Ruang Kekayaan Milik Saga

Ruang Kekayaan Milik Saga
Chapter 101. Tanya in the Chamber.


__ADS_3

...Chapter 101. Tanya in the Chamber....


Goblin ialah makhluk hijau yang kotor dan jelek serta tidak ramah dengan manusia. Itulah yang ada didalam pemikiran banyak orang tapi, tidak dengan Goblin yang ada di lantai 2, Monster Island. Yang dimana, mereka sangat pandai dan patuh terhadap Saga.


Yang dimana, Saga mengajarkan mereka untuk membagi beberapa kelompok diantaranya kelompok peternak, kelompok berkebun dan kelompok prajurit.


Kelompok prajurit yang di buat oleh Saga ini bukanlah untuk mereka berperang melainkan untuk melindungi diri mereka.


Selain itu, Saga juga tidak menyangka bahwa Goblin bisa dekat dengan manusia bahkan seorang gadis kecil. Namanya Emil, dia sama sekali tidak takut dengan Goblin malah mereka main bersama.


Melihat kedekatan dan kejinakan Goblin maka Saga dan Avicenna pun memutuskan untuk melakukan percobaan evolusi kepada para Goblin itu.


Saga pun memilih 300 Goblin yang akan menjadi kelinci percobaan nya.


Percobaan pertama, Saga memerintahkan 300 Goblin itu untuk memakan satu buah evolusi dan hasilnya 300 Goblin berubah menjadi Hobgoblin. Sosok Goblin yang berbadan besar dengan wajah yang tetap jelek.


Selanjutnya, Saga memerintahkan 150 Hobgoblin untuk memakan buah evolusi yang kedua. Para Hobgoblin itu pun berubah menjadi Goblin Champion. Sosok Goblin yang memiliki tubuh seperti manusia dan penuh dengan otot. Wajah mereka pun tidak sejelek sebelumnya tapi tetap memiliki kulit yang hijau.


Menurut informasi Operator, Goblin hanya memiliki 4 tingkat evolusi dan Saga pun memilih 20 Goblin Champion untuk memakan buah evolusi lagi. Lalu, mereka pun berevolusi menjadi Goblin Jenderal. Sosoknya tidak jauh dari goblin Champion hanya saja terlihat lebih berotot.


Dan, percobaan terakhir Saga memilih 1 Goblin Jenderal untuk memakan buah evolusi dan dia pun berubah menjadi Goblin Lord dengan penampilan yang hampir mirip dengan goblin jenderal tapi menurut Operator, Goblin Lord memiliki Unik Skill. Saga pun memberikan nama Goblin Lord itu, Gara.



Seusai menyelesaikan percobaannya di Chamber. Saga kembali ke dunia nyata dan pergi menemui Rizal yang dimana, dirinya ingin berdiskusi dengan cincin Aneh milik Tanya. Saat itu, Rizal pun berpendapat agar Saga membawa Tanya ke Chamber lalu, Rizal memberikan saran untuk memperkenalkan Tanya dengan Agitta.


Saga yang penasaran dengan cincin Aneh milik Tanya. Saga pun mau tidak mau harus membawa Tanya ke Chamber untuk keselamatan Tanya. Maka, Saga melanjutkan perginya ke Menara Imperium untuk menemui Tanya.

__ADS_1


Tanya yang sedang sibuk dengan cafe Rooftop nya. Saga pun menghampirinya, "Tanya, bisakah kita bicara sebentar?"


"Iya, tidak masalah."


Lalu, Tanya pun meminta karyawannya untuk mengantikan dirinya sesudah itu, Tanya dan Saga duduk di kursi yang kosong di cafe tersebut.


"Ada apa mas Saga? keliatannya serius banget," ucap Tanya yang mengawali pembicaraan.


"Begini ..."


Saga pun mulai menceritakan tentang Chambernya dengan maksud untuk mempelajarijuga Agitta. Tidak seperti dugaan Saga, Tanya yang mendengar sosok Agitta. Dia pun menjadi bersemangat.


"Jadi, kamu bertunangan dengan putri mahkota kerajaan dunia lain. Wow, keren! Aku seperti mendengar sebuah dongeng."


"Ya begitulah," jawab santai Saga.


"Jadi, kapan kita kesana?"


"Oke," balas Tanya.


Keesokan paginya, Saga dan Tanya pun pergi ke Chamber dan saat masuk, Tanya terkagum-kagum. Bagaimana tidak? dalam pemikirannya, tidak mungkin ada rumah yang didalam rumahnya ada hutan dan kota.


"Wowow, jadi inikah dunia lain?!" ucap Tanya sambil melihat sekelilingnya.


Tidak selang lama, para guru pun datang dan memperkenalkan diri mereka. Lagi-lagi, Tanya terbujuk kagum terutama melihat sosok-sosok legendaris.


Seusai memperkenalkan kepada para guru, Saga memperkenalkan Agitta yang dimana mereka langsung akrab seperti layaknya teman lama yang baru saja bertemu.

__ADS_1


Tidak hanya itu saja, tiba-tiba cincin Tanya bersinar biru lalu menghisap aura hitam dari tubuh Agitta.


Saga terkejut melihatnya dan ingin menghentikan dan menolong Agitta. Namun, Aritoteles mencegahnya. Dia memiliki pemikiran tersendiri.


Sesudah penghisapan selesai, wajah Agitta yang awalnya pusat menjadi normal kembali dan matanya yang sayu dan hitam menjadi cerah kembali.


Agitta yang menyadari itu, dia pun tersenyum lebar.


"Tuan Saga, Tanya. Aku sudah sembuh. Terima kasih, Tanya!" ucap Agitta lalu, dia pun memeluk Tanya.


Meski Tanya tidak mengerti maksud dari Agitta, Tanya pun turut gembira dengan kesembuhannya.


Saga pun juga tersenyum melihat keakraban Tanya dan Agitta.


Disaat Tanya sedang memeluk Agitta. Dia mendengar suara wanita.


"Fitur Reset telah ditambahkan."



Catatan kecil:


.


Hei, semua. Maaf ya hari ini aku Up cuman satu dikit lagi. Hehehe. Hal ini disebabkan aku juga akan kerja lapangan dan juga merevisi beberapa Chapter.


Selain itu, cerita diatas sudah aku revisi dari alur chapter 85 sampai 100 juga tinggal beberapa juga yang belum. Mohon maaf ya kak jadi sedikit membingungkan.

__ADS_1


Terima kasih untuk semua yang telah membaca dan memberikan Like, gift dan Vote nya.


See you in next chapter.


__ADS_2