Sakinah Bersama Mu

Sakinah Bersama Mu
Bab 13


__ADS_3

Tuan Rico bersama kedua anak buahnya meluncur menuju rumah kedua orang tua Aisha. Malam ini Aisha mau tak mau harus ikut dengan diri pindah.


"Aisha buka pintunya" teriak .Tuan Rico seraya mengetuk pintu rumah kedua orang tua Aisha, namun yang membuat dirinya terkejut adalah sosok seorang pria muda yang membuka pintu tersebut.


"Maaf bapak cari siapa ya ?" tanya pria muda tersebut.


"Apa dia pria yang di cintai Aisha ?" tanya batin tuan Rico.


"Harusnya saya yang bertanya, ngapain anda di rumah mertua saya" sahut tuan Rico.


"Ini rumah saya pak, mungkin bapak salah rumah" jelas pria muda itu sangat ramah.


"Jelas - jelas ini rumah mertua saya, saya yang belikan rumah ini !!" seru tuan Rico.


"Tapi saya su. . ".


"Minggir kamu ! saya mau menjemput istri saya !!" tuan Rico memotong pembicaraan pria muda tersebut, lalu bergegas masuk ke dalam rumah di ikuti oleh kedua anak buahnya. .


"Aisha di mana kamu . . kamu sudah berjanji akan tinggal kembali di rumah saya !" teriak tuan Rico.


"Aisha saya paling tidak suka kalau di permainkan !!" Seru tuan Rico, lalu ia melempar sebuah pas bunga kecil.


"Ada apa ini ?" Tiba - tiba seorang wanita muncul dari sebuah kamar. "Anda siapa kenapa anda lancang sekali masuk ke rumah orang !" seru wanita tersebut kebingungan. wanita itu pun memonitor seluruh ruangan mencari keberadaan sang suami.


Wanita itu berlari menuju suaminya yang sedang mematung di dekat pintu masuk rumahnya.


"Bang ini ada apa dan siapa mereka ?" tanya Wanita tersebut pada pria muda yang merupakan suaminya.


"Abang juga tidak tau" jawab pria itu pelan.


"Heii kalian siapa, kenapa seenaknya aja masuk ke rumah orang ?!" teriak wanita itu dengan lantang.


Tuan Rico tak langsung menjawab, ia masih kebingungan dengan pria dan wanita yang berada di dalam rumah mertuanya.


"Apa mereka saudaranya Aisha ?" batin tuan Rico.


"Hei jawab pertanyaan saya, siapa kalian, kenapa kalian masuk kerumah kami dengan seenaknya bahkan merusak barang milik kami !! seru wanita tersebut.


"Harusnya saya yang bertanya pada kalian, siapa kalian ? kenapa kalian berada di rumah mertua saya ?" tanya tuan Rico balik.


"Ini rumah kami dan kami telah membelinya beberapa beberapa hari yang lalu dari seorang perempuan bernama Ayira !" seru wanita tersebut.

__ADS_1


"Apa buktinya ?" taun Rico sangat terkejut dengan pengakuan wanita tersebut.


"Tunggu sebentar" ujar wanita tersebut. lalu wanita itu berlalu menuju kamarnya. ia kembali dengan membawa beberapa berkas di tangannya. "Silahkan bapak lihat sendiri, di sana ada tanda bukti pembelian rumah ini !" seru wanita itu seraya menyerahkan berkas ke tangan tuan Rico.


Rahang tuan Rico mengeras tatkala dirinya membaca surat jual beli yang di lakukan oleh Ayira secara diam - diam.


"Sial, di mana Aisha, kenapa ia nekad menjual rumah ini !" gerutu tuan Rico.


"Kerahkan semua anak buah kamu, cari keberadaan Aisha dan adiknya sekarang juga !!" titah tuan Rico kepada anak buahnya.


"Cari kemana tuan ?" tanya salah satu anak buahnya.


"Kalau aku tau mereka pergi ke mana, nama mungkin aku menyuruh kalian mencari !" bentak tuan Rico. " Cari keseluruh pelosok di bali, kalau tak ketemu juga cari ke kota kelahirannya, datangi satu persatu keluarganya !".


"Baik tuan".


Anak buah tuan Rico segera berlalu untuk mencari keberadaan Aisha dan juga adiknya, sementara tuan Rico masih berada dalam rumah tersebut.


"Terima kasih !!" tuan Rico kembali menyerahkan berkas tanda bukti jual rumah tersebut pada pemiliknya setelah itu tuan Rico berlalu meninggalkan rumah tersebut tanpa sepatah kata pun.


"Sebenarnya siapa mereka ?" tanya wanita itu pada suaminya.


"Aku juga tidak tau, datang dengan teriak - teriak masuk seenaknya giliran pulang nyelonong saja tanpa permisi atau pun pamit".


"Jika ada hal yang seperti ini lagi, lebih baik kita jual lagi saja, sepertinya ada sebuah masalah dengan rumah ini".


...🌾🌾...


Tuan Rico melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi, emosinya sedang memuncak, dirinya di bohongi secara mentah - mentah oleh sang istri. kejadian ini tak pernah terlintas dalam pikirannya, bodohnya ia tak menyiapkan orang untuk mengawasi setiap gerak - gerik Aisha ketika dirinya ada sebuah kerjaan di luar negeri.


"Mana Aisha ?" tanya Mika.


"Aisha kabur lagi, bahkan sekarang dia telah menjual rumah yang di tinggali oleh orang tuanya" tuan Rico menjatuhkan tubuhnya di atas kursi ruang keluarga.


"Apa ?! kenapa itu bisa terjadi ? apa kamu tidak mengerahkan anak buah kamu untuk menjaga Aisha ?".


"Ini di luar dugaan ku, orang yang biasa mengawasi Aisha kemarin ikut dengan ku".


"Kamu ceroboh . . ini semua karena kebodohan kamu !!".


"Jangan seenaknya saja kamu menyalahkan aku, harusnya kamu juga ikut membantu, coba saja kalau kamu ikut mengawasi Aisha pasti ini semua tidak akan terjadi !!" tuan Rico tak terima jika ini semua karena keteledoran dirinya.

__ADS_1


"Aisha itu urusan kamu !!".


"Diam kamu berisik !!".


"Aku yakin dia gak bakalan pergi jauh, dia kan tidak terlalu hapal dengan keadaan Bali".


"Haduh berisik banget sihh, ganggu orang tidur saja" gerutu seseorang yang sedang menuruni anak tangga. "Mbak, kalau mbak sudah cape di madu lebih baik ajukan cerai saja, gak usah ribut - ribut buang - buang waktu saja" ujar Sari.


"Heh jaga bicara kamu !!, kita bukan sedang membicarakan soal Aisha". sahut Mika.


"Masa ? kok aku gak percaya yah" ucap Sari seakan meledek Mika.


"Makanya jadi istri itu, kalau suami datang di sambut bukan malah enak tidur - tiduran" sindir Mika.


"Aku tiduran karena kepala ku dari tadi pusing".


"Alasan".


"Bisa diam tidak kalian !!" seru tuan Rico. "Sudah tau suami sedang ada masalah, kalian bukannya cariin solusi malah tambah bikin masalah, dasar istri - istri tak berguna !" bentak tuan Rico yang sudah muak melihat perdebatan di antara ke dua istrinya.


"Tuh dengerin !!" seru Mika.


"Kan yang mulai duluan mbak Mika". sahut Sari.


"Enak saja maen tuduh saja".


"DIAM !!!" bentak tuan Rico seraya mengebrak meja, membuat Sari dan Mika langsung menunduk dan menutup mulut mereka rapar - rapat, keduanya tak berani menatap yang suami yang sedang di landa amarah.


"Pergi kalian atau saya usir dari rumah ini !!" seru tuan Rico, dengan secepat kilat Mika dan Sari langsung berlari ke arah kamar mereka masing - masing.


Tak lama setelah menyuruh kedua istrinya pergi, ponsel tuan Rico berdering.


"Ada kabar apa ?" tanya tuan Rico.


"Menurut seorang tetangga rumah orang tua Aisah, ia melihat beberapa hari yang lalu Aisha dan adiknya keluar rumah mereka membawa dua buah koper besar di pagi buta dengan menggunakan taksi". jelas anak buah tuan Rico.


"Saya yakin jika Aisha kembali ke kota kelahirannnya, pasti dia akan kembali ke cinta pertamanya" Gumam tuan Rico.


"Apa yang harus kami lakukan ?" tanya Anak buah tuan Rico .


"Coba kalian datang ke bandara dan cek data penerbangan ke kota tersebut, jika benar maka kalian harus cari Aisha ke kota itu !" titah tuan Rico.

__ADS_1


"Baik tuan".


__ADS_2