Rine And Shine

Rine And Shine
Bab 84


__ADS_3

Leon melangkah pergi, menghindar dari Cessy yang terus memaksanya dari tadi. Rasa cintanya kepada wanita itu memang masih ada, meski bagaimanapun Leon pernah bersamanya begitu lama. Mana mungkin hilang begitu saja. Namun, untuk balik mencintainya atau bersama lagi sudah tidak mungkin, rasa sakit hati di tinggalkan lebih besar dari sisa cintanya. Lagipula sekarang ia sudah memiliki Emily, tidak mudah membuka hati setelah pernah di patahkan oleh wanita hanya sangat ia cintai.


Tanpa pamit Leon langsung masuk ke dalam Mansion, bahkan teriakan ibu dan ayahnya tidak ia gubris. Neil sahabatnya yang baru saja tiba pun mengeryitkan dahi menatap Leon yang melewatinya begitu saja.


"Ada apa dengannya? Apa dia tidak melihatku tadi?" Neil melihat ke sekitar mencari-cari mungkinkah sesuatu sudah terjadi di pesta. Dan tepat, netra Neil tertuju pada satu wanita yang muncul di balik pohon rindang dengan mata sembab. Entah itu hanya tipuannya ataukah benar-benar baru selesai menangis.


"Benalu ini, semakin hari semakin meresahkan." Neil pun berlalu sambil menggelengkan kepala merasa sedikit lucu dengan Cessy. Wanita itu selalu punya cara untuk membuat Leon takluk padanya.


Sementara itu Leon yang sudah sedikit mabuk, mulai merasa pusing di kepalanya. Ia melangkah menaiki tangga satu persatu dengan pelan. Dengan perasaan yang sangat kacau ia hampir terjatuh karena kehilangan keseimbangan.


"Oh ****! Kenapa tangga ini licin sekali." Bukannya menyalahkan dirinya yang mabuk, Leon malah mengumpati tangga karena hampir saja membuatnya terjatuh.


Setelah luas mengumpat, Leon lalu menuju kamar. Pria dengan tato singa di dadanya itu membuka pintu dengan kasar. Emily yang sedang tertidur pun sampai terbangun karena suara pukulan pintu yang terbuka menyentuh dinding cukup keras.

__ADS_1


"Leon?" Gadis itu menatap dengan dahi berkerut pada pria yang berjalan limbung menuju ke arahnya. " Apa dua mabuk? Ough..." Emily mendesah dengan napas tercegat karena Leon yang terjatuh tepat di atas tubuhnya. Dengan cepat ia mengamuk hingga Leon yang dalam keadaan mabuk itu mulia tersadar, mengangkat wajahnya menatap ke arah bawah tubuhnya.


Mata pria berdarah Italia itu memincing tajam ke arah Emily. Beberapa detik berlalu dan Leon tersadar jika tubuhnya menimpah seseorang. "Siapa kau? Kenapa kau tidur di situ. Ataukah aku salah masuk?" Mata pria itu bergelirya ke seluruh ruangan memastikan jika ia tidak salah masuk. Beberapa kamar kosong di Mansion sedang di gunakan oleh parah tamu undangan yang datang, dan Leon berfikir mungkin ia salah masuk.


"Kau mabuk?"


Satu Alis Leon terangkat. Masih dalam posisinya yang berada di atas Emily. "Kenapa bisa tahu aku mabuk? Apa kau salah satu tamu undangan?"


Emily berdecak tawa mendengar bualan suaminya. Tentu saja ia tahu dia sedang mabuk, bau minumannya benar-benar menyengat menusuk ke dalam hidung Emily.


Kembali Leon memincingkan matanya menatap dalam-dalam wajah gadis yang ada di depannya. "Wajah mu mirip seseorang, tapi aku lupa siapa."


Emily mendengus kesal. "Dasar pria gatal. Dia bahkan lupa wajah istrinya," desis Emily dengan nada pelan. Namun, sepertinya bisa di dengar oleh Leon, karena jarak keduanya cukup dekat.

__ADS_1


"Istri?" Wajah Leon tampak berfikir. Lalu tiba-tiba. Matanya terbuka dengan lebar menatap wajah perempuan yang ada di bawah kukungannya. "Emily? Kau Emily?"


"Ya, aku istrimu. Emily Burman," ujarnya dengan ketus.


"Tidak, istriku sedang di luar. Dia sedang menemui pria gemulai itu di luar sana."


Seketika tangan Emily memukul di kepala pria di hadapannya. "Aku tidak jadi pergi karena kau."


Leon mengerutkan kening. "Kau benar istriku? Emily?" ujarnya menangkup dagu Emily dengan kedua tangannya. Menatap wajah di depannya lekat. "Kau benar-benar adalah Emily ku." Leon tertawa kecil. Lalu dengan pelan-pelan namun pasti, ia memajukan wajahnya membuat kedua bibir itu saling bersentuhan. Dan....


...----------------...


Sampai ketemu di season dua Emily dan Leon yah. Maaf aku harus terpaksa membuat cerita di sini tamat karena alasan yang sudah ku katakan di bab sebelumnya. Buat yang mungkin penasaran jangan lupa nanti mampir yah di cerita baru Emily dan Leon.

__ADS_1


Jangan lupa juga mampir di ceritaku yang lain.. aku bakal buat Give away nanti. Jadi baca terus tah. Terimah kasih 😘😘🥰❤️❤️❤️


__ADS_2