Ruang Kekayaan Milik Saga

Ruang Kekayaan Milik Saga
Chapter 52. Kegiatan Tiga Pahlawan dan Berkunjung ke Rumah Tanya


__ADS_3

Chapter 52. Kegiatan Tiga Pahlawan dan Berkunjung ke Rumah Tanya.


Sejak pemanggilan ketiga roh pahlawan. Chamber menjadi semakin ramai. Saga pun mempersilakan para guru untuk memilih kegiatan nya diantaranya;


Avicenna, beliau menyarankan Saga untuk membuat perkebunan beserta rumah kaca nya. Hal itu diperuntukkan penanaman obat selain itu juga, Saga juga membuatkan klinik.


Sedangkan, Galileo. Saga membuatkan bangunan riset perbintangan dan Observatorium. Meski, bangunan itu berada didalam Chamber. Saga membuatkan atap transparan pada Chamber itu yang dimana kemampuannya mampu melihat langit di dunia lain.


Karena kemampuan itu juga, Saga bisa melihat sebuah langit malam yang dipenuhi oleh bintang berbeda dari langit dunia nyata.


Lalu, Saga membuat rumah besar bergaya Jepang Tradisional untuk tempat tinggal Megahime dan Date Masamune.


Sedangkan untuk kegiatannya, Megahime dan Agitta saling bertukar budaya dan etika.


Itulah kegiatan ketiga pahlawan. Adapun diwaktu senggang Saga belajar dari mereka.



Di hari keempat, Tanya sengaja pulang sekolah lebih cepat dikarenakan Saga sudah berjanji untuk makan malam di rumah nya bersama keluarganya.


Namun, saat keluar gerbang sekolah banyak anak sekolah yang sedang melihat sesuatu dengan riang gembira seperti melihat artis.


Tanya yang penasaran dengan apa yang mereka lihat. Dia menerobos teman-temannya untuk berdiri paling depan dan saat sudah didepan, Tanya melihat Saga yang sedang bersandar di mobil Lexus nya.


Saga tidak memperdulikan pandangan dari anak-anak sekolahnya Tanya. Dia begitu asyik dengan musik yang didengarkan nya.


"Mas Saga?" gumam Tanya.


Sesaat kemudian, Saga menoleh kesamping dan melihat Tanya disana. Hal itu membuat Saga tersenyum dan berjalan menghampiri Tanya sambil melepaskan earphonenya.

__ADS_1


Kedatangan Saga tentu membuat teman-temannya Tanya histeris dan terpesona kepada Saga.


Bagaimana tidak? saat ini, Saga menjadi buah bibir orang banyak karena sosoknya yang tampan, kaya dan eksekutif muda.


Saga hanya tersenyum kepada Tanya lalu, dia meraih tangan Tanya yang membuatnya sedikit terkejut.


Tanpa pikir panjang, Saga menarik dan mengajak untuk masuk ke mobil dengan bergantengan tangan.


"Ayo kita pulang!" seru Saga.


Tanya terbengong-bengong dan berpasrah dirinya di gandeng nya.


Tentu hal itu mengagetkan banyak orang serta mengabadikan momen tersebut.


Saga yang saat itu sedang berada di berita trading topik. Hal itu tentu membuat viral dunia Maya yang berjudul pacar dari eksekutif muda.


Tanya masih terdiam dari awal kedatangannya sampai ditengah perjalanan. Saga pun penasaran dengan diamnya pacarnya itu maka, Saga membuka obrolan.


Belaian itu membuat lamunan Tanya tersadar dan menoleh kearah Saga.


"Ah! ... iya tidak ada apa-apa hanya saja. Kenapa Mas menjemput ku bagaimana jika itu membuat Mas banyak haters dan rumor buruk untuk bisnis Mas sendiri?" ucap khawatir Tanya.


"Tidak Masalah. Jika mereka ingin membenci diriku atau tidak mau bekerja sama denganku. silahkan saja! Asal aku tetap berada disampingmu!" jawab Saga seraya senyuman.


Jawaban itu membuat Tanya tersentuh hatinya hingga membuat dia tersenyum lalu, mengambil tangan Saga yang sedang membelai dengan kedua tangannya setelah itu, mencium tangan Saga.


"Aku mencintaimu, Mas!" ucap Tanya seusai mencium tangan Saga.


"Aku juga mencintaimu, My sweety girl," jawab Saga.

__ADS_1


Saga dan Tanya pun saling bertukar senyum.


Beberapa saat kemudian, Saga dan Tanya sampai di rumah. Mereka pun bergandengan tangan masuk ke rumah Tanya yang dimana membuat seluruh keluarga Tanya terkejut namun, kejutan itu bukan sebuah penolakan melainkan dari kerendahan hati Saga yang mau makan di rumah mereka.


Dalam pemikirannya, Saga akan lama untuk datang ke rumahnya sekalipun mau menemui mereka itu bukanlah di rumah melainkan di tempat mewah.


Saga pun disana melepaskan status CEO nya dan hanya berkunjung sebagai Pacarnya Tanya.


Maka dari itu, Saga disambut hangat dan makan malam bersama di ruang makan.


Saat makan berbagai topik pun dibicarakan terutama masa kecilnya Tanya yang membuat Saga dan keluarga Tanya tersenyum.


Tidak hanya itu saja, seusai makan Saga membantu Tanya untuk mencuci piring yang telah digunakan.


Saat didapur, Saga memercikan air kepada Tanya dan membuat mereka saling memercikan air seraya senyuman lebar mereka.


Keluarganya pun turut senang. Meski, hubungan Saga dan Tanya baru beberapa Minggu saja tapi, kedekatannya seperti sudah lama berpacaran.


Setelah itu, Saga pergi ke ruang tamu yang dimana semua keluarga berkumpul. Saga menceritakan bahwa rumah yang ditempatinya itu merupakan rumahnya dan Saga mengaku bahwa dirinya putra tunggal dari Bagas Indraguna.


Mengetahui itu sontak membuat ayah dan kakak Tanya terkejut. Hal itu dilihat oleh Saga yang membuatnya mengambil kesimpulan bahwa mereka berdua mengetahui kasus Bagas dan Andreas atasan tertinggi mereka.


Menyadari itu, Saga pun meminta sesuatu.


"Pak Andre, mau kah anda bekerja sama denganku?"


Saga dan Andre pun saling menatap satu sama lain dalam tatapan itu mereka memiliki seribu bahasa.


"Aku akan pertimbangkan," jawab Andre.

__ADS_1


"Terimakasih," jawab Saga.



__ADS_2