
Cla sampai di rumah, Amanda menghampiri Cla "Kenapa Sayang? Apa ada masalah dengan pekerjaan mu?"
"No Mommy. Kak Kevin... Dia sudah mengetahui semuanya"
"Kevin?" Amanda nampak terkejut "Lalu bagaimana dia sekarang?"
Cla menggelengkan kepalanya, "Aku tidak bisa menghubunginya"
"Lalu?"
"Kak Kevin salah paham, dia sudah menduga kalau Aku mengetahui semuanya. Dia pergi setelah membuka hasil tes tersebut"
"Tananglah Sayang, Kevin butuh waktu untuk menerima semuanya. Kamu harus bisa memahami posisi Kevin saat ini"
Cla memeluk Amanda "Apa Mommy tidak membenci Kevin?"
"Kenapa?"
"Kevin lahir dari rahim seorang perempuan yang menyakiti Mommy"
Amanda tersenyum "Sayang, Mommy sudah tidak muda lagi. Dulu Mommy pernah membenci perempuan itu. Bahkan sangat benci. Namun karena perempuan itu, Mommy mengenal sosok Daddy. Daddy datang disaat yang tepat. Daddy menyembuhkan luka Mommy dan memberikan kebahagiaan untuk Mommy. Berkat pengkhianatan Uncle Ziano dan perempuan itu, Mommy menemukan cinta sejati Mommy. Rasa benci itu sudah hilang seiring dengan berjalannya waktu. Kevin anak yang baik, Uncle Ziano berubah saat Kevin ada di hidupnya. Dia tidak pernah menganggap Kevin oranglain, dia sangat menyayangi Kevin. Hingga dia menemukan sosok Aunty Vita untuk menjadi pengasuh Kevin. Aunty Vita yang cantik, baik, juga berpendidikan bisa mengambil hati Kevin, hingga akhirnya dia bisa menjadi sosok ibu yang baik untuk Kevin. Butuh perjuangan mereka untuk mendapatkan anak. Mereka melakukan beberapa pengobatan hingga luar negeri. Yang pasti, Mommy tidak pernah membenci Kevin"
"Mommy perempuan hebat. Aku ingin tumbuh menjadi perempuan seperti Mommy"
"Pasti Sayang, Mommy bangga mempunyai anak yang baik sepertimu"
Suara mobil memasuki area parkir, "Itu pasti Daddy. Bersihkan badanmu Sayang, Kita akan makan malam bersama"
"Baik Mommy"
Cla pergi menuju kamarnya. Tidak butuh waktu lama Cla membersihkan badannya. "Kak Kevin, Aku tau Kamu butuh waktu untuk sendiri. Tetapi jangan terlalu lama ya Kak. Aku cinta Kak Kevin" Cla mengirimkan pesan suaranya kepada Kevin.
................
Di tempat lain, Vita terlihat sangat gelisah. Dia menelpon beberapa kali nomor Kevin, namun tidak ada jawaban sama sekali.
"Kevin, Kamu kemana nak?"
"Tenanglah Mommy, Aku akan mencoba menghubungi teman-temannya. Jika dalam waktu dua puluh empat jam Kak Kevin tidak ditemukan. Lebih baik Kita menghubungi polisi"
"Semoga dia mau membalas pesan yang Mommy kirimkan"
Alea mencoba menghubungi beberapa orang kantor yang dikenal cukup dekat dengan Kevin namun hasilnya nihil.
Vita menghubungi orang rumah, namun Kevin masih belum pulang.
Vita kurang tidur semalaman. Alea sangat mengkhawatirkan Vita "Mommy, istirahatlah. Aku tidak ingin Mommy sakit"
__ADS_1
"Apa ada kabar tentang Kak Kevin?"
Alea menggelengkan kepalanya.
Pagi hari, Alea memutuskan untuk menemui Cla. "Pasti Kak Cla mengetahui sesuatu"
Cla baru saja sampai di ruangannya saat Alea mengetuk pintunya, "Masuklah Alea"
"Kak Cla" Alea memeluk Cla.
"Kenapa Lea? Uncle Ziano dan Alex baik-baik saja kan?"
"Iya mereka baik-baik saja" Alea tidak bisa menahan air matanya.
"Lalu kenapa?"
"Mommy.. Dia terus memikirkan Kak Kevin. Semalaman dia tidak tidur"
Cla nampak menimbang kata-kata yang akan keluar dari mulutnya "Hmm Alea. Apa Aku bisa mempercayaimu?"
"Tentu Kak, sebenarnya apa yang terjadi?"
"Bagaimana kalau misalkan Kamu bukan anak kandung Uncle Ziano dan Aunty Vita?"
"What? Aku tidak bisa bayangkan itu Kak, Aku pasti akan sangat sedih, kecewa bahkan mungkin sangat malu. Aku akan pergi ke bagian dunia paling dalam. Tunggu dulu, apa maksudnya Kak?"
Alea nampak sangat terkejut, air mata mulai membasahi pipi mulusnya. "Lalu, dimana Kak Kevin sekarang Kak?"
"Aku benar-benar tidak tau Alea, Kevin sulit dihubungi. Tapi biarlah dia menenangkan diri terlebih dahulu"
"Apa Kak Kevin mengetahui semuanya?" Alea masih mengeluarkan air matanya.
"Tidak, Kak Kevin hanya mengetahui kalau dia bukan anak kandung Uncle Ziano"
"Aku ingin sekali memeluk Kak Kevin, dia pasti sedang sangat terpukul. Kak Kevin... Pulanglah... Dia Kakak terbaik untuk Kami"
Cla memeluk tubuh Alea yang semakin lemas, "Tenangkan dirimu Alea, Kamu harus bisa menenangkan dirimu kemudian Aunty Vita"
"A...Apa yang harus Aku lakukan Kak?"
"Uncle Ziano dan Aunty Vita harus tau. Aku tidak ingin kesalah pahaman ini terus berlanjut"
Alea masih terus menangis, "Kita tidak bisa memilih rahim yang melahirkan Kita, Tuhan menyayangi Kak Kevin sehingga menghadirkan Mommy dalam hidupnya"
"Kamu benar Alea. Kak Kevin pasti sangat terpukul saat ini"
"Kak Cla, apa Kakak tidak membenci Daddy ku?"
__ADS_1
"No, Mommy sudah melupakan semuanya. Lalu kenapa Aku harus membenci masa lalunya" Cla tersenyum.
"Terimakasih Kak" Alea memeluk Cla
Alea kembali ke ruangan Ziano dan Alex. Disana nampak dokter Jerry sedang memeriksa keadaan Ziano kemudian Alex.
"Selamat Tuan, keadaan kalian sudah sangat membaik. Saya menyarankan Anda masih tetap beristirahat untuk memulihkan kondisi Anda. Saya akan menuliskan resep untuk beberapa obat yang harus Anda konsumi. Satu minggu kemudian kemarilah untuk melakukan check up"
"Baik dok, terimakasih banyak"
Mereka pun bersiap untuk kembali ke rumah, "Aku kira, Kak Kevin akan menjemputku pulang" Alex nampak sedih.
"Kak Kevin akan segera menemui mu, jangan manja Alex" Alea menepuk bahu Alex untuk menenangkan.
"Kamu kan yang paling manja di antara Kita" Alex tidak terima dikatakan manja.
"Sudahlah jangan bertengkar di sini. Ayo Kita harus pulang" Vita menengahi dua Kakak beradik yang mulai saling mengejek.
"Kenapa Kalian seperti anak kecil?" Alana mengambil alih mendorong kursi roda Alex dan Alea mendorong kursi roda yang digunakan Ziano.
Selama perjalanan pulang, Alea nampak murung.
"Apa Aku menyakitimu?" Alex merasa bersalah.
"No, memangnya kenapa?"
"Kamu murung Alea"
"Tidak... A..Aku baik-baik saja. Beneran" Alea tersenyum.
"Kamu pasti mengkhawatirkan Kak Kevin?"
"Kami semua mengkhawatirkan Kak Kevin. Daddy akan menghubungi beberap kerabat untuk mencari keadaan Kevin"
Alea menganggukkan kepalanya, Alea menatap jendela mobil kemudian bergumam "Aku menyayangimu Kak Kevin. Dimanapun Kamu berada, tolong kembalilah. Demi keluarga Kita, bukan demi masa lalu mu"
...----------------...
...----------------...
...----------------...
......Aduuuh Kevin dimana ya?......
...Siapa tau ada di rumah kalian kakak zheyeeng 😄😄...
...jangan lupa like dan komen yaa, vote juga boleh hehe...
__ADS_1