Sakinah Bersama Mu

Sakinah Bersama Mu
Bab 38


__ADS_3

Flashback


Tuan Rico baru menghubungi kedua istrinya secara bergantian, Tuan Rico memberi tahu bahwa ia belum bisa kembali ke Bali, karena urusan bersama Aisha belum selesai. Kabar itu pun di sambut baik oleh Mika, karena ia bisa bebas jalan bersama teman sosialitanya. berbeda dengan Sari, ia sangat kecewa dengan suaminya karena ia sudah mempunyai rencana untuk makan malam romantis bersama sang suami pun harus gagal. untuk mengusir rasa kekecewaannya, Sari pun memutuskan untuk pergi shopping sendirian. Sari tak begitu banyak memiliki teman seperti Mika, Jika sedang bosan ia lebih memilih menghabiskan waktunya sendirian walaupun hanya sekedar jalan - jalan tanpa tujuan.


Mobil yang di kendarai oleh Sari meluncur menuju sebuah pusat perbelanjaan terbesar di Bali. Setelah memarkirkan mobilnya, Sari langsung masuk ke Mall tersebut, satu persatu Toko yang menjual perlengkapan wanita di masuki oleh Sari, Dari mulai Toko Baju, Sepatu,Tas, bahkan Sari juga memasuki toko perhiasan untuk memburu perhiasan keluaran terbaru. Setelah mendapat barang buruannya Sari pun memutuskan untuk mencari makanan.


ia pun memilih makanan dengan menu yang menyajikan makanan khas jepang. ketika sedang asik menunggu pesenannya datang tiba - tiba pandangan Sari tertuju pada pasangan yang sedang berjalan dengan mesranya.


"Aku tidak salah liat kan ?" tanya Sari pada dirinya sendiri.


Saat ingin menghampiri pasangan tersebut tiba - tiba seorang pelayan datang dengan membawa menu makanan yang di pesannya, sehingga perhatian Sari pun beralih ke makanan tersebut karena perutnya sudah minta di isi. setelah pelayan selesai menghidangkan makananny, Sari kembali mencari keberadaan pasangan yang sempatbdi lihatnya tadi, namun sayang pasangan itu telah hilang dari pandangannya.


"Bener kok, yang aku lihat tidak salah dari pakaian dan tasnya itu bener - bener mbak Mika, tapi kenapa mbak Mika jalan dengan seorang pria dan bermesraan di tempat umum" Sari bicara pada dirinya sendiri. karena perutnya sudah minta di isi akhirnya Sari mencoba melupakan kejadian tersebut dan memilih untuk menyantap makanan yang tersaji di atas meja.


Sari meninggalkan pusat perbelanjaan itu dengan perasaan yang masih penasaran tentang pasangan yang tadi di lihatnya, batinnya selalu mengatakan bahwa itu beneran Mika istri pertama dari suaminya.


Sampai di rumah, Sari terkejut saat melihat sosok wanita yang sedang memasuki halaman rumahnya, wanita itu bener - bener persis seperti wanita yang tadi di lihatnya di pusat perbelanjaan.


"Mbak Mika tunggu" ucap Sari dari dalam mobil.


"Ada apa lagi" Mika sepertinya malas berurusan dengan Sari.


"Tadi aku lihat mbak sedang jalan dengan pria lain di pusat perbelanjaan, lalu siapa pria itu ? kenapa Mbak Mika bermesraan dengan pria lain ? mbak Mika selingkuh ?" Sari langsung menodongkan berbagai pertanyaannya pada Mika.


"Apa buktinya kalau aku jalan dengan pria lain ?" tanya Mika balik.


"Aku memang tak punya bukti tapi wanitabyabg aku lihat persis menggunakan pakaian dan juga tas yang sama seperti yang Mbak Mika kena kan sekarang" jelas Sari.


"Hahaha, kamu ada - ada saja, emangnya yang punya baju dan juga tas ini hanya saya, ini baju dan tas pasaran, semua orang mempunyainya, Gunakan cara lain untuk mengusir saya dari sini jangan menggunakan cara yang keji seperti ini, terlalu murahan" ucap Mika. "Satu lagi, suami kita tidak jadi pulang, jadi aku memutuskan untuk berlibur bersama teman - teman ku" sambung Mika seraya berlalu meninggalkan Sari.


Sari masih mematung dekat pintu masuk, ia bener - bener tidak percaya sepenuhnya dengan apa yang di katakan oleh Mika, karena hati kecilnya selalu berkata bahwa itu bener - bener Mika.

__ADS_1


flashback off


Sari mendengus kesal saat sang suami meninggalkannya begitu saja.


"Kenapa semua orang tidak percaya dengan perkataan ku, Malah aku yang kena semprot suami ku" gerutu Sari.


Ia ingin mengejar suaminya dan mengajaknya untuk membuktikan semua perkataannya namun ia sudah menebak jika suaminya pasti akan menolak permintaannya.


...๐ŸŒพ๐ŸŒพ...


Hari - hari terus berjalan, sidang perceraian nya dengan Aisha sudah tinggal seminggu lagi. kini tuan Rico kembali mendatangi lapas perempuan tempat di mana Aisha di tahan.


kedatangan tuan Rico ke sel tahanan hampir bersamaan dengan kedatangan Bayu, hari ini Bayu mendatangi lapas untuk bertemu dengan Aisha karena ada sesuatu yang harus di bicarakan tentang masalah perceraian Aisha.


"Kebetulan bertemu anda di sini, ada banyak yang harus kita bicarakan" ucap Tuan Rico pada Bayu.


Tak lama, pihak penjaga lapas membawa Aisha ke ruang kunjungan. Aisha sangat terheran kenapa ada Tuan Rico di sana, bukannya hanya Bayu saja yang datang.


"Tak perlu basa - basi ada apa lagi anda menemui saya" ucap Aisha tegas lalu menatap ke arah Bayu meminta penjelasan tentang kedatangan tuan Rico. Bayu sekan mengerti tentang arti tatapan dari Aisha hanya mengangkat kedua bahunya menandakan bahwa ia juga tidak mengetahui tujuan kedatangan tuan Rico.


"Saya hanya ingin menegaskan bahwa sampai kapan pun saya tidak mau bercerai, saya akan tetap mempertahankan pernikahan kita" ucap tuan Rico seraya tersenyum. "ada satu syarat yang harus kamu penuhi jika kamu bener - bener ingin berpisah dengan saya !". sambung tuan Rico dengan tatapan tajam pada Aisha.


"Apa itu ?".


"Kamu harus membayar hutang kedua orang tua kamu. saya kasih waktu selama dua bulan. jika dalam dua bulan kamu tidak bisa membayarnya maka kita tidak akan bercerai" ujar tuan Rico.


"Apa dua bulan ?" Aisha sangat terkejut dengan tawaran tuan Rico. "Berapa hutangbyang harus saya bayar ?" tanya Aisha.


"Hutang orang tua kamu sebesar sepuluh miliar".


"Apa sepuluh miliar, apa anda ingin mencoba memeras saya ?".

__ADS_1


"itu sudah saya kasih discon. hutang orang tua mu hampir dua puluh miliar termasuk bunganya, belum biaya hidup kamu dan keluarga kamu, termasuk rumah yang kamu jual secara diam - diam, harusnya kamu berterima kasih jika aku hanya menuntut mu sebesar sepuluh miliar" ucap tegas tuan Rico.


"Baiklah, tapi jika dalam waktu dua bulan saya bisa melunasi hutang orang tua ku, maka kita resmi bercerai dan anda tidak berhak lagi mengganggu hidup saya" ujar Aisha tak kalah tegas dari tuan Rico.


"Deal".


"Sebaiknya harus ada perjanjian tertulis dan tanda tangan di atas materai untuk menjadi bukti sebuah perjanjian ini" Saran Bayu.


"Betul itu" sahut Aisha.


"Baiklah, asisten saya yang akan mengurus surat perjanjian tersebut.


Asisten tuan Rico segera mengurusnya surat perjanjian tersebut. surat tersebut di tanda tangani di atas materai oleh Aisha dan juga tuan Rico.


Tuan Rico tersenyum penuh kemenangan. . menurutnya Aisha tidak akan sanggup untuk melunasi hutang orang tuanya, apalagi Aisha hanya punya waktu dua bulan sedangkan Aisha masih harus menjalani masa hukumannya satu bulan lagi. berbeda dengan Aisha ia terus berpikir bagaimana cara mendapatkan semua uang sebanyak itu dalam waktu yang menurutnya terlalu singkat.


...๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ...


Asalamulaikum


Author mau ngucapin beribu - ribu maaf karena untuk akhir - akhir ini author jadi jarang update di karenakan Author sedang dalam persiapan kelahiran anak pertama. . mohon doanya semoga lahirannya lancar dan kedua sehat dan selamat.


Jangan lupa baca juga karya author yang lainnya.


๐Ÿ“Aku Memilih_Mu


๐Ÿ“Bertemu Jodoh Di pesantren


๐Ÿ“Hujan Kemarin


Jangan Lupa Like dan Vote juga agar author semakin semangat dalam melanjutkan cerita ini. berikan juga saran dan kritikannya juga di kolom komentar

__ADS_1


__ADS_2