
Hari yang dinanti pun telah tiba. Cla tengah bersiap ditemani Amanda.
"Akhirnya hari yang dinanti telah tiba. Kamu terlihat sangat cantik Sayang"
"Daddy bangga dengan mu princess" Kendra mengelus kepala Cla.
"Terimakasih selalu mendukung ku"
"Apapun itu, Kami selalu mendukung yang terbaik untuk mu Sayang"
Cla melihat Nathan, Nathar dan Kevin tengah berbincang di ruang tengah.
"Sudah siap?" Kevin menatap Cla.
Cla menganggukkan kepalanya. Kevin memandang Cla dengan penuh cinta. Dia bahkan mengabaikan semua orang yang ada di sekitarnya.
"Ehm" Kendra membuyarkan lamunan Kevin.
Nathan dan Nathar tertawa melihat wajah Kevin yang nampak memerah.
"Sudahlah Kak jangan ditatap seperti itu, dia milik mu" Nathan menepuk pundak Kevin.
"I...Iya Nathar"
"Hahaha Aku Nathan Kak"
Semua orang tertawa melihat Kevin yang salah tingkah.
"Sudahlah Kita harus segera berangkat, Aku tidak ingin terlambat"
Mereka pun pergi bersama ke universitas tempat Cla menuntut ilmu. Kevin duduk di samping Cla, namun Kendra meminta Kevin duduk di kursi depan.
"Bie..." Amanda menyenggol lengan Kendra. Namun Kendra segera duduk di samping Cla.
__ADS_1
Amanda hanya menggelengkan kepalanya. Dia benar-benar tidak habis fikir melihat tingkah kekanakannya Kendra.
Tidak lama kemudian Mereka tiba di sebuah aula. Kevin membelikan sebucket bunga untuk Cla.
"Terimakasih Kak, bunganya sangat cantik" Cla menghirup aroma wangi dari bunga tersebut.
"Kamu lebih cantik Sayang" Kevin berbisik di telinga Cla. Kevin mengantisipasi supaya tidak diketahui Kendra.
Cla tersenyum senang. Amanda yang menyadari hal tersebut berusaha membuat Kendra berfokus pada dirinya.
"Bie, kenapa Kamu begitu jahat kepada Kevin?"
"Kenapa? Memang Aku melakukan apa?"
"Ayolah Bie" Amanda nampak kesal.
"Sayang, Cla saat ini masih tanggung jawab Kita. Aku tidak ingin ada orang lain yang merasa memilikinya"
"Aku tidak bilang Kevin orang jahat, tapi wajar kan kalau Kita sebagai keluarganya menjaga princess Kita dengan baik"
"Jangan terlalu berlebihan Sayang. Kita tidak ingin Cla balik membenci Kita kan?"
Kendra menarik nafas panjang, "Baiklah. Aku mengira Cla adalah gadis kecil ku yang selalu ingin berada di sampingku. Aku begitu tidak menyadari kalau putriku sudah beranjak dewasa"
"Daddy adalah Daddy terhebat bagi Kami. Terimakasih selalu melindungi Kami selama ini" Nathar memeluk Kendra. Kendra pun membalas pelukan dari putra bungsunya itu.
"Baiklah acara akan segera dimulai. Kita tidak boleh melewatkan sedikitpun acara ini. Aku yakin Cla akan menjadi peraih nilai tertinggi"
"Tentu..."
Mereka pun memasuki aula. Cla dan Kevin sudah berada di dalam.
"Kalian duduklah disini. Aku sudah dipanggil kesana" Cla menujuk teman-temannya.
__ADS_1
"Iya Sayang" Amanda mengusap kepala Cla.
Mereka duduk berdampingan. Sesekali Cla menengok ke arah tempat duduk tamu undangan untuk memastikan orang-orang terkasihnya hadir di tempat itu.
"Beruntung sekali Kamu Cla mendapat dukungan penuh dari orang-orang seperti Mereka" Sheira menyadari kebahagiaan Cla. Dia melihat mata Cla yang berbinar dan wajah yang berseri.
"Bukan hanya itu, Aku sangat beruntung karena Aku menjadi bagian dari kehidupan Mereka"
"Semoga Kalian selalu harmonis"
"Terimakasih Sheira"
Acara pun dimulai, dan benar saja Cla mendapatkan penghargaan sebagai peraih nilai tertinggi.
Seluruh anggota keluarga merasa sangat bangga kepada Cla. Cla marasa sangat terharu.
"Terimakasih semuanya. Berkat Kalian Aku bisa meraih penghargaan ini"
"Kamu memang layak mendapatkannya, Kamu hebat Sayang" Kendra memeluk Cla dengan sangat bangga.
"Terimakasih sudah memberikan ku keluarga yang bagitu sempurna" Amanda tidak kuasa menahan air matanya. Nathan dan Nathar memeluk Amanda.
Kevin yang menyaksikan keharmonisan keluarga tersebut begitu terharu. Dia tersenyum dan merasa sangat beruntung karena telah memilih Cla sebagai pendampingnya.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Yesss LDR akhirnya berakhir. Pejuang LDR ternyata luar biasa yaa....
......Jangan lupa tinggalkan ❤ dan komentar Kalian 🥰......
__ADS_1