Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 80


__ADS_3

Alex dan Anna pergi berjalan-jalan di sekitar taman Kota. Tentu saja ini karena permintaan Anna.


"Aku sangat suka suasana malam disini. Lebih tenang dan romantis" Anna memutar tubuhnya bagaikan sedang membuat video klip.


Alex masih saja mengabaikannya. Anna tiba-tiba mengeluarkan ponselnya. Anna memberikan ponselnya kepada Alex.


"Kenapa? Aku tidak suka memberikan nomor ponsel ku kepada sembarang orang"


Anna tertawa, Alex menatap Anna dengan tatapan bingung. "Aku mau minta tolong untuk mengambilkan beberapa gambar untuk ku Kak"


Wajah Alex nampak memerah, namun dia mencoba untuk menutupinya.


"Kakak? Aku tidak punya adik seperti mu"


"Hmm baiklah, Aku akan memanggil mu Al. Ya Alex. Daddy bilang Kita seumuran"


Alex bagaikan terjebak dengan kata-katanya, dia tidak menjawab pernyataan dari Anna.


Alex meraih ponsel yang diberikan Anna dan mengambil beberapa gambar.


Anna tanpa ragu berpose di hadapan Alex.


"Tidak tau malu, Kita baru bertemu dan Kamu berpose seenak mu di depan ku" Alex menggerutu.


Anna mendengar perkataan Alex, namun dia mengabaikannya.


"Sudah banyak foto mu, dan sepertinya memori ponsel mu sudah penuh"


"What?" Anna segera meraih ponselnya.


Anna memang menyukai dunia modelling seperti Sang Ibu. Namun Tuan Damien tidak mengijinkan Anna untuk mengikuti jejak sang Ibu karena dia sudah tahu kalau dunia modelling sangatlah sibuk. Dia tidak ingin waktunya dengan putri semata wayangnya terbuang begitu saja.


"Tidak penuh, Kamu berbohong" Anna memukul pelan pundak Alex.


Alex membelalakkan matanya, tidak ada yang berani menyentuhnya seperti ini kecuali Alea dan Alana.


"Ayo kemari, Aku ingin mengambil kenang-kenangan bersama mu" Anna menarik tubuh Alex hingga berdekatan dengannya.


Cekreeekkk... Anna mengambil gambar saat Mereka berada dengan posisi yang sangat dekat.

__ADS_1


Alex segera menjauhkan tubuhnya, dia mengalihkan pandangannya ke sembarang arah.


Ponselnya tiba-tiba berbunyi menandakan pesan masuk.


Alex meraih ponselnya dan melihat pesan masuk. Alex membelalakkan matanya saat seseorang mengirimkan dua buah gambar.


"Ya Aku mengirimkan gambar itu, dan yang satu lagi bonus karena sudah mengambil gambar yang sangat bagus" Anna tersenyum sangat manis.


Alex menarik nafas panjang kemudian menyimpan ponselnya kembali. Anna mengirimkan gambar saat berfoto bersama Alex dan fotonya saat sendiri sebagai bonus.


"Al, duduk dulu yu. Kaki ku pegal"


Tanpa merespon ucapan Anna, Alex duduk di salah satu kursi taman. Anna duduk di sampingnya.


"Aku dengar Kamu mempunyai kembaran"


"Iya" Alex menatap lurus ke depan.


"Aku penasaran seperti apa kembaran mu? Apa dia cuek seperti mu? Atau mungkin pendiam?"


Pikiran Alex tiba-tiba melayang mengingat tingkah Alea dan Alana yang jauh dari kata pendiam.


"Al, terimakasih sudah mau pergi dengan ku. Maaf Aku mengganggu waktu mu"


"Sebentar Al" Anna kembali meraih ponselnya dan mengambil gambar Alex dari arah samping.


"Kamu mengambil gambar ku?" Alex menatap Anna.


"Untuk bukti kepada Daddy kalau Aku beneran pergi bersama mu" Anna menyimpan ponselnya kembali.


"Bukan kah foto yang tadi bisa dijadikan bukti?"


"O...Oh iya betul, perlu banyak bukti" Anna tersenyum malu.


Alex hanya menggelengkan kepalanya.


"Ayo pergi"


Anna mengikuti langkah Alex yang sangat cepat.

__ADS_1


Sesampainya di mobil, Anna mengusap lengannya yang terasa dingin.


Alex menyadari itu kemudian membuka jaketnya dan memberikannya kepada Anna.


"Untuk ku?"


"Hanya pinjam"


Anna tersenyum dan memakainya.


Sepanjang perjalanan Anna menatap beberapa gambar yang di ambil Alex.


"Kamu berbakat dalam pengambilan gambar Al. Beberapa gambar ini sangat cocok saat diambil dari arah sini" Anna masih menggeser beberapa gambar.


Alex hanya berfokus pada jalanan.


Mereka tiba di depan sebuah hotel tempat Anna menginap.


"Terimakasih ya Al sudah mengantar ku" Anna membuka pintu mobil. Alex menahan Anna dengan meraih lengannya.


Anna menatap Alex, jantungnya berdegub sangat kencang saat mereka beradu pandang.


"Jaket ku, Aku sudah bilang hanya meminjamkannya"


Anna membelalakkan matanya kemudian melepaskan tangan Alex dari dirinya.


"Aku akan mengembalikannya saat Kita bertemu kembali"


Anna keluar dari dalam mobil dan menutup pintu.


Anna berlari menuju pintu masuk hotel karena tidak ingin Alex mengejarnya untuk mengambil kembali jaketnya.


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Yang kangen sama princess Kita, jangan unfav yaa. Nanti Mereka akan Aku ceritakan di beberapa chapter....

__ADS_1


...Ayoo zheyeeenk, ko like sama komennya berasa dikit ya....


...Aku tunggu like dan komennya ya, buat moodboster nya Aku 🥰🥰🥰...


__ADS_2