
"Hallo Ra"
"Hai Al, gimana kabarnya?" Qiara nampak senang karena Alex sudah lama tidak menghubunginya.
"Aku baik. Besok Aku ada sidang tugas akhir"
"Wah tugas akhir mu sudah selesai Al? Hebat, Aku tidak menyangka Kamu bisa menyelesaikannya secepat ini" Qiara tertawa.
"Wah rupanya Kamu meragukan kemampuan ku. Aku bisa menyelesaikannya sengan sekejap" Alex pun tertawa.
"Jadi kapan Kamu akan kembali?"
"Kembali? Kemana?" Alex menahan tawanya.
"Kamu bilang Kamu akan kembali setelah menyelesaikan tugas mu Al" Qiara nampak kesal.
Alex tertawa "Aku tidak tau apa Aku akan kembali atau tidak"
"Ke...Kenapa Al?"
"Sepertinya Aku akan kembali jika Kamu merindukan ku" Alex tertawa.
Namun berbeda dengan Qiara. Pipi Qiara terasa memanas, jantungnya berdebug dengan sangat cepat. "Wah sekarang Kamu pandai merayu ya. Berapa banyak wanita yang sudah Kamu rayu?"
"Hmm berapa ya? Aku tidak ingat" Alex tertawa namun Qiara nampak mengerutkan dahinya.
"Kenapa diam Ra? Apa Kamu sudah tidur? Ayolah ini masih sore kan?"
"Tidak, Aku tidak tidur"
"Lalu? Ayo katakan kalau Kamu merindukan ku. Aku janji akan segera menemui mu"
"Aku... Aku tidak suka dekat dengan laki-laki yang merayu banyak wanita"
Alex tertawa "Jadi karena itu Kamu diam? Ya ampun Ra, Aku salah mengira. Sepertinya Kita seumuran" Alex masih tertawa.
"What? Kamu jauh lebih muda dariku. Jadi jangan kira Aku pencemburu seperti gadis-gadis seusia mu"
Alex semakin tertawa "Baiklah Kak Qiara. Jadi apa Aku perlu untuk kembali?"
"Tentu saja"
"Kenapa?"
__ADS_1
"Kamu sudah berjanji kepada ku untuk segera menemui ku..." Qiara menutup mulutnya. Kenapa dia harus merajuk bagaikan seorang remaja yang tengah jatuh cinta.
Alex tertawa "Baiklah, nantikan Aku disana. Aku akan segera kesana setelah sidang ku selesai"
Qiara tersenyum senang "Baik, Aku akan menunggu mu"
Panggilan pun berakhir, Qiara berguling-guling di atas kasur. Perasaannya benar-benar sangat bahagia.
"Alex, Kamu sudah menyihirku menjadi seorang remaja yang tengah jatuh cinta. Aku tidak bisa menjadi perempuan berusia 27 tahun saat bersama mu"
Qiara meraih ponselnya dan melihat pesan Aarav di layar ponselnya "Aarav? Ya ampun Aku lupa untuk membalasnya"
Qiara nampak bingung "Apa Aku tolak saja ajakan Aarav?"
"Tapi dia kan hanya meminta ku menemani menjelajah Kota ini"
Akhirnya Qiara menyetujui ajakan Aarav.
Aarav : "Aku kira Kamu sudah tertidur"
Qiara : "Tidak, Aku belum tidur"
Aarav : "Apa Kamu berpikir untuk menolak ajakan ku?"
Qiara : "Tidak Aarav, Aku akan menemani Kamu akhir pekan"
Qiara akhirnya memejamkan matanya dan terlelap dalam mimpinya.
Akhir pekan tiba, Aarav datang menjemput Qiara. Mereka memutuskan untuk pergi ke taman Kota.
"Ternyata di sini memiliki tempat-tempat yang menarik ya"
Qiara tersenyum dan menganggukkan kepalanya. "Setiap malam akhir pekan ada pesta air mancur disini. Airnya akan mengeluarkan cahaya warna lampu yang berwarna-warni"
"Wah pasti menyenangkan. Aku penasaran"
"Baiklah dokter Aarav, Aku akan menemani mu untuk melihat pertunjukkan malam ini"
"Terimakasih dokter Qiara"
Mereka pun tertawa bersama.
Qiara dan Aarav menghabiskan waktu dengan berkeliling Kota dan di akhiri dengan membeli beberapa makanan.
__ADS_1
"Tempat makan ini salah satu tempat makan favorit bagi para remaja"
"Oh ya? Kenapa?" Aarav melihat sekitar.
"Coba lihat kursi ini. Satu meja tidak lebih dari dua kursi, makanya tempat ini terkenal dengan couple resto"
"Kamu benar, satu meja hanya untuk dua orang" Aarav melihat masing-masing meja yang dilengkapi dengan dua kursi.
"Jangan bilang ini pertama kali Kamu kemari" Aarav tertawa.
"Tentu saja tidak, Aku pernah kemari. Bersama Cla"
"Dokter Cla? Ya ampun Aku kira dengan siapa" Mereka pun tertawa bersama.
"Lalu kenapa Kamu membawa ku kemari? Kamu ingin couple dengan ku?"
"No, bukan karena itu. Tempat ini juga dikenal dengan makanannya yang enak"
"Baiklah, rekomen kan kepada ku makanan yang enak"
"Siap" Qiara memesan beberapa makanan.
Tak berapa lama, makanan tiba. Qiara dan Aarav makan bersama.
"Enak, ini enak Ra"
"Aku bilang apa. Makanlah selagi panas, rasanya lebih nikmat"
Aarav menganggukkan kepalanya dan melahap beberapa makanan dj atas meja.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Haii Zheyeeenk, Aku up lagi kaaan....
...Intinya berapa kalipun Kalian komen "Up" kalau Aku sedang ada pekerjaan dan mood ku kurang baik, tetep Aku gabisa Up....
...Karena Up itu butuh mood yang baik supaya feel nya dapet....
...Makanya komen pendapat Kalian yaa Zheyeeenk, yuuk sama-sama baikin mood....
__ADS_1
...Jangan lupa like dan vote juga yaa...
...Mampir juga ke novel ku yang lainnya "Because One Night" Babang Dito menunggu Kalian di sana 🥰🥰...