
"Maaf mbak jangan berdiri di sini, karena menghalangi orang yang akan lewat !" tegur seseorang membuat Aisha sadar dari lamunannya.
"Ohh maaf ya" ucap Aisha segera berlalu dari tempat tersebut. ia pun segera mendekat ke arah pria yang di lihatnya.
"Bani ?!" tegur Aisha. pria tersebut menoleh ke arah Aisha dengan raut wajah yang bingung.
"Maaf kamu siapa ?" tanya pria tersebut.
"Bani, Ini aku Aisha, kamu pasti tidak mengenaliku karena penampilan ku sangat berbeda dari biasanya, Bani jujur aku sangat merindukan mu" dengan refleks Aisha langsung memeluk pria tersebut.
"Apa -apaan ini !!" Seru seorang Wanita yang baru keluar dari dalam mobil. dengan cepat pria tersebut melepaskan pelukan Aisha, hingga Aisha mundur beberapa langkah kebelakang.
"Siapa perempuan itu ?" tanya wanita itu lagi.
"Aku tidak mengenalnya, dia datang dan langsung memeluk begitu saja" jawab pria tersebut.
"Ini aku, Aisha. kalau tidak percaya lihat ktp ku" ucap Aisha seraya menunjukan sebuah ktp.
"Kamu selingkuh !!" tuding wanita itu.
"Aku tidak selingkuh, bahkan aku tidak mengenal perempuan itu" pria tersebut mencoba menjelakan pada kekasihnya jika ia tidak mengenal Aisha.
"Ini Bani kan ?" tanya Aisha. pria dan Wanita itu saling padang.
"Nama saya Rizal" jawab lelaki tersebut.
"Tapi kamu mirip Bani, seseorang yang sedang saya cari" Aisha masih tetep yakin jika pria itu adalah Bani, pria yang di cintainya.
"Kalau tidak percaya ini ktp saya" pria tersebut juga menunjukan kartu identitasnya.
Aisha diam sejenak, ternyata ia salah orang, namun tak bisa di pungkiri jika pria tersebut memang hampir mirip dengan Bani bedanya badan pria itu berotot.
"Maaf saya salah orang" ucap Aisha seraya tertunduk.
"Makanya mbak kalau itu di lihat dulu jangan main nyamber saja, hampir saja hubungan saya dan tunangan saya berakhir" gerutu perempuan tersebut.
"Iya maafkan Mas Mbak, kalau begitu saya pamit" Aisha berlalu meninggalkan tempat tersebut dengan perasaan yang campur aduk.
Sampai di rumah, ke datangannya sudah di sambut oleh sang adik, senyuman Ayla mampu mengobati rasa lelahnya.
"Kakak bawa apa ?" tanya Ayla.
__ADS_1
"Oh Ini, kakak bawa makanan untuk makan malam kita" Aisha menyerahkan bawaannya pada sang adik. "Mulai hari ini kakak sudah bekerja di perusahaan x sebagai spg". jelas Aisha.
"Selamat ya kak, semoga kakak betah kerja di sana" ucap Ayla.
"Amin, lalu bagaimana dengan sekolah baru kamu ?" tanya Aisha.
"Alhamdulilah kak, aku di sambut baik oleh teman - teman sekelas ku" jawab Ayla.
"Syukur deh kalau begitu, kakak mau bersih - bersih dulu, kamu siapkan untuk makan malam ya, bisakan ?".
"Bisa dong kak, kan tinggal mindahin makanan ini ke piring saja".
"Anak pintar".
jam tujuh malam, Aisha dan Ayla melakukan makan malam mereka dengan penuh kenikmatan, senyum yang selalu tersungging dari bibir sang adik membuat Aisha merasa lega, karena itu artinya sang adik sudah bisa bangkit dari keterpurukannya dan mulai terbiasa hidup tanpa kedua orang tuanya.
...๐พ๐พ...
Hari terus berlalu, tak terasa kini Aisha dan adik sudah tinggal selama tiga bulan di sebuah rumah kecil yang di kontraknya, hidup merasa terasa tentang tanpa bayang - bayang masa lalu Aisha, sampai sekarang Tuan Rico belum menemukan keberadaan Aisha. Setiap minggu tuan Rico selalu mendatangi rumah orang tua Bayu, karena mereka yakin jika keluarga Bayu mengetahui keberadaan Aisha.
Tuan Rico datang dengan berbagai ancaman. bahkan kadang ada beberapa orang yang di duga orang suruhan tuan Rico yang memantau rumah kedua orang tua Bayu, hal ini membuat kesehatan Mama dan Papanya Bayu menurun, mereka sering bolak - balik rumah sakit jika setelah tuan Rico mendatangi rumahnya. keadaan ini membuat tekad Bayu untuk mencari Aisha semakin kuat, ia pun telah menyewa beberapa orang untuk mencari keberadaan Aisha dan juga adiknya.
Fokus Aisha kini adalah mencari keberadaan Bani. hari ini Aisha libur dalam bekerja, hari liburnya ia gunakan untuk mencari keberadaan Bani, Aisha mendatangi satu persatu tempat yang sering di datangi Bani, namun hasilnya zonk.
Aisha duduk termenung mengingat kejadian dulu saat dirinya masih bersama Bani, masa depan telah di susun rapih oleh mereka berdua, namun pada kenyataannya mereka harus di pisahkan oleh buah takdir yang tak bisa mereka hindari.
Dengan langkah gontai Aisha menyeret kakinya untuk kembali pulang kerumah, namun baru beberapa langkah berjalan tiba - tiba tangan Aisha ada yang menarik.
"Bayu" ucap Aisha terkejut, ternyata orang yang menarik tangannya adalah Bayu sepupunya.
"Aisha" keduanya berpelukan erat melepas rindu dengan satu sama lainnya, Bayu merasa begitu bahagia karena bisa menemukan Aisha.
"Kenapa kamu bisa mengenali aku, padahal aku sudah berani tampil beda ?" tanya Aisha.
"Kita saudara dan masih ada hubungan darah serta ikatan batin, jadi bagaimana pun penampilan kamu aku bisa mengenali kamu" ucap Bayu seraya melepas pelukannya.
Mendengar ucapan dari Bayu membuat Aisha langsung meneteskan air matanya, walaupun kedua orang tua mereka tidak akur namun Bayu tetap baik kepadanya.
"Mana Ayla ?" tanya Bayu.
"Dia sedang sekolah" jawab Aisha.
__ADS_1
"Kalian tinggal di mana sekarang ?" tanya Bayu lagi, dan Aisha pun menyebutkan alamat rumah nya.
"Ada sesuatu yang saya tanyakan ke kamu" ujar Bayu.
"Apa itu ?" tanya Aisha penasaran.
"Lebih baik kita ngobrol di kafe sana saja di sini panas" ujar Bayu seraya menunjuk sebuah Cafe yang berada di sebrang taman tersebut.
Tiba di dalam cafe Bayu langsung memesan makanan dan minuman sesuai ke inginan Aisha dan Bayu.
"Kamu mau nanya soal apa ?" tanya Aisha.
"Kenap kamu kabur dari Bali ?" tanya Bayu dengan tatapan yang begitu serius.
"Kenapa kamu bisa tau kalau aku dan adik ku kabur dari bali ?" tanya Aisha balik.
"Nanti akan aku ceritakan, tapi jawab dulu kenapa kamu kabur dari Bali ?".
Aisha pun menceritakan semua yang di alaminya saat di Bali, hingga kedua orang tuanya tiada dan juga ia beserta adiknya nekad kabur dari Bali.
"Kurang ajar !!" Bayu terlihat sangat geram saat mendengar cerita dari Aisha.
"Sekarang kamu jujur kenapa kamu tau kalau aku kabur ?".
Bayu pun menceritakan semua tentang kedatangan tuan Rico ke rumahnya. hal itu tentu membuat Aisha terkejut.
"Jadi dia bener - bener masih mencari aku ?" tanya Aisha seakan tak percaya.
"Aku harap kamu hati - hati, sepertinya dia akan selalu mencari keberadaan kamu" ujar Bayu.
"Bayu maaf aku. kamu dan keluarga kamu jadi ikut terseret dalam permasalahan ku" ujar Aisha dengan rasa sesal di hidupnya.
...๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ...
Jangan lupa baca juga karya author yang lainnya.
๐Aku Memilih_Mu
๐Bertemu Jodoh Di pesantren
๐Hujan Kemarin
__ADS_1
Jangan Lupa Like dan Vote juga agar author semakin semangat dalam melanjutkan cerita ini. berikan juga saran dan kritikannya juga di kolom komentar.