
Chapter 63. Kedatangan Rachel.
Sejak Saga mengobati Paman Cahya. Rizal meminta cuti beberapa hari untuk liburan bersama ayah nya. Saga pun mengizinkan nya.
Sedangkan, Jaka sudah pulih sepenuhnya meski para dokter terheran-heran dengan kesembuhan mendadak dirinya tetap Jaka diizinkan pulang oleh dokter.
Lalu, beberapa hari ini keseharian Saga juga mulai berubah yang mana Saga harus memberikan les privat kepada Tanya pada sore harinya sesudah bekerja di Chamber.
Hal itu merupakan permintaan khusus dari Tanya dan kedua orang tua Tanya mengizinkan nya.
Lalu untuk lokasinya, kedua orang tua Tanya mengizinkan rumah Tanya atau rumah Saga dan Ayah nya Tanya juga memberikan peringatan agàr Saga tidak melakukan macam-macam kepada putrinya.
Saga pun menghormati pesan tersebut.
Dan, ini sudah hari ketiga yang dimana saat ini, Saga dengan mengajar Tanya di ruang keluarga rumah Tanya.
Saga orang yang pandai mengajar jadi Tanya mampu memahami semua materi yang disampaikan Saga.
Ada beberapa Tanya hanya memandang Saga sambil tersenyum sendiri Tapi, saat Saga menyadari itu Saga memekul pelan kepala Tanya dengan pulpen dan tertawa kecil.
Tanya tidak marah malah dia juga ikut tertawa kecil. Hari pun semakin malam dan waktu pelajaran selesai. Saga yang ingin pulang di cegah oleh Bu Lani agar Saga makan malam bersama. Saga pun tidak menolak nya dan ikut makan malam bersama.
Setelah itu, barulah Saga pulang.
Setibanya di rumah, Saga melihat mobil Porche Taycan warna merah muda sedang parkir tepat di depan rumahnya. Saga pun mengenali mobil tersebut.
__ADS_1
"Rachel?" gumam Saga.
Saga yang penasaran, dia pun mempercepat langkah untuk memasuki rumahnya dan setibanya didalam Rachel memang ada sana, duduk di ruang tamu dengan menyilang kan kaki.
Saat Saga datang, Rachel pun beranjak dari kursi dan bertegur sapa sambil cepika-cepiki.
"Hei, Saga. I Miss You," sapa Rachel.
"Aku juga," jawab Saga.
Seusai cepika-cepiki, Saga dan Rachel saling bertukar senyum.
"Lalu, tumben sekali kamu kesini? ada apa? kan bisa saja, aku menjemputmu atau bertemu diluar?!" ucap Saga sambil melangkah ke salah satu sofa dan duduk di sana.
Rachel pun kembali duduk, "Ada yang ingin aku berikan!" jawab Rachel sambil memberikan sebuah undangan kepada Saga.
"Acara Ulang tahun ku," jawab santai Rachel.
Saga pun membaca undangan itu yang ternyata Rachel akan mengadakan ulang tahun di Imperial Hotel Tokyo, Jepang.
Saga yang melihat itu, dia sedikit terkejut melihat lokasi yang tertulis. Ini dikarenakan, Saga belum pernah ke Luar negeri. Hal itu juga cukup membuat dirinya nerves dan terdiam.
"Saga! Ada apa?" tegur Rachel.
Saga yang mendengar itu, dia melepaskan lamunannya dan tersenyum kepada Rachel serta bersikap biasa.
__ADS_1
"Pasti, aku datang!" jawab Saga.
"Benar, ya? kamu tamu VIP lho. Inget!" ucap Rachel seraya menunjukan jari kearah Saga.
"Iya. Ya," jawab Saga sambil tersenyum lebar.
Disisi lain, Tanya yang sedang merapihkan buku-buku nya diruang keluarga. Dia melihat ponsel Saga yang tertinggal di sana.
Melihat itu, Tanya pun memutuskan untuk pergi ke rumah Saga. Dan, setelah selesai merapihkan buku. Tanya pun pergi ke rumah Saga.
Setibanya didepan rumah Saga, Tanya melihat ada mobil Porche Taycan. Tanya sempat bertanya tanya dalam hatinya. Siapa pemilik dari mobil itu?
Lama kemudian, Tanya pun berpikir positif dan mungkin saja itu mobil dari Rizal. Maka, Tanya pun memberanikan untuk masuk.
"Permisi, Mas-" sapaan Tanya terhenti saat melihat seorang wanita cantik sedang berbincang-bincang dengan Saga dan Tanya pun tahu bahwa wanita cantik itu ialah Rachel, seorang top model, pengusaha muda dan seorang wanita yang sering di chat Saga.
Lalu, tatapan Saga dan Rachel melihat Tanya seraya senyum di wajahnya.
"Hei," sapa Rachel sambil melambaikan tangan.
Tanya pun tersenyum lebar dan membalas sapaan Rachel.
"Hei."
__ADS_1