Ruang Kekayaan Milik Saga

Ruang Kekayaan Milik Saga
Chapter 27. The Watcher System: Sang Peramal, Oracle.


__ADS_3

Chapter 27. The Watcher System: Sang Peramal, Oracle.


Weekend yang panjang dan cukup memberatkan akhirnya berlalu, Saga harus kembali bekerja di Chamber.


Dari laporan Operator, tidak ada yang masalah selama Saga tinggal namun, Saga mengingat tentang petualang kuat yang menyusup ke dalam Chamber. Saga pun sadar melihat unit yang dikalahkan dengan mudahnya menandakan bahwa dirinya masihlah lemah dan kurang kompeten dalam mengurus Chamber.


Maka dari itu, Saga pun meminta solusi kepada Aritoteles dan Date.


"Guru, Master. Aku ingin meminta saran kalian untuk ku?" tanya Saga.


"Kami bisa saja memanggil murid kami atau orang kepercayaan Kami namun, hal itu membutuhkan biaya," jawab Aritoteles.


"Biaya apa?" tanya Saga.


"Mana dari Master Dungeon," jawab tegas Date.


"Kenapa tidak? bagaimana caranya?" tanya Saga.


"Aku teringat, Master terdahulu selalu mengunakan jam tangan khusus untuk melatih dirinya hidup di dunia lain ini. Tidak hanya itu, harta yang anda miliki sekarang berdasarkan hadiah dari pelatihan jam tersebut," ucap Aritoteles.


"Ayah memiliki hal seperti itu, jam apa itu?" tanya Saga.


"Dia sering menyebutkan jam itu dengan The Watcher System," jawab Aritoteles.


Mendengar itu sontak Saga terkejut dibuatnya. Hal itu kabar yang menggembirakan bahwasannya Saga selalu ingin memiliki system' disaat membaca novel ringan ataupun anime.


"Apakah Ayah menyimpan nya?" tanya Saga.


"Kenapa tidak kamu lihat saja di ruang Kekayaan?!" ucap Aritoteles.


Saga yang begitu bersemangat, dia pun langsung beranjak dari kursi dan pergi ke ruang Kekayaan.


Setibanya disana, Saga mencari jam itu secara teliti disudut-sudut ruangan itu.

__ADS_1


Setelah beberapa menit, Saga masih menemukan jam itu.


Saga pun melihat sekelilingnya, "Jika, aku jadi ayah. Dimana aku menyimpan nya?"


Beberapa saat kemudian, Saga melihat ada keanehan di buku yang tersusun rapih diruangan harta tersebut.


Saga pun mengambil satu buku yang terlihat aneh. Buku hitam yang terkunci namun, saat Saga mengambilnya buku itu terbuka sendiri dan Saga menemukan sebuah Arloji disana.


"Apakah jam ini yang dimaksudkan oleh guru?" ucap Saga.


Meskipun ada rasa ragu namun, Saga pikir tidak ada salahnya untuk mencoba nya. Lalu, Saga pun mengambil jam dari buku dan mengenakannya.


Saat Saga mengenakan jam itu, tiba-tiba kepala Saga menjadi sangat sakit dan dia juga tidak bisa bergerak ataupun berteriak untuk melampiaskan kesakitan ataupun mencoba melepaskan jam tersebut.


Saga pun terpaksa menahan rasa sakitnya sendiri.


Tidak selang lama, rasa sakit mulai menghilang dan Saga mulai bisa mengerjakan badannya kembali. Lalu, Saga memeriksa jam yang dikenakannya tersebut.


"Apa yang sebenarnya terjadi?" tanya Saga sendiri.


[Anda telah selesai melakukan proses penyatuan tubuh dan system roh.]


Sesaat Saga pun terkejut melihat jam tangannya sendiri, "Siapa kamu?" ucap Saga sambil melihat jam tangannya.


Tulisan layar udara pun berubah.


[Saya Sang Peramal, Oracle.]


Saat melihat itu, Saga pun tersenyum dan merasa tertarik dengan jawaban jam nya.


"Seberapa akurat ramalan mu?"


Layar berganti lagi.

__ADS_1


[99% dan 1% itu juga karena penguna lah yang merubahnya.]


Saga tersenyum dan berpikir jam nya telah membual maka dari itu, Saga mengujinya.


"Dengan siapa aku akan menikah?" tanya iseng Saga.


"Rachel Prima, Tanya Nugroho dan Agitta Grindwald."


Lagi-lagi Saga terkejut saat melihat ada tiga wanita yang akan dinikahinya bahkan nama dua wanita yang tertera, Saga sudah mengenalnya.


Melihat itu, Saga pun tidak berani lagi bertanya yang aneh-aneh lagi dan mau tidak mau system' ramalan di jam miliknya nya itu Nyata dan ini juga system' yang digunakan nya.


Beberapa saat kemudian, Operator memberitahu tentang adanya penyusup.


"Master, ada beberapa menyusup yang masuk kedalam dungeon!"


Saga yang mendengar itu, dia pun sedikit terkejut lagi.


"Aku tidak menyangka petualang itu datang lebih cepat!" gumam Saga.


Lalu, Saga pun keluar dari Ruang Kekayaan dan langsung bergegas ke hutan pintu masuk. Yang dimana, Saga melihat seorang wanita cantik berambut panjang serta memakai gaun seorang putri dilengkapi dengan makhota kecil di kepalanya.


Wanita itu tidak sendiri, dia bersama dengan petualang yang sebelumnya datang beserta beberapa prajurit dibelakangnya.


Setibanya Saga disana, wanita itu pun tersenyum kepadanya.


"Nona, Dia adalah Saga Indraguna Master dari dungeon ini," ucap Aritoteles yang memperkenalkan Saga.


"Salam kenal, Tuan Saga. Aku putri makhota dari kerajaan Grindwald, Agitta Grindwald," ucap Agitta sambil mengangkat sedikit gaunnya dan membungkukkan badannya.


Saga yang mendengar itu sontak terkejut lagi, dia mengingat jawaban dari Oracle bahwa wanita yang ada dihadapannya merupakan salah satu dari istri dirinya.


"Agitta?" gumam Saga sendiri.

__ADS_1


Putri Agitta pun tersenyum dan menatap heran saat mendengar gumaman Saga.


Itulah pertemuan pertama Saga dan Putri dari dunia lain, Agitta.


__ADS_2