayalah"


"Uncle Kendra menjaga Cla dari jauh? Apa mungkin dia yang mengirim barang-barang itu?"


Ziano tertawa "Kenapa Kamu membutuhkan waktu yang begitu lama untuk menyadari hal semacam itu. Kamu pikir Cla itu siapa? Tidak sembarang orang bisa mendekatinya"

__ADS_1


"Ya ampun, Aku benar-benar sangat ketakutan"


"Uncle Kendra mempunyai caranya sendiri untuk melindungi putrinya. Dia tidak akan meninggalkan Cla begitu saja di luar negeri. Mungkin ini ujian dari calon mertua mu" Ziano mengacak rambut Kevin.


"Ujian? Ya ampun, bagaimana kalau Aku tidak lolos. Aku begitu mengkhawatirkan keselamatan Cla hingga Aku melupakan hal seperti itu. Daddy benar, mana mungkin Uncle Kendra berdiam diri saja saat mengetahui seseorang sedang menguntit putrinya"


Ziano menepuk pundak Kevin "Itu karena Uncle Kendra ingin menguji keseriusan mu. Temui dia dan berterimakasih lah karena sudah melahirkan putri cantik seperti Cla"


Kevin membelalakkan matanya "Apa? Bagaimana mungkin?"


Ziano kembali tertawa "Berterimakasih karena sudah membantu perusahaan Kita"


"Oh iya, baiklah. Aku akan mandi dulu kemudian menemuinya" Kevin bergegas.


"Makan dulu boy, Mommy mu sudah memasak banyak untuk mu"


"Baiklah, Aku tadi belum sempat menemui Mommy" Kevin pun pergi meninggalkan Ziano di ruangannya.


Kevin segera menuju kamar mandi. Dia benar-benar merasa bingung mengingat pagi ini dia harus menemui Kendra.


"Apa lebih baik Aku meminta restu terlebih dahulu? Bagaimana kalau Uncle tidak merestui ku? Aku kan sudah melamar Cla tanpa meminta restu terlebih dahulu. Atau Aku langsung berterimakasih karena dia sudah membantu perusahaan Z? Tapi..." Kevin mengacak rambutnya.


Seluruh anggota keluarga berkumpul untuk sarapan. "Bagaimana perjalanan mu nak?" Vita mengambilkan makanan untuk Kevin.


"Lancar Mommy, hanya saja Aku begitu tergesa-gesa saat mengetahui website perusahaan diretas"


"Daddy bilang semuanya sudah selesai, itu berkat bantuan Uncle Kendra. Temui dia dan berikan itu" Vita menunjuk bingkisan di samping meja makan.


"Apa itu Mommy?"


"Sedikit makanan untuk Aunty Amanda"


"Aunty Amanda? Jadi Aku harus menemui mereka di rumahnya?"

__ADS_1


"Lalu? Ini akhir pekan boy. Uncle Kendra pasti berada di rumah" Ziano menambahkan.


"Kak Kevin panik ya?" Alea mulai mengejek.


"Ng...Nggak lah, kenapa juga panik?"


"Aku dengar Kak Kevin melamar Kak Cla tanpa konfirmasi ke Uncle Kendra"


"Hah? Kenapa Kamu tau?"


"Uncle Kendra kemari dan berkata seperti itu"


"Apa?" Kevin nampak sangat tegang.


Alea dan Alana seketika tertawa sampai air mata keluar dari kedua matanya.


"Kamu beneran percaya Kak? Aku hanya mengarang"


Vita tertawa "Sudah sudah, kasian Kak Kevin. Makan saja dulu nak, Uncle Kendra dan Aunty Amanda orang baik"


Namun Kevin masih saja mencoba untuk menenangkan pikirannya.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Ayooo gimana komentar Kalian?...


...Orang bucin emang gitu ya? Salah tingkah 😄😄...


......Jangan lupa tinggalkan jejak ❤ Kalian kemudian komentar dan vite juga yaa Zheyeeenk 🥰🥰......

__ADS_1


__ADS_2