Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)

Regenerasi Cinta (Istri Ceo 2)
Episode 31


__ADS_3

Hari penobatan Kevin sebagai presiden direktur pun tiba. Ziano mengundang seluruh kolega dan karyawan yamg bekerja untuknya. Selain untuk mengenalkan Kevin, Ziano juga berterimakasih atas kerja sama yang telah terjalin selama ini.


Ziano bertemu dengan beberapa sahabat lamanya, mereka berbincang kemudian mengucapkan selamat kepada Kevin juga Ziano.


Seluruh anggota keluarga Argora hadir di acara tersebut. Ziano mengenalkan Kevin kepada beberapa sahabat sekaligus koleganya.


"Aku yakin Kevin akan menggantikan Ziano dengan baik. Dia sudah menunjukkan kehebatannya sejak kecil"


"Kamu benar, dia sudah diajak bekerja oleh Ziano sejak usia tiga taun"


"Tau begitu, Aku akan mengajak anak ku bekerja sejak usia dua taun agar Aku bisa menikmati masa tua sepertimu"


Mereka pun tertawa, "Kevin memang anak yang hebat. Aku tidak memaksanya untuk bekerja, tapi dia bekerja dengan sangat baik" Ziano menepuk pundak Kevin


"Itu terlalu berlebihan, Daddy selalu memberikan contoh yang baik kepada ku"


"Lihatlah bagaimana mereka saling memuji"


Seorang laki-laki paruh baya menghampiri Kevin, "Selamat Tuan Kevin, Saya percaya Anda sangat mampu memimpin perusahaan yang sangat besar ini. Tidak salah Aku memilih Anda sebagai partner kerja Saya"


"Tuan Wilson, terimakasih sudah menghadiri undangan Kami. Daddy, ini adalah Tuan Wilson yang Aku ceritakan"


"Tuan Ziano? Senang bertemu dengan Anda. Kami mendengar banyak hal tentang Anda. Saya sangat beruntung bisa bertemu dengan orang hebat seperti Anda" Tuan Wilson menjabat tangan Ziano.


"Terimakasih Tuan, selamat bergabung bersama perusahaan Kami. Kevin bercerita banyak tentang Anda, Anda tidak kalah hebat Tuan Wilson"


"Terimakasih Tuan Ziano. Semoga kerja sama Kita berjalan dengan baik"


"Tentu Tuan Wilson"


Kevin menemani Tuan Wilson untuk sekedar mengobrol.


"Tuan Ziano sangat beruntung memiliki putra seperti mu. Dia bisa menikmati masa tua nya dengan sangat tenang"


"Anda benar Tuan, ini saatnya Kami sebagai putranya memberikan kesempatan kepada Daddy untuk beristirahat"


"Saya mempunyai seorang putri, Saya tidak yakin dia bisa menggantikan Saya" Tuan Wilson tertawa.


"Semua anak sama Tuan, mereka mempunyai kemampuan yang hebat di bidangnya masing-masing. Bahkan adik ku kini ingin mengambil pendidikan sebagai arsitek" Kevin menunjuk Alex.


"Oh benarkah, Anda benar Tuan. Putriku kini bekerja sebagai sekretarisku. Mungkin suatu saat dia bisa menggantikan posisiku"


"Anda benar Tuan, tidak ada yang tidak mungkin"


Acara terus berlanjut hingga hampir tengan malam, Kevin memutuskan untuk duduk di sebuah taman dan melakukan video call dengan Cla.


"Bagaimana hari mu Cla?"


"Berjalan baik Kak, Aku mulai menemukan beberapa teman yang bisa Aku ajak berbicara"

__ADS_1


"Syukurlah Cla, Aku senang sekali mendengarnya"


"Oh iya, selamat Tuan Direktur. Semoga perusahaan yang Anda pimpin bisa lebih maju lagi" Cla tertawa.


"Terimakasih calon Ibu Direktur. Aku ingin sekali Kamu ada di sampingku saat ini"


"Tunggu Aku"


"Aku akan selalu menunggu mu Sayang"


"Acaranya belum selesai Kak? Bukankah di sana sudah tengah malam?"


"Benar, Aku ingin sekali mengakhiri acara ini"


"Jangan terlalu memaksakan Kak, istirahatlah jika Kamu membutuhkannya"


"Iya Cla, sepertinya Aku akan berpamitan kepada Daddy. Mommy, Alea dan Alana sudah pulang sejak tadi"


"Katakan kepada Uncle Ziano, dia harus menjaga kesehatannya. Jangan terlalu capek"


"Baiklah Ibu dokter. Aku akan menyampaikannya kepada Daddy"


Cla pun tertawa dan mereka mengakhiri panggilannya.


Cla saat ini sedang merebahkan tubuhnya di sebuah apartemen mewah. Cla merasa sangat senang karena selama dia berada di tempat itu, Kevin selalu memberikan perhatian lebih kepadanya. Terlebih lagi Amanda dan Kendra yang tidak pernah absen untuk melakukan panggilan video kepadanya.


"Rasanya Aku ingin sekali segera menyelesaikan pendidikan ini. Aku ingin memejamkan mataku dan membuka mataku dalam keadaan telah menyelesaikan pendidikan ini"


Di tempat lain, Kevin, Alex dan Ziano sedang dalam perjalanan pulang.


"Sekali lagi selamat ya Boy, Daddy yakin kalau Kamu bisa memimpin perusahaan dengan sangat baik. Dan Kamu Al, raihlah mimpi mu. Daddy yakin Kamu akan tumbuh menjadi orang hebat seperti Kakak mu"


"Pasti Daddy, bahkan nanti Kak Kevin akan memakai jasaku untuk membuat gedung-gedung pencakar langit"


Ziano tertawa dan mengusap kepala Alex. "Daddy bangga mempunyai anak-anak seperti Kalian"


"Terimakasih Daddy. Kami juga bangga mempunyai Daddy sepertimu"


......................


Pagi hari Kevin ke kantor seperti biasa, Alea dan Alana menatap tajam para pegawai yang sedang mencari perhatian Kevin.


Seperti saat ini, seorang karyawan perempuan menghampri Kevin "Tuan, Ibu Saya membuatkan sarapan terlalu banyak hari ini. Ibu Saya bilang, berikan makanan ini kepada bos baru Saya"


Kevin hendak menerima makanan itu namun Alea menahannya "Maaf Nona, Tuan Kevin bukan tempat menampung makanan sisa Anda"


"Alea?" Kevin membelalakkan matanya.


"Ayo Kak, Kita tidak tau mana orang baik dan mana orang yang pura-pura baik" Alana menarik Kevin menuju lift.

__ADS_1


"Berani sekali mereka menatap Kak Kevin seperti itu"


"Awas kalo Kak Kevin melirik perempuan lain"


"Ya ampun Alea, Alana. Mereka hanya menyapaku. Lagian Aku sudah mempunyai Cla. Mana berani Aku melirik perempuan lain"


"Baguslah kalau Kak Kevin ingat itu"


"Apa? Mana mungkin Aku berani sedangkan Kalian mengawasiku dengan sangat ketat" Kevin tertawa.


"Memang itu tujuan Kami. Mereka memandang Kak Kevin dengan tatapan tidak wajar"


"Sudahlah, tidak baik berprasangka buruk kepada orang lain. Mommy tidak nengajarkan Kita seperti itu"


"Ya ampun Kak, Kamu sudah menjadi presdir. Kenapa Kamu masih sangat baik sih?" Alea menatap Alana "Kita harus benar-benar menjaga Kak Kevin dengan baik"


"Benar Alea, Aku setuju"


Kevin hanya menggelengkan kepalanya.


Mereka tiba di lantai paling atas, "Kak, mau Aku bawakan makanan?"


"Tidak perlu Alea, Kalian istirahatlah. Pesta semalam pasti membuat Kalian lelah"


"Terimakasih Kak, Aku ingin sekali hari ini Daddy meliburkan kantor"


"Tidak bisa Alea, ini sudah menjadi kesepakatan Kita. Hari ini pekerjaan belum banyak, jadi manfaatkan untuk beristirahat"


Pintu tiba-tiba diketuk, Alea segera membuka pintu. Nampak Tuan Wilson bersama seorang gadis muda, cantik, karismatik dan terlihat sangat aggun.


"Maaf mengganggu Anda pagi-pagi sekali Tuan Kevin. Ini Nayla, Putriku sekaligus sekretarisku"


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...Pasti banyak yg komentar "Nggak seru,ada pelakor"...


...Atau ancam unfavorit. Gapapa deh ya, tapi Aku yakin Kalian bakalan penasaran. 😄😄😄...


...Jadi kenapa Aku hadrikan Nayla, itu untuk bumbu-bumbu cinta antara Kevin dan Cla aja....


...Jangan lupa tinggalkan jejak Kalian Kakak Zheyeeenk....


...Like, komen dan Vote juga ya hihi...


...Dapet salam nih dari presdir baru Kita...

__ADS_1



__ADS_2