
Hari ini Cla memulai perkuliahannya kembali. Sedangkan Kevin sibuk melakukan meeting online bersama Alea serta Alana.
Amanda begitu senang saat mengetahui hubungan Cla dan Kevin yabg semakin membaik.
"Kenapa senyum-senyum begitu Sayang?" Kendra mengecup pipi Amanda.
"Aku senang melihat hubungan Cla dan Kevin yang semakin membaik" Amanda tersenyum menatap Kendra penuh cinta.
"Kalau begitu, katakan apa kepada ku?" Kendra duduk di samping Amanda.
"Terimakasih Bie, I love you more than anything honey" Amanda memeluk Kendra.
"Itu saja? Aku ingin lebih"
"Lebih?" Amanda nampak bingung.
"Iya lebih. Misalkan membuat Cla junior"
Pipi Amanda seketika memerah kemudian memukul bahu Kendra. "Dasar tidak tau umur Kamu bie"
Kendra tertawa "Pipi mu masih saja memerah seperti ini, bagaimana Aku bisa menyadari umur ku. Jiwa muda ku selalu bergejolak saat bersama dengan mu"
"Sudah bie, sudah mau punya menantu loh. Masih saja"
Bukannya berhenti, Kendra malah memeluk Amanda kemudian mengangkat tubuhnya.
"Mau kemana Bie? Turunkan Akuuuu..."
Kendra tertawa saat Amanda meronta meminta diturunkan kemudian mereka menghilang di balik pintu kamar.
Di tempat lain Cla sedang bersemangat dalam mengerjakan beberapa proyek kampus.
__ADS_1
"Semangat sekali, ada apa nih?" Sheira menghampiri Cla.
"Hai..."
"Kalau tidak salah, Aku melihat mu bersama seorang pria di pesta kembang api beberapa waktu lalu. Apa itu benar Kamu Cla?"
"Oh ya? Kenapa tidak menyapaku?"
"What? Jadi beneran Kamu Cla? Kapan kalian mulai kencan?" Sheira nampak penasaran.
"Dia pria yang selalu Aku ceritakan kepada mu Sheira"
"Pria itu? Jadi maksud mu dia menyusul mu kemari?"
Cla menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.
"Pantas saja Kamu nampak bahagia seperti ini. Romantis sekali sih, baru beberapa waktu Kalian bertemu sudah disusul lagi"
"Dia melamar mu? Dia melamar mu Cla? Aaaaaa selamat darling. Aku turut bahagia untuk mu" Sheira memeluk Cla dan Cla membalas pelukan Sheira.
"Terimakasih Sheira. Suatu saat Aku pasti akan sangat merindukan mu"
"Aku juga, Aku akan sangat merindukan mu"
Sementara Kevin merasa sangat kesal karena masih ada kurir yang mengantarkan sebucket bunga untuk Cla tanpa ada keterangan pengirimnya.
"Maaf Tuan, Kami tidak bisa menerima barang-barang ini lagi. Tolong kembalikan kepada sang pengirim"
"Tapi Tuan, Saya tidak tau harus mengembalikannya kepada siapa. Tolong bantu Saya Tuan, terima saja barang ini. Saya akan mendapatkan teguran kalau membawa kembalj barang ini"
Kevin menarik nafas panjang "Dimana Saya harus memberikan tanda tangan?"
__ADS_1
"Disini Tuan, terimakasih"
Kevin menutup pintu apartemen dan menatap bubga tersebut. "Siapa Kamu? Beraninya bersembunyi seperti ini"
Kevin nampak menghubungi seseorang "Selidiki mulai saat ini. Sekecil apapun yang terjadi, segera laporkan kepada ku"
"Baik Tuan"
"Sebenarnya siapa yang mengirim bunga seperti ini? Cla hanya mengenal orang-orang di universitasnya. Tidak mungkin ini dikirim dari orang luar"
Tidak lama kemudian Kevin mendapat panggilan dari Alea "Kenapa Alea?"
"Kak, gawat Kak. Ada hacker yang menyerang website Kita"
"Apa? Apa Kamu sudah menghubungi Robin? Amankan seluruh data milik perusahaan. Jangan sampai dia mendapatkan informasi apapun dari website Kita"
"Aku sudah menghubungi Robin, tapi sudah hampir satu jam Robin belum bisa memulihkannya. Sepertinya hacker hanya menutup Akun Kita sementara tanpa mengganggu isinya"
"****, siapa yang berani melakukan ini kepada ku? Aku akan pulang malam ini"
"Lalu Kak Cla?"
"Aku sudah mengirim orang untuk menyelidikinya"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
......Sabar Babang Kevin, ini godaan 🥱🥱......
__ADS_1
...Ayoo jangan lupa tinggalkan jejak ❤ Kalian Zheyeeenk 😘😘😘...