Ruang Kekayaan Milik Saga

Ruang Kekayaan Milik Saga
Chapter 76. Pria, Si Sahabat dan Wanita Cantik


__ADS_3

Chapter 76. Pria, Si Sahabat dan Wanita Cantik.


Beberapa saat kemudian, pesta pun usai namun malam belum berakhir. Saga kembali ke kamar dan langsung melemparkan dirinya ke kasur.


Lalu, Saga menghadap keatas sambil tangannya ditempelkan pada dahi.


"Ahhh ... sungguh melelahkan!"


Barulah Saga beristirahat, ada seseorang yang mengetuk pintu kamarnya. Saga pun melihat kearah jam yang sudah menunjukan pukul 12 malam.


"Siapa? malam-malam begini datang. Jangan bilang Rizal atau Ray!"


Sambil mengomel sendiri, Saga beranjak dari kasur dan membuka pintu yang ternyata sosok pria berjas dengan dengan alat pendengaran menempel pada telinganya. Dia penjaga keamanannya Andreas.


"Tuan Saga, ketua Andreas memanggil anda!" ucap penjaga dengan mengunakan bahasa Inggris.


"Baiklah, aku akan kesana. Tunggu sebentar!"


"Baik!"


Saga masuk kembali kedalam kamar.


Saat didalam, Saga memiliki perasaan yang tidak enak maka dari itu, Saga menghubungi kedua temannya. Mereka pun siap untuk menemani Saga menemui Andreas.


Seusai itu, Saga pun berganti pakaian lagi lalu, pergi keluar bersama pengawal dari Andreas.


Beberapa saat kemudian, Rizal dan Raya berada di depan pintu kamar president suit yang merupakan kamar dari Andreas prima.

__ADS_1


Setibanya Saga disana, Rizal dan Raya pun melangkah ke belakang Saga lalu, melangkah bersama sama kedalam ruangan tersebut.


Setibanya didalam, Saga melihat Andreas duduk di sofa besar dengan sebuah papan catur diatas meja dekatnya.


"Saga, duduklah!" seru Andreas.


"Baik," jawab Saga dan dia pun duduk dihadapan Andreas.


"Apakah kamu bisa bermain catur?"


"Sedikit."


"Bagus, mari kita main!" ucap Andreas yang melangkah terlebih dahulu karena dia memegang bidak putih.


Sesudah Andreas melangkah, Saga pun mengatakan bidak hitam nya.


"Saga, apakah kamu ingin mendengar sebuah kisah fantasy?"


Sambil bermain catur Andreas menceritakan sebuah kisah seorang sahabat pria muda yang selalu bersama dari waktu sekolah. Sewaktu dua sahabat ini sedang merayakan ulang tahun salah satu dari dua sahabat itu. Mereka bertemu dengan wanita yang sangat cantik dan pria ini jatuh hati pada pandangan pertama bahkan ingin memiliki wanita itu seutuhnya.


Namun, si sahabat melarangnya. Namun, pria itu tetap bersih kukuh bahkan sampai menyuap teman wanita itu untuk dijebak dan dibawa ke ruangan khusus. Awalnya pria itu hampir berhasil namun, si sahabat membelanya.


Sejak saat itu, malah si sahabat mendapatkan hati wanita tersebut. Waktu pun berlalu, cinta mereka semakin dalam yang membuat si pria cemburu bahkan si sahabat itu membawa wanita itu ke dunia fantasi.


Sebuah dunia yang baru saja dia temui. Namun, sejak si sahabat itu menemukan dunia Fantasy. dia sangat terlena bahkan melupakan cinta dan dunia nyata sehingga wanita cantik itu berkarir sendiri membangun semuanya sendirian.


Sedangkan, sang suami terobsesi untuk menjadi pahlawan. Begitulah kata wanita cantik kepada pria.

__ADS_1


Pria itu pun masih menyimpan rasa hingga dia terus mendukung sang wanita sampai dia berada di puncak dunia.


Tapi, cinta si wanita tidak pernah lundur kepada si sahabat ini. Hal itu tentu membuat kesal karena sikap si sahabat yang menyepelekan si wanita. Maka dari itu, Pria menjebak si sahabat dengan sebuah permainan.


Jebakan itu pun berhasil yang membuat dia jatuh miskin. Meski, si pria tahu bahwa istrinya tidak bodoh untuk mengumpulkan aset nya kembali. Karena memang keahliannya mampu menyembunyikan harta berharga.


Sang wanita tahu bahwa suaminya dijebak maka dari itu, dia menghampiri sang pria lalu dia menamparnya tepat didepan istri dari sang pria.


Sejak saat itu, si pria tidak pernah menemui si wanita dan suaminya.


Andreas pun mengakhiri ceritanya. Saga yang mendengar itu, dia mengerut dahinya.


Saga paham bahwa cerita itu merupakan cerita dari Andreas, Ayah dan Ibunya Saga. Maka dari itu, Saga bertanya sesuatu.


"Lalu, apakah si pria membunuh sahabatnya sendiri demi untuk mendapatkan istri dari sahabat itu?"


"Awalnya, si pria ingin melakukan itu namun, si sahabat itu memiliki musuh lain hingga dia mati sebelum si pria datang."


"Jadi, siapa yang membunuhnya?"


"Entahlah. Wanita cantik itu mengatakan bahwa makhluk mistik telah menyerangnya maka dari itu, dia mencari mesin waktu dan menangkap makhluk itu serta memperbaiki waktu agar suaminya tidak mengalami kematian dan wanita itu menghilang entah kemana." Andreas melangkahkan bidak ratu ke arah bidak raja Saga, "Check!"


Saga pun tersenyum dan membunuh bidak ratu yang melakukan check dengan bidak kuda.


"Anda terlalu gegabah," ucap Saga.


"Tidak juga, aku sudah merencanakan semuanya termasuk wanita yang akan melukai putri ku," ucap Andreas sambil mengarahkan bidak bishop membunuh bidak kuda.

__ADS_1


Mendengar itu, Saga sontak terkejut dan dia menatap Raya serta memberikan kode untuk memeriksa Tanya. Raya pun mengerti dan meninggalkan ruangan.


Andreas tersenyum dan menatap Saga, "Saga permainan baru saja dimulai!"


__ADS_2