
Cla berangkat menuju rumah sakit diantar oleh Kevin. Sepanjang perjalanan Cla nampak murung.
"Kenapa Honey? Apa Kamu kelelahan? Kamu bisa istirahat jika hari ini tidak ingin bekerja"
Cla menggelengkan kepalanya.
"Lalu kenapa?" Kevin mengusap kepala Cla.
"Maafkan Aku. Aku seharusnya tidak bersikap begitu" Cla menundukkan kepalanya.
"Apa? Tidak apa-apa, Aku tau ini hormon..."
Cla tiba-tiba memeluk Kevin dan menangis sejadi-jadinya.
"Honey? Are you oke? Kita bisa pulang jika..."
"Tidak, Aku sudah ada janji dengan pasien ku"
"Tapi Kamu sedang tidak baik-baik saja" Kevin nampak khawatir.
"Pergilah, Kita akan bertemu nanti sore" Cla segera keluar dari dalam mobil.
Kevin benar-benar nampak kebingungan "Ya ampun Cla"
Cla memasuki rumah sakit dan berpapasan dengan Aarav. "Selamat pagi dokter Claretta"
"Oh ya selamat pagi dokter Aarav" Cla menganggukkan kepalanya.
Qiara nampak datang dari arah berlawanan "Cla..."
"Haii Ra..."
"Selamat atas kehamilan mu. Ya ampun Aku senang sekali kalau tidak lama lagi Aku akan menjadi Aunty" Qiara memeluk Cla dengan sangat senang.
Aarav yang mendengar itu menghampiri Mereka "Anda hamil? Selamat dokter"
"Terimakasih dok" Cla menganggukkan kepalanya.
"Aku senang sekali saat mendengar kabar kalau Kamu hamil Cla"
"Aku juga sangatt senang. Berasa mimpi Ra. Oh iya cepet nikah dong supaya anak Aku ada temen kalo Kita pergi bersama"
__ADS_1
Wajah Qiara nampak memerah "Sudahlah Cla, Kamu tau kan kalau sampai saat ini bahkan Aku belum mempunyai calon..."
"Jadi Anda single dokter Qiara?"
Cla menutup mulutnya "Ya ampun Ra, maafkan Aku. Aku kira tidak ada dokter Aarav"
"Tidak apa Cla. Kami sudah berteman" Qiara nampak tersenyum.
"Benar, kemarin Kami pergi..."
Qiara menarik lengan Aarav, Cla nampak penasaran. "Pergi kemana Kalian?"
"Ah tidak Cla, tidak kemana-mana"
"Ayolah Ra, kenapa menyembunyikannya dariku?" Cla menarik lengan Qiara.
Namun dokter Jerry tiba dan Mereka pun kembali ke ruangan masing-masing.
"Jangan katakan apapun kepada Cla"
"Kenapa?" Aarav nampak bingung.
"Baiklah jika Kamu tidak ingin Aku menceritakannya, Aku akan tutup mulut" Aarav memberikan kode mengutup mulutnya.
Qiara tersenyum "Terimakasih. Aku hanya tidak ingin Cla salah paham"
"Tenang saja" Aarav tersenyum.
Malam hari tiba, Cla tengah duduk di atas kasur dengan wajah cemberutnya.
"Kenapa Honey?" Kevin menghampirinya.
"Entahlah, Aku kesal"
"Kenapa? Katakan padaku apa yang membuatmu kesal?" Kevin duduk di hadapan Cla.
"Hubbie, sepertinya ada sesuatu diantara Qiara dan Aarav. Tapi Qiara menyembunyikannya dariku. Dia bilang tidak ada apa-apa di antara Mereka. Padahal jelas sekali Aku mendengar Aarav berkata kalau kemarin Mereka pergi bersama"
Kevin tersenyum "Sudahlah, Qiara mungkin tidak ingin menceritakannya kepada mu karena memang tidak ada apa-apa di antara Mereka. Lagian bukankah Qiara sedang dekat dengan Alex?"
"Entahlah, Qiara bilang Alex sudah lama tidak menghubunginya"
__ADS_1
"Itu mungkin karena Alex sedang sibuk dengan tugas akhirnya. Alex bilang dia bilang menyelesaikan perkuliahannya akhir bulan ini" Kevin mengelus kepala Cla yang kini tengah berbaring.
"Begitu ya, semoga Alex segera menyelesaikan perkuliahannya sebelum Qiara benar-benar mempunyai hubungan dengan Aarav"
Kevin tertawa "Kenapa Kamu bersikeras menjodohkan Qiara dengan Alex?"
"Aku merasa Mereka cocok saja"
Kevin tersenyum "Aku percaya feeling dari ibu hamil seperti mu" kemudian mencium perut Cla yang masih nampak rata.
"Sayaaaang, geli..."
"Saat Aku membayangkan perutmu membuncit, rasanya akan sangat lucu"
Mereka tertawa bersama.
Qiara tengah memainkan ponselnya sambil merebahkan tubuhnya "Semoga Cla tidak salah paham kepada ku. Aku tidak ingin Cla berpikiran Aku dekat dengan Aarav, karena Aku..."
Ponsel Qiara bergetar menandakan pesan masuk. Dilihatnya pesan yang dikirim oleh Aarav "Pekan nanti temani Aku lagi ya Ra"
Qiara diam sejenak, dia hendak membalas pesan tersebut namun ponselnya berdering menandakan panggilan masuk.
"Alex..."
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Haiii zheyenk-zheyenk kuuu......
...Jangan lupa like, komen dan berikan dukungan Kalian buat karya ku 🥰🥰🥰...
...Oh yaa, sambil nunggu... Kalian bisa mampir ke novel ku "Because One Night"...
...Ceritanya seru, semua berubah dalam satu malam....
...Aku tunggu Kalian disana yaa 😘...
...Jangan sungkan untuk mampir 🤗🤗...
__ADS_1