
Acara berlangsung hingga malam tiba. Cla merasa sangat kelelahan.
Seluruh tamu undangan sudah meninggalkan lokasi pesta.
"Kita akan pulang kemana Kak? Rumah..." Cla berbisik.
Kevin menggenggam tangan Cla dan menuntunnya.
"Yuuk" Kevin menuntun Cla naik ke mobilnya.
Cla nampak kebingungan, namun dia mengikuti perintah Kevin. Cla duduk kursi depan.
Seluruh anggota Keluarga lagi-lagi mengucapkan selamat. Saat Kevin memasuki mobil, semua orang melambaikan tangannya.
"Kak? Kenapa Mereka tidak ikut? Kita mau kemana? Honeymoon? Luar Negeri kah?"
"Pakai sabuk pengaman mu Sayang" Kevin membantu memasangkan sabuk pengaman di tubuh Cla.
"Aku belum mempersiapkan barang-barang milikku Kak" Cla masih saja mengoceh.
"Ya ampun Sayang, jangan memancingku untuk memakan mu disini"
Cla membelalakkan matanya, kemudian tangannya mengelus bahu Kevin. "Tenanglah, mengemudi saja dengan baik ya Honey"
Kevin tersenyum saat melihat raut wajah Cla yang sedikit panik.
Mereka melakukan perjalanan selama tiga puluh menit.
Kevin memarkirkan mobilnya di sebuah halaman rumah yang sangat mewah.
Kevin keluar dari mobil dan membukakan pintu mobil untuk Cla.
Cla mengulurkan tangannya untuk meminta bantuan Kevin, gaun pengantin yang digunakan membuatnya kesulitan untuk keluar dari dalam mobil.
"Kak..."
__ADS_1
"Rumah Kita"
"What?" Cla membelalakkan matanya, Cla langsung memeluk Kevin.
Kevin membalas pelukan Cla "Kamu ingat Sayang pernah bercerita kepada ku rumah impian mu?"
Cla mengingat saat dia duduk di bangku sekolah dasar. Cla, Nathan, Nathar dan Kevin duduk bersama sambil memakan bekal makanan yang Mereka bawa. Cla berkata bercita-cita ingin menjadi seorang princess yang kemudian menikah bersama seorang pangeran. Dia ingin mempunyai rumah seperti istana, namun sederhana. Saat itu Nathan dan Nathar tertawa "Bagaimana mungkin istana sederhana? Istana itu pasti mewah dan besar Kak"
"Ada ko, pasti ada"
Cla melepas pelukannya dan menatap Kevin, "Maksud mu saat Kita masih kecil?"
"Ya, dan Kamu lah princess di rumah ini"
Cla kembali memeluk Kevin "Aku tidak menyangka kalau Kak Kevin menanggapi ucapan ku dengan serius"
"Impian mu adalah tugas ku untuk mewujudkannya"
"Terimakasih Sayang"
"Bukan begitu cara berterimakasih yang benar"
"Lalu?" Cla melingkarkan tangannya di pundak Kevin.
"Aku akan mengajarimu cara berterimakasih kepada suami mu" Kevin berjalan sambil ******* bibir Cla.
Cla membelalakkan matanya, namun perlahan mulai menikmatinya.
Kevin membawa Cla ke dalam sebuah kamar yang dipenuhi kelopak bunga mawar merah.
Nafas Mereka sudah terengah-engah. Kevin menurunkan tubuh Cla di atas tempat tidur.
"A...Aku ingin membersihkan tubuh ku dulu"
"Baiklah" Kevin kembali mengangkat tubuh Cla.
__ADS_1
"Emmm Kak, Aku mau mandi"
"Aku juga"
"La...Lalu?"
"Kita mandi bareng saja"
"Tapi Kak..." wajah Cla memerah karena malu.
Kevin tertawa "Aku hanya mengantar mu, mandilah dengan tenang"
Kevin menurunkan Cla di dalam kamar mandi. Kevin meraih pinggang ramping milik Cla. Cla menatap Kevin dengan jantung yang berdegub kencang.
"Aku hanya membantu mu membuka gaun ini. Kamu pasti akan kesulitan" Kevin menurunkan resleting yang terletak di punggung Cla.
Cla menundukkan wajahnya karena malu, dia berpikir kalau Kevin akan benar-benar mengajaknya mandi bersama.
Kevin mengecup puncak kepala Cla "Aku tunggu di luar Honey"
Cla menganggukkan kepalanya, Kevin pun meninggalkan Cla di dalam kamar mandi sendirian.
Cla menarik nafas panjang. "Apa Aku seharusnya membiarkan Kami mandi bersama? Aaah Aku bingung"
Kevin yang mendengar dari luar tersenyum. "Kamu begitu menggemaskan" Kevin pun menggunakan kamar mandi yang terletak di luar kamar.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Gimana? Udah nunggu kaaan? Mau ngintip yaa? 😂 Yeee nunggu lagi....
...Tunggu Aku mood buat Up malam pertama Mereka yaaaa *ups🤭🤭...
__ADS_1
...Oh ya jangan lupa tinggalkan jejak ❤ dan Komentar kalian yaaaa zheyeeeenk 😉😉😉...