
Hari berganti menjadi minggu dan minggu berganti menjadi bulan. Cla kini sedang mengikuti ujian akhirnya.
Cla mempersiapkan semuanya dengan sangat baik. "Aku harus lulus, Aku harus membuat keluarga ku bangga"
Cla berpenampilan sangat cantik, pagi sekali dia pergi menuju universitas tempatnya menuntut ilmu.
"Wah lihat dirimu Cla, Kamu nampak sangat bersemangat" Sheira menghampiri Cla.
"Aku ingin segera menyelesaikan study ini, Kamu juga tampak cantik hari ini" Cla menatap Sheira dengan rambut ikal dan wajah cantiknya yang selalu ceria.
"Maksud mu kemarin-kemarin Aku tidak cantik?" Sheira nampak mendumel.
"No baby" Cla tertawa "Setiap hari Kamu cantik. Hari ini Kamu sangat cantik"
Sheira tertawa kemudian memeluk Cla. "Ini hari yang sangat bersejarah bagi Kita. Entah kapan Kita akan bertemu lagi seperti ini"
"Jangan berkata begitu, Kamu bisa main ke tempat ku. Kamu akan hadir ke pesta pernikahan ku kan?"
Sheira membelalakkan matanya "Benarkah? Aku tidak salah dengar?"
"Tentu saja, Kak Kevin akan mengajak ku menikah setelah Aku menyelesaikan pendidikan ku" Cla tersenyum senang.
"Pantas saja Kamu nampak sangat bersemangat hari ini. Aku bahagia untuk mu baby"
"Thanks Baby"
Hal yang dinantikan pun telah tiba. Cla memasuki ruangan ujian. Perasaan cemas, senang, takut bercampur menjadi satu. Namun dia kembali mengingat kata-kata Amanda yang mengatakan kalau ujian sesungguhnya adalah mengatur emosi yang ada pada diri Kita, tetap tenang, ketika Kita tenang maka Kita dapat menyelesaikan masalah apapun dengan sangat mudah.
Cla menarik nafas panjang kemudian memulai ujian.
Waktu terus berjalan, Cla menyelesaikan tes nya satu persatu. Saat waktu hampir habis, Cla keluar dari ruangan tes. Wajahnya nampak lebih lelah dari sebelumnya.
Di luar ruangan sudah terdapat banyak orang dari sanak saudara yang sedang memberikan dukungan kepada peserta ujian. Cla membelalakkan matanya saat melihat dua orang laki-laki tampan tengah membawa bunga dan boneka.
__ADS_1
"Nathan... Nathar..." Cla berlari dan memeluk kedua adiknya.
"Selamat Kak, akhirnya berhasil menyelesaikan ujian hari ini"
"Terimakasih. Bagaimana Kalian bisa kesini?"
"Tentu saja menggunakan pesawat" Nathan menjawab dengan wajah polosnya.
"Aku tau, tidak mungkin Kalian kemari dengan berjalan kaki apalagi menunggangi kuda" Cla mencubit lengan Nathan.
Nathar tertawa "Kami sengaja meluangkan waktu untuk menemui mu Kak"
"Terimakasih sayang-sayang ku. Aku senang sekali Kalian datang kemari"
Cla pergi meninggalkan tempat ujian bersama Nathan dan Nathar.
"Apa Kalian baru saja tiba?"
"No, Kami tiba semalam"
"Ayolah Kak, kalau Aku menghubungi mu maka namanya bukan surprise"
"Kenapa Kamu mirip sekali dengan Mommy" Nathar mencubit pipi Cla.
"Aww, awas ya Kalian"
Mereka memilih untuk makan di kantin. "Kamu pasti lapar kan Kak?"
"Tentu saja"
Mereka memesan makanan dan berbincang saling melepas rindu.
"Claretta" Sheira menghampiri sahabatnya.
__ADS_1
"Hai, ayo sini" Cla melambaikan tangannya.
"Siapa Mereka?" Sheira berbisik dan menatap Cla penuh curiga. Cla belum pernah menceritakan kedua adik kembarnya.
"Mereka? Tentu saja kekasih ku" Cla memeluk Nathan dan Nathar.
"What?" Sheira membelalakkan matanya.
Cla tertawa "Mereka adik ku"
"Yang benar?"
"Tentu saja, apa Kamu tidak melihat wajah Kami mirip?" Cla kepala menarik Nathan dan Nathar.
"Kak, kenapa usil mu sampai ke negeri ini?"
Mereka pun tertawa, "Oh ya kenalkan. Ini Nathan dan yang ini Nathar"
"Hai, Aku Sheira"
"Hai Kak"
"Ya ampun pasti senang sekali mempunyai adik lucu seperti mereka" Sheira memeluk Cla.
"What?"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Maafkan kemarin belum sempat Up, semoga rasa rindu Kalian terobati dengan adanya dede unyu Nathan san Nathar 🥰...
__ADS_1
...Jangan lupa tinggalkan jejak ❤ Kalian zheyeeenk 🥰🥰...