
Alex mengajak Qiara ke salah satu cafe yang ada di Kota. Alex duduk di hadapan Qiara.
"Kenapa Al?"
"Ini masalah Anna. Semalam dia cerita kepada ku soal penyakitnya"
"Bagaimana? Apa terjadi masalah yang serius"
Alex menarik nafas panjang "Entahlah, yang pasti ini tidak akan berdampak baik"
"Katakan apa yang terjadi? Apa terjadi kendala di luar batas normal?" Qiara sudah pernah menjelaskan beberapa kondisi yang mungkin terjadi pada Anna, Qiara meminta Alex untuk selalu tenang dan tetap mendampinginya.
"Dokternya mengatakan kalau penyakitnya sudah merambat pada organ otak. Perlahan ingatannya akan memudar"
"Ya ampun, itu masalah serius Al. Walaupun jangka waktunya cukup lama, namun tetap itu akan berdampak sangat buruk bagi Anna. Bahkan kemungkinan terparahnya adalah dia sama sekali tidak ingat apapun"
"Apa yang harus Aku lakukan Kak? Bagaimana kalau Anna melupakan ku" Alex nampak sangat prustasi.
"Buat kenangan-kenangan terindah bersamanya, kenangan yang tidak mudah untuk dilupakan. Abadikan momen tersebut atau Kalian bisa membuat semacam tanda setelah melakukan hal tersebut. Bisa berupa diary bersama atau berikan dia sesuatu setiap kali Kalian bertemu, biarkan dia menyimpannya"
"Apa itu bisa membantu?"
"Aku tidak yakin Al, tapi paling tidak itu akan memperpanjang ingatannya. Cobalah"
"Baiklah Aku akan mencobanya, Aku benar-benar tidak bisa kehilangannya. Anna gadis periang yang berhasil meluluhkan hatiku"
"Jangan bilang kalau dia cinta pertama mu" Qiara menatap Alex dengan sangat intens.
"Tentu saja tidak. Dia perempuan yang Aku cintai setelah Mommy dan kedua saudara kembar ku" Alex mengingat wajah perempuan-perempuan yang sangat ia rindukan.
__ADS_1
"Yes I know Al. Aku bisa melihatnya dari raut wajah mu. Jaga dia Al, jangan buat dia kecewa dan berjanjilah untuk selalu berada di sampingnya"
"Terimakasih Kak, Aku benar-benar beruntung bisa mengenal mu"
"Hei, Aku yakin ini tidak akan terjadi jika Kamu hanya mengenal ku. Kamu bersikap seperti ini hanya karena Kamu sedang sendirian di negara ini"
Alex tertawa "Kamu benar Kak, Aku merasa menjadi pribadi yang berbeda saat Aku bertemu dengannya"
"Lakukan Al selama itu membuat Kalian menjadi lebih baik"
Alex tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
Alex benar-benar merasa beruntung karena bisa bertemu Qiara di saat yang tepat.
Keesokan hari Alex menghampiri Anna yang sedang duduk di rumahnya.
"Maaf Non, ada tamu"
"Alex, ya ampun kenapa Kamu tidak memberitahu ku kalau Kamu akan kemari"
"Jika Aku memberitahu mu, Kamu tidak akan terkejut seperti ini dan itu bukan kejutan" Alex duduk di samping Anna.
"Hmm Kamu benar, Kamu berhasil membuat ku terkejut" Anna memeluk Alex.
"Apa kegiatan hari ini?"
"Tidak ada"
"Malam ini Aku ingin mengajak mu melihat bintang lebih dekat"
__ADS_1
Anna nampak bersemangat "Kemana?"
"Jangan tanya kemana An, itu kejutan"
"Manis sekali sih membuat kejutan terus untuk ku. Baiklah Aku akan ikut, sepertinya Daddy akan pulang malam hari ini"
"Oke" Alex mengacak rambut Anna.
Hari berganti malam, Alex menjemput Anna dengan mobil sport baru pemberian Ziano.
"Waw, mobil siapa ini Al?"
"Aku meminjamnya" Alex membukakan pintu mobil untuk Anna.
"Pinjam? Dari siapa? Memang ada yang mempercayai mu?" Anna tertawa.
"Ada, dari Daddy ku" Alex merasa puas karena kini Anna membelalakkan matanya.
Alex melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, dia ingin menikmati perjalanan bersama Anna.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
......Yoo bisa yoo Alex memberikan kesan yang baik untuk Anna, supaya Anna selalu mengingatnya 😎......
...Mana nih tim Alex Anna?...
__ADS_1
...Jangan lupa beri komentar dan tinggalkan jejak ❤ Kalian yaaaa 🥰🥰...