
Cla sudah siap dengan pakaian casual dan mantel tebalnya. Cuaca sepertinya sedang sangat dingin.
"Kamu yakin akan berangkat malam ini?"
"Ayo Kak" Cla menarik lengan Kevin.
Kevin pun mengikuti keinginan Cla.
Mereka pergi berjalan-jalan bersama. Cla merasa menjadi orang yang paling bahagia di dunia. Tidak henti-hentinya Cla memegang lengan kekar milik Kevin dengan senyum di wajahnya.
Saat ini mereka tengah berada di pusat kota. "Suasana malam ternyata lebih ramai daripada siang tadi"
"Iya benar, banyak sekali orang berkunjung kemari" Kevin menggenggam tangan Cla, dia tidak ingin tubuh Cla yang mungil terseret oleh banyaknya pengunjung.
"Kita akan mulai dari mana Kak?"
"Kita cari makan saja dahulu. Kamu belum makan kan?"
"Kamu memang paling pengertian Kak" Cla tertawa karena perutnya memang sudah mulai bergemuruh saat menghirup aroma makanan di sekitar Mereka, namun karena banyaknya orang maka Kevin tidak menyadari itu.
Cla memilih kedai makanan yang terlihat banyak dikunjungi orang.
"Antrian nya panjang Sayang, Kamu yakin mau makan disini?"
"Yes, Aku yakin" Cla menganggukkan kepalanya dengan mantap.
"Disana bukannya menjual makanan yang sama? Apa Kita makan disana saja? Sepertinya disana cukup sepi" Kevin menunjuk kedai makanan di seberang Mereka.
__ADS_1
"No Kak, Kak Kevin harus tau. Ketika kedai makanan dikerumuni banyak orang, percayalah makanan itu pasti sangat lezat. Orang-orang tidak akan mau menghabiskan waktu dengan mengantri jika makanan tersebut tidak lezat" Cla menahan tangan Kevin.
"Baiklah Aku mengalah. Kalau begitu Kamu tunggu disana, cari tempat duduk yang nyaman. Biarkan Aku yang mengantri"
"Tidak mau" Cla menggelengkan kepalanya. "Aku tidak ingin ada perempuan lain yang mengambil kesempatan untuk berdekatan dengan Kak Kevin"
Kevin tertawa, "No Honey. Apa Kamu masih tidak percaya padaku?"
"Kamu baik kepada semua orang Kak, makanya Kita sempat salah paham"
"Aku tidak akan mengulanginya lagi Sayang, Aku akan melambaikan tanganku kepadamu setiap menit. Agar orang-orang tau kalau Aku adalah kekasih mu" Kevin tidak ingin Cla merasa pegal karena harus mengantri.
"Baiklah, janji ya"
"Iya Aku janji Sayang"
Cla nampak sudah duduk dengan manis kemudian melambaikan tangannya kepada Kevin. Kevin membalas lambaian tangan Cla. Cla tersenyum senang karena Kevin menepati janjinya.
Sudah hampir satu jam akhirnya Kevin dapat memesan makanannya. Kevin memesan satu porsi dari setiap menu yang ada.
"Sebanyak ini?" Cla membelalakkan matanya saat makanan tiba di depan Mereka.
"Kamu lupa menyebutkan pesanan mu princess, jadi Aku memesankan semuanya"
Cla tertawa, namun dia menyukai semuanya. Cla memang sangat menyukai kuliner, bahkan perutnya akan berkontraksi saat hidungnya mencium aroma makanan.
Cla memulai mencicipi makanan satu persatu, "Waw pantas saja Mereka mengantri seperti itu, makanan ini sangat lezat Kak"
__ADS_1
"Kalau begitu makanlah Sayang"
Cla pun memakan makanannya dengan sangat lahap, Kevin hanya tersenyum melihat Cla yang sangat menyukai makanan di depannya.
"Aku tidak menyangka kalau Kamu makan sebanyak ini"
"Hidup itu harus sehat Kak, ketika Aku senang makan, maka harus dibarengi dengan olahraga yang teratur"
"Baiklah-baiklah ibu dokter cantik. Kamu menang"
Cla tertawa kemudian melanjutkan melahap makanannya.
Kevin menatap dengan penuh cinta "Aku semakin yakin untuk menikahi mu Cla"
"Uhuk uhuk..." Kevin memberikan segelas minuman kepada Cla.
"Pelan-pelan Sayang, kenapa Kamu masih salah tingkah seperti ini? Padahal Kamu tau Aku akan benar-benar menikahi mu" Kevin pun tertawa melihat wajah Cla yang semakin memerah.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Nih Aku kasih yang manis-manis....
...Jangan dulu nanya apa rencana Daddy Ken ya, Kita biarkan dua insan ini bahagia dengan caranya sendiri....
__ADS_1
...Jangan lupa klik ❤ yaa Zheyenk kuuu 🥰🥰...