
Chapter 83. Perkembangan Chamber.
Waktu tiga bulan sebuah waktu yang tidak sebentar untuk Saga dan Agitta saling kenal satu sama lain. Kedekatan nya sama seperti Tanya dan Rachel namun, Agitta yang seorang putri mahkota kerajaan memiliki perawakan yang lebih lembut dan bertutur kata lebih sopan.
Sampai disaat mengurusi taman. Raja melihat kebersamaan nya itu dan tersenyum senang disaat melihat Agitta yang selalu mengubarkan senyuman dan tawa saat bersama Saga.
"Aku jadi ingin menjodohkan mereka berdua. Bagaimana menurutmu, guru Aritoteles?" tanya Raja yang saat itu berdiri disisi taman melihat kedekatan Agitta dan Saga yang saat juga Guru Aritoteles berdiri disamping Raja.
"Aku hanya lah unit. Permasalahan itu tanyakan sendiri saja kepada Saga."
"Baiklah, aku akan mencari waktu yang cocok untuk berbicara kepada nya."
Keakraban Saga dan Agitta itu bukanlah tidak ada sebabnya. Sebulan yang lalu, Saga melihat Agitta yang sedang menjinak Slime yang berjaga hutan Chamber. Kemampuan itulah yang membuat Saga tertarik dan Saga meminta sesuatu kepada Agitta.
"Putri Agitta, apa kamu menyukai Slime?"
"Iya, aku monster yang lucu-lucu dan tidak berbahaya."
"Bagaimana kalau kita melakukan riset?"
"Riset?" bingung Agitta yang memiringkan kepalanya.
Saga pun menjelaskan detailnya yang membuat Agitya paham dan sejak itu, Saga dan Agitta melakukan riset dengan melihat berbagai jenis Slime sesuai dengan sumber makanan mereka.
Saga dan Agitta pun berhasil membuat Slime yang diantaranya;
__ADS_1
Slime berwarna hijau muda berjenis Sticky Slime, slime memiliki cairan lengket dan dia memakan tumbuhan dan serangga.
Slime coklat muda berjenis Acid Slime, slime yang memiliki cairan asam dan memakan bahan-bahan keras seperti tulang dan lainnya.
Slime ungu berjenis poison slime, slime ini memakan tumbuhan beracun dan sejenisnya.
Slime hijau tua yang berjenis Healing slime, slime ini memakan tumbuhan obat-obatan.
Slime putih dengan jenis Cleaner Slime, Slime ini memakan kotoran beserta aromanya dari benda-benda yang ditempelnya.
Slime coklat tua dengan jenis Scavenger Slime, slime memakan barang sisa dan sampah.
Slime abu-abu dengan jenis metal Slime, Slime ini memakan segala material.
Mereka rata-rata memiliki kelas C. Itulah kemampuan riset yang Agitta tunjukan sebulan ini.
Sedangkan, Saga sendiri telah berhasil membuat beberapa tingkatan boneka sihir diantara Iron Doll, Steel Doll bahkan sampai Titanium Doll. Itulah boneka sihir berdasarkan bahan.
Ada pun Saga membuat boneka sihir berdasarkan tingkat keahlian diantara warrior doll, Magician Doll, Killer Doll, Gunner Doll dan Healing Doll.
Dan juga berdasarkan evolusinya yaitu tingkat terendah Common Doll, Golem, Automata, Machina dan tingkat tertinggi Ex Machina.
Untuk Machina dan Ex Machina, sosok mereka seperti manusia robot yang memiliki kecerdasan AI bahkan untuk Ex Machina sendiri sudah sampai ketingkat dewi Mesin. Saga pun memberikan nama Nicol.
Meski, semua penelitian itu membutuhkan poin dungeon yang cukup banyak. Saga tidak begitu mempermasalahkannya lantaran poin dungeon terikat terus bertambah dari kehadiran Raja dan rakyat Grindwald yang tinggal di Chamber.
__ADS_1
Itulah perkembangan Chamber tiga bulan ini yang dimana saat ini Saga sedang tidur bersama Tanya tanpa satu helaipun pakaian.
Saat jam sudah menunjukkan pukul lima pagi, Saga pun bangun dari kasurnya dan merapihkan selimut Tanya yang saat itu, dia tidak mengenakan pakaian Lalu, Saga pun memakai pakaian, membasuh diri dan pergi ke dapur untuk mempersiapkan sarapan.
Sesudah itu, Saga pun mengusap kepala Tanya dan mencium keningnya yang membuat Tanya membuka matanya.
"Mas, sudah mau berangkat?"
"Iya, aku sudah mempersiapkan sarapan untuk mu."
"Terima kasih untuk malam yang istimewa, mas Saga."
"Aku juga terima kasih dan Mas, pamit dulu."
"Iya, hati-hati, Mas! Dan, selamat bekerja!"
Seusai itu, Saga dan Tanya berciuman namun tidaklah lama. Lalu, Saga pun pergi dan Tanya yang hanya mengenakan selimut sebagai penutup tubuhnya. Dia pun tidak bisa mengantarkannya hanya bisa menatapnya pergi dari atas kasur.
Saga pun pergi ke rumahnya bukanlah untuk beristirahat melainkan ke tempat kerja sebenarnya, Chamber.
Setibanya di sana, Saga dikejutkan oleh pemberitahuan dari Operator.
"Lapor. Terdeteksi ada penyusup berjumlah besar datang ke Chamber."
"Apa?!"
__ADS_1