
Aisha mengantar Bayu menuju tempat dimana Bayu memarkirkan mobilnya.
"Bayu terima kasih atas bantuannya, sekali lagi aku minta tolong jangan beritahu siapa pun tentang keberadaan ku" ujar Aisha.
"Aku janji tidak akan memberi tahu siapa pun" ujar Bayu. "Kamu jaga diri baik - baik di sini" sambung Bayu.
"Kamu juga hati - hati di jalan".
Setelah mobil Bayu tak terlihat lagi, Aisha kembali masuk ke rumah Abah Anom.
"Nak, sekarang istirahat saja di sini, besok pagi baru ke pemondokan" ujar Umi Lilah.
"Baik Umi". sahut Aisha.
Aisha di antar menuju kamar sementaranya. setelah Umi keluar, Aisha menjatuhkan badannya ke atas tempat tidur.
Pagi buta pukul empat subuh, kedua anak buah tuan Rico sudah berangkat menuju lapas tempat Aisha di tahan, mereka berencana akan membawa kabur Aisha dan akan membayar orang lapas agar mempermudah aksinya.
"Ada yang saya bisa bantu ?" tanya penjaga lapas bagian luar.
"Apa bapak mau uang ?" tawar salah satu anak buah tuan Rico.
"Uang ? tentu semua orang menginginkannya".
"Saya akan memberikan uang pada bapak, Asal bapak mau bantu saya".
"Bantu apa ?". Salah satu anak buah tuan Rico lalu membisikan sesuatu ke penjaga lapas tersebut.
"Setau saya tahanan yang bernama Aisha sudah di jemput sejak semalam oleh keluarganya" jelas penjaga lapas tersebut.
"Bapak Serius, bukannya Aisha bebas hari ini".
"Kalian tunggu di sini, saya akan pastikan kembali ke dalam". penjaga tersebut berlalu masuk ke dalam lapas, dan lima menit kemudian ia telah kembali. "Tahanan yang bernama Aisha sudah keluar sejak pukul sepuluh malam". ujar penjaga.
"Ini bagaimana ?" tanya anak buah tuan Rico.
"Kita lapor bos dulu" jawab anak buah lainnya.
mereka sangat terkejut saat tau jika Aisha sudah keluar lapas sejam semalam, hal itu langsung di laporkannya pada Tuan Rico.
"Apa Aisha sudah keluar sejak semalam ?" tuan Rico terkejut mendapat kabar tersebut.
"Iya tuan".
"Kenapa kalian tidak berjaga sejak semalam ?"..
"Kami hanya menjalankan perintah sesuai rencana awal".
__ADS_1
"Bodoh !!" tuan Rico menutup teleponnya seata sepihak.
"Punya anak buah tidak bisa di andalkan, dasar bodoh !!" gerutu tuan Rico.
Anak buah tuan Rico berinisiatif untuk menuju rumah orang tua Bayu, mereka yakin jika Aisha berada di sana.
"Siapa yang datang pagi - pagi sekali ?" tanya Papanya Bayu.
"Mama juga gak tau".
Kedua orang tua Bayu pun langsung keluar dari kamar untuk mencari tau siapa yang datang.
"Pak, Bu ada tamu, katanya ingin bertemu dengan Den Bayu" ujar Asisten rumah tangga yang bekerja di rumah orang tua Bayu.
"Siapa bi ?" tanya Mama Reni.
"Saya tidak bertanya itu bu" sahut seorang asisten rumah tangga tersebut.
Kedua Orang tua Bayu seger keluar rumah untuk bertemu dengan tamu yang mencari sang putra.
"Mana Bayu ?" tanya salah satu anak buah tuan Rico.
"Bayu tidak menginap di sini, Bayu menginap di rumahnya" jawab Papa Bayu.
"Di mana alamatnya ?". Papa nya Bayu langsung menyebutkan alamat rumah putra mereka.
"Itu bukan urusan anda !!" ketus anak buah tuan Rico. mereka langsung segera berlalu dari rumah orang tua Bayu menuju alamat yang sudah di dapat tadi.
Jalanan pagi masih sepi, membuat mereka dengan mudah mempercepat laju kendaraannya agar segera sampai di kediaman Bayu.
Terlihat di kediaman Bayu terdapat satu buah mobil yang biasa Bayu gunakan terparkir tepat di depan rumah tersebut, rumah tersebut terlihat sangat gelap hanya ada beberapa cahaya lampu yang menerangi rumah tersebut.
"Kita masuk apa tunggu dia keluar ?" tanya salah satu anak buah tuan Rico.
"Kita tunggu saja" sahut anak buah lainnya.
Tiga jam berlalu, kedua anak buah tuan Rico masih menunggu Bayu keluar dari rumahnya. waktu sudah menunjukan jam tujuh lebih namun belum ada tanda - tanda jika Bayu akan keluar dari rumahnya.
"Apa yakin jika Bayu ada di dalam ?".
"Tapi itu ada sebuah mobil terparkir di sana".
"Kita tunggu satu jam lagi !".
Tak berselang lama, Bayu keluar dengan pakaian yang rapi, kedua anak buah tuan Rico langsung menghampiri Bayu.
"Ada apa lagi kalian datang ke sini, bukannya urusan kita sudah selesai ?" tanya Bayu yang ke bingungan dengan ke datangan anak buah tuan Rico yang secara tiba - tiba.
__ADS_1
"Apa Aisha ada di dalam, saya ingin bicara sebentar, karena ada sesuatu yang harus saya sampaikan langsung pada Aisha". ujar salah satu anak buah tuan Rico.
Bayu terdiam, ia menaruh curiga pada kedua anak buah tuan Rico.
"Bukannya Aisha di penjara dan ini saya mau berangkat untuk menjemput Aisha" Ujar Bayu dengan nada santai agar tak membuat anak buah tuan Rico curiga.
"Apa anda tidak sedang berbohong ?".
"Apa berbohong ? untuk apa saya berbohong. memang kenyataannya seperti itu, Aisha sedang di penjara dan hari ini ia akan menghirup udara kebebasan, maka dari itu saya akan menjemputnya" jelas Bayu.
"Apa anda tidak tau, kalau Aisha sudah keluar penjara sejak semalam, dan menurut keterangan penjaga lapas Aisha keluar penjara di jemput oleh saudaranya" jelas anak buah tuan Rico. "Bukannya hanya anda yang peduli dan mengurusi Aisha selama ini, berarti saudara yang di maksud oleh penjaga lapas itu adalah anda" sambung anak buah tuan Rico.
"Anda jangan berbohong, saya baru akan menjemputnya sekarang, atau jangan - jangan itu tuan anda yang membawa Aisha kabur, dengan cara mengaku sebagai saudaranya" tuduh Bayu.
"Tuan kami sedang berada di Bali, mana mungkin ia melakukan hal itu" bantah anak buah tuan Rico.
"Bisa saja tuan anda menyuruh orang lain".
"Jadi Aisha tidak ada di sini ?".
"Aisha tidak ada di sini".
"Ke mana anda akan Cari Aisha ? biar kita bantu cari".
"Saya tidak akan mencari Aisha, tugas saya membantu Aisha sudah selesai. Aisha sudah dewasa, ia bebas menentukan jalan hidupnya sendiri !" tegas Bayu.
Kedua anak buah tuan Rico pun berlalu meninggalkan rumah Bayu, namun mereka tidak percaya begitu saja dengan ucapan Bayu, mereka masih menaruh curiga jika Bayu mengetahui keberadaan Aisha. mereka pun melaporkan hal tersebut pada tuan Rico, kemudian tuan Rico mencurigai seseorang dan memerintahkan anak buahnya agar mengawasi orang tersebut.
Bayu menuju tempat kerjanya seperti biasa, ia tidak sadar jika selama perjalanan menuju tempat kerjanya Bayu di buntuti oleh sebuah mobil. tiba di kantor Bayu langsung mengirim pesan singkat pada Aisha ia memberi tahu Jika anak buah tuan Rico mencari keberadaannya.
Orang tua Bayu sangat khawatir dengan kondisi anaknya, sehingga mereka memutuskan untuk mendatangi tempat kerja Bayu.
"Mama, Papa tumben pagi sekali sudah datang ke sini, apa ada hal yang penting ?". Bayu terlihat heran dengan kedatangan orang tuanya.
"Apa kamu baik - baik saja ?" tanya Mama Reni.
...🌾🌾🌾🌾🌾...
Jangan lupa baca juga karya author yang lainnya.
📍Aku Memilih_Mu
📍Bertemu Jodoh Di pesantren
📍Hujan Kemarin
Jangan Lupa Like dan Vote juga agar author semakin semangat dalam melanjutkan cerita ini. berikan juga saran dan kritikannya juga di kolom komentar.
__ADS_1