
Kevin bergegas menuju kediaman keluarga Leonard.
"Apa yang harus Aku bicarakan terlebih dahulu?"
"Bagaimana kalau masalah pekerjaan dulu?"
Kevin berpikir sejenak "Lalu bagaimana kalau Uncle mengira Aku tidak memprioritaskan Cla?"
"Jadi, Aku harus membicarakan masalah Cla dulu?"
Tanpa terasa Kevin tiba di halaman depan rumah kediaman keluarga Leonard.
Kevin memencet bel di dekat pintu. Tak lama kemudian Amanda datang membukakan pintu.
"Nak Kevin? Masuklah"
"Baik Aunty" Kevin mengikuti langkah Amanda menuju ruang utama.
"Uncle Kendra nya sedang mandi. Bagaimana keadaan Cla disana? Kapan Kamu kembali?"
"Cla baik-baik saja, hanya..."
"Siapa Sayang?" Kendra nampak baru selesai mandi.
"Saya Uncle" Kevin menghampiri Kendra.
"Wah pagi-pagi sudah kemari. Ada apa boy?"
"Emm ini... Saya mau berterimakasih karena Uncle Kendra sudah membantu menyelamatkan perusahaan Kami"
"Tidak, Uncle kebetulan menghubungi Cla. Cla bilang perusahaan Z sedang ada peretas. Cla yang meminta Uncle untuk membantu Kalian"
__ADS_1
Kevin nampak kesulitan mencari kata-kata. "Sa...Saya juga minta maaf karena menghampiri Cla tanpa memberitahu Uncle dan Aunty terlebih dahulu. Saya menghampiri Cla karena seminggu sebelum kepergiannya, Saya kesulitan untuk menghubunginya. Bahkan Saya tidak sempat menemuinya saat Cla kembali"
"Oh itu, itu karena Cla meminta Kami untuk mengubah jadwal liburan Kami. Dia bilang sengaja ingin menghindari mu"
"Bie..." Amanda menyenggol lengan Kendra.
"Iya Saya minta maaf. Saya tidak bermaksud untuk menyakiti Cla. Hanya ada sedikit kesalah pahaman antara Saya dan Cla"
"Saya tau, mana berani Kamu bermaksud untuk menyakiti Cla" Kendra tertawa namun Kevin nampak sangat tegang.
"Sudahlah nak Kevin, salah paham itu hal biasa dalam sebuah hubungan. Yang terpenting Kalian bisa menyelesaikannya dengan baik. Tanpa saling menyakiti. Sebagai orangtua, Kami pasti mendukung yang terbaik bagi Cla. Tolong jaga putri Kami, pahami dan berikan perhatian kepadanya" Amanda mencoba menenangkan suasana.
"Tentu Aunty, Saya akan menjaga Cla dengan sangat baik. Saya janji tidak akan membiarkan kesalah pahaman ini terulang kembali. Terimakasih Aunty, Uncle"
"Cla memilih mu, Kami tidak bisa menolak ataupun mencegah kebahagiaannya. Tapi bukan berarti Kami pasrah dan membiarkan semuanya. Kami akan terus memantau Kamu sebelum Kamu dinyatakan benar-benar layak untuk menikahi Cla"
"Baik Uncle, Saya akan sangat berusaha untuk layak menjadi pendamping Cla"
Kevin membelalakkan matanya "Siapa Uncle? Siapa orang itu?"
"Kamu tidak perlu tau, karena dia tidak akan menjadi suami Cla kalau Kamu memang layak"
"Baik Uncle, Saya janji akan menjaga Cla dengan baik"
Suasana semakin membaik saat Kendra membicarakan masalah perusahaan bersama Kevin. Mereka sudah nampak lebih akrab kembali.
Amanda merasa sangat lega karena paling tidak mereka bisa tertawa bersama.
Hari sudah semakin siang, Kevin berpamitan kepada Amanda dan Kendra "Kevin pamit dulu Uncle, Aunty"
"Iya nak Kevin, sering-seringlah kemari untuk lebih akrab dengan calon mertua mu"
__ADS_1
"Ehm" Kendra berdehem dan Amanda tertawa.
"Baiklah Aunty, Kevin akan lebih sering kemari" Kevin tersenyum.
Kevin pun segera menaiki mobilnya. Saat mobil sudah dinyalakan tiba-tiba dia teringat sesuatu.
Kevin segera turun dengan membawa bingkisan. "Maaf Aunty, ini dari Mommy. Aku melupakannya di dalam mobil, dan sepertinya sudah dingin makanannya"
"Hah memberikan makanan dingin kepada mertua?" Kendra menarik nafas panjang
Amanda tertawa "Tidak apa-apa, Aunty bisa menghangatkannya kembali. Sampaikan terimakasih ku kepada Mommy mu nak"
"Baik Aunty, maaf" Kevin menundukkan kepalanya.
Sepanjang perjalanan Kevin merutuki perbuatannya "Bagaimana Aku bisa lupa? Padahal tadi hubunganku dengan Uncle Kendra sudah cukup membaik"
Kevin mengacak rambutnya "Memberikan makanan dingin pada mertua?" Kevin menghentikan aksinya.
"Apa itu artinya Uncle Kendra sudah menerimaku sebagai menantunya?" Seketika wajah Kevin terasa memanas.
"Aku menantunya..." Kevin merasa sangat senang.
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...Gimana udah cocok jadi menantu belum?...
...Jangan lupa tinggalkan jejak ❤ Kalian supaya Aku semangat Up lagi 🥰🥰...
__ADS_1