Ruang Kekayaan Milik Saga

Ruang Kekayaan Milik Saga
Chapter 55. Road to Malang


__ADS_3

Chapter 55. Road to Malang.


Hari weekend pun tiba, Saga yang habis beraktifitas penuh dari pagi sampai dini hari membuatnya bangun telat.


Suara orang-orang dan pedagang serta cahaya matahari yang sudah bersinar tinggi membuat Saga terbangun dan dalam setengah sadarnya, dia meraba-raba untuk mencari ponselnya.


Seusai diambilnya terlihat jam sudah menunjukan pukul 11 siang yang membuat Saga terkejut dan bergegas bangun.


Ditengah Saga mempersiapkan diri ponsel pun berdiri begitu juga Tanya yang membawa koper datang mengunjungi rumah Saga.


Sebenarnya, hari Sabtu ini Saga, Tanya, Raya dan Rizal berencana mengunjungi panti asuhan Mentari sekaligus liburan di kota malang dan Surabaya.


Maka dari itu, Saga bergegas mandi, berpakaian dan sebagainya. Untungnya, Saga sudah mempersiapkan barang-barang yang akan dibawa nya.


Suara ketukan pintu terdengar disertai dengan suara Tanya, "Mas Saga. Halooo. Udah siap belum?!"


Tidak lama, pintu pun dibuka oleh Saga.


"Hei, selamat pagi, sayang!" sapa Saga.


Tanya tersenyum, "Selamat pagi juga Sayang! tapi sekarang sudah siang!" ucap Tanya.


"Maaf, aku telat bangun," jawab Saga.

__ADS_1


Tidak lama, sebuah taksi eksklusif khusus bandara datang yang dimana Raya sudah berada didalamnya. Disaat taksi berhenti di rumah Saga, Raya pun turun dan menghampiri Saga dan Tanya.


Lalu, Raya membawa koper dan mereka pun berangkat ke bandara.


Setibanya di bandara, Rizal sudah menunggu kehadiran Saga dan lainnya yang dimana Rizal sudah menyewa jet pribadi Garuda dengan tujuan malang untuk dua hari.


Tanya pun sontak senang yang dimana baru kali ini dirinya menaiki pesawat jet dengan fasilitas semewah itu. Sebenarnya, Saga pun sama namun dia menyembunyikannya dan bersikap biasa saja.


Mereka pun menaiki pesawat jet tersebut yang dimana memiliki fasilitas mewah seperti meja bar kecil beserta sofa panjang, sofa yang dilengkapi smart tv, kamar mandi mewah, bahkan ruang tidur.


Didalam jet itu juga ada dua pramugari yang siap melayani.


Saat didalam, Tanya begitu bersemangat dan langsung lari ke sofa dan merasa empuknya sofa.


Melihat itu, Saga, Raya dan Rizal tertawa kecil melihat sikap kekanakan dari Tanya.


"Santai aja. Sebenarnya, aku ingin membelikan jet pribadi tapi aku ingin membuat sesempurna mungkin maka dari itu, aku pre order dan membutuhkan kan 3 bulan baru terbuat," jawab Riz.


"Tidak apa-apa," jawab Saga.


"Mass, ayo duduk sini!" ucap manja Tanya yang sudah duduk di sofa panjang.


"Iya, ya," jawab Saga dan dia melangkah ke sofa.

__ADS_1


"Oke, let's roll!" ucap Rizal kepada pilot.


Beberapa saat kemudian, mereka pun lepas lantas menuju Malang. Perjalanan yang sebentar dimana pesawat umumnya memakan waktu 1 jam 20 menit sedangkan mengunakan jet hanya dibutuhkan 40 menit saja.


Waktu perjalanan yang sungguh efisien. Hal ini membuat Saga ingin cepat memiliki jet pribadi.


Setibanya, di Malang. Saga dan lainnya sudah menyewa taksi eksklusif untuk perjalanan ke panti tapi, sebelum itu Saga dan lainnya mampir di Hypermarket.


Tentu kehadiran Saga dan lainnya membuat heboh Hypermarket itu. Banyak pengunjung yang melihat mereka serta mengabadikan nya. Tidak hanya itu, banyak juga yang langsung menggugah videonya di Yutube.


Otomatis, Dina dan Boim yang sedang bekerja di Army melihat video itu langsung memasukkan ke Saga Channel hingga ratusan ribu yang nonton disertai dengan ribuan like.


Kehebohannya bukan hanya kedatangan Saga dan lainnya. Tapi, Rizal berbicara bahwa Saga akan mampir ke tempat panti Asuhan nya dan membawa banyak bekal untuk disana.


Oleh-olehnya pun bukan main, Saga membeli banyak bahan makanan dan kebutuhan sehari-hari hingga membutuhkan satu truk kontainer untuk membawanya.


Lalu, mereka pun melanjutkan perjalanannya.


Setibanya di panti asuhan Mentari. Saga dan lainnya tidak disambut. Hal ini disebabkan banyak warga yang sedang berkumpul dan berdebat dengan bu Rosa di depan panti Asuhan.


Meskipun tidak disambut namun, kehadiran taksi mewah serta truk besar menghentikan perdebatan mereka dan pandangan semua orang teralih pada Saga dan lainnya.


Saga yang penasaran dengan keributan itu, Dia pun keluar dan bertanya kepada mereka semua.

__ADS_1


"Apa yang sedang terjadi disini?"



__ADS_2