Sakinah Bersama Mu

Sakinah Bersama Mu
Bab 39


__ADS_3

"Apa kamu yakin bisa melunasi semuanya ?" tanya Bayu.


"Entahlah. Tapi aku akan berusaha untuk melunasinya, aku ingin terlepas dari semua masalah ini" jawab Aisha. "Oh iya, di mana koper baju ku ?" tanya Aisha.


"Ada di rumah ku".


"Aku baru ingat, di sana ada beberapa barang berharga, mulai dari buku tabungan, perhiasan emas, dan sertifikat tanah, aku minta tolong sama kamu tukarkan itu semua pada uang, walaupun aku yakin itu belum cukup untuk melunasinya tapi setidaknya ada sedikit untuk mencicilnya" ujar Aisha.


"Kamu yakin ?" tanya Bayu "Itu semua peninggalan orang tua kamu. . bisa kamu gunakan untuk modal usaha nanti ketika kamu bebas".


"Aku yakin, aku tau nanti aku tak akan mudah untuk mencari pekerjaan, hingga aku sempat berpikir untuk membuka usaha, tapi sekarang aku butuh uang tersebut, jujur aku sudah lelah berurusan dengan tuan Rico, aku ingin bebas dari mereka". ujar Aisha dengan wajah yang sendu.


"Baiklah, jika itu mau kamu".


"Oh iya, sertifikat itu adalah milik ayah ku, dan Ayah pernah berpesan jika ia meninggal nanti sertifikat itu harus di bagi rata untuk saudara - saudaranya sebagai ucapan permintaan maaf ayah. tapi saat ini aku sangat membutuhkan sertifikat itu, tapi aku janji jika suatu saat nanti aku akan menggantinya".


"Jangan pikirkan itu dulu yang terpenting sekarang bagaimana caranya mendapatkan uang agar kamu bisa terbebas dari tuan Rico".


"Maka dari itu, aku minta tolong sama kamu agar menyampaikan permintaan maaf pada saudara - saudara ayah".


Setelah berbicara panjang lebar tentang masalah pembayaran hutang pada tuan Rico, Aisha kembali ke dalam tahanan karena waktu kunjungan sudah melebihi batas waktu yang sudah di tentukan.


"Jangan pikirkan soal uang, aku akan berusaha untuk mendapatkan semua nominal yang di minta tuan Rico. jika dari hasil punya kamu masih kurang, insya allah akan aku tambahin"


"Terima kasih Bayu, maaf aku selalu merepotkan kamu".


...๐ŸŒพ๐ŸŒพ...


Sari diam - diam mengikuti Mika yang keluar rumah dengan pakaian yang sangat rapih. Sari ingin membuktikan bawa yang di lihat waktu itu, ia sangat yakin jika Mika memiliki selingkuhan.


"Aku akan membongkar semua kebusukan kamu, lihat saja nanti setelah aku mendapatkan semua buktinya, Suami kita akan memendang kamu dari rumah dan aku akan menjadi nyonya satu - satunya di rumah, akulah pemenang sesungguhnya" gumam Sari.


Mobil yang di kendarai oleh Sari terus melaju mengikuti mobil Mika, Sari mencoba menjaga jarak agar tak di curigai oleh Mika, bahkan Sari juga menyewa mobil agar tak di ketahui Mika.


Mobil Mika menuju sebuah hotel ternama di kota tersebut. hal itu membuat Sari semakin yakin jika Mika akan bertemu dengan selingkuhannya di hotel tersebut.


Mika memarkir mobilnya di tempat khusus setelah itu memasuki hotel tersebut. penyamaran Sari bener - bener berhasil walaupun Sari dan Mika berada dalam satu lift Sama, namun hal itu tak membuat Mika curiga karena di dalam lift tersebut banyak pengunjung hotel.


"Aku sudah tak sabar menunggu hari bersejarah itu" Gumam Sari dalam hatinya.


Mika menuju sebuah ruangan VVIP hotel tersebut, kedatangan Mika telah di tunggu - tunggu.

__ADS_1


"Aduhh tumben telat datangnya" ucap seseorang yang menyambut kedatangan Mika.


"Aduh maaf tadi aku terjebak ke macetan" jawab Mika. "Acaranya udah di mulai ?" tanya Mika.


"Oh seperti itu, acaranya belum di mulai kok".


Mika pun masuk ke ruangan tersebut, sedangkan Sari bersembunyi di sebuah dinding yang tak jauh dari pintu ruangan tersebut. sehingga Sari bisa mendengar percakapan antara Mika dengan seseorang tersebut.


Ternyata Mika datang kehotel tersebut untuk menghadiri sebuah perayaan ulang tahun temannya yang di adakan di hotel tersebut. mengetahui hal itu Sari kecewa kecurigaannya tidak terbukti.


"Mungkin hari ini kamu lolos tapi aku tak akan menyerah untuk membuktikan jika kamu bener - bener selingkuh" gumam Sari seraya meninggalkan hotel.


Kedatangan Mika langsung di sambut oleh seorang laki - laki.


"Oh my honey, kenapa lama sekali, aku sudah menunggu dari tadi, aku sangat merindukan mu, akhir - akhir ini kamu sibuk" ujar lelaki tersebut.


"Maaf honey, terpaksa kita berangkat tidak bareng karena madu ku sudah mencurigai hubungan kita, bahkan tadi diam - diam dia mengikuti ku ke sini" ujar Mika seraya bergelayut manja.


"Ke mana dia sekarang ?".


"Sepertinya dia pergi, dia kecewa karena yabg dia tau aku menghadiri acara ulang tahun".


Sedangkan tuan Rico baru tiba di bandara Bali, setelah urusan tentang perjanjian hutang dengan Aisha selesai, Tuan Rico langsung pulang, karena banyak kerjaan yang menunggunya di Bali.


Mobil yang di tumpangi tuan Rico pun meluncur menuju kediamannya. karena lelah tuan Rico pun selama perjalannan menuju rumahnya pun tertidur pulas.


"Tuan kita sudah sampai" ujar salah satu anak buahnya.


Tuan Rico langsung turun dari mobil dan memasuki rumah yang terlihat sangat sepi.


"Mika . . Sari . ." teriak tuan Rico memanggil kedua istrinya.


"Mika . . Sari " tuan Rico menaikan volume suaranya setelah tak ada jawaban.


"Maaf tuan, sepertinya nyonya sedang keluar" ujar seorang wanita paruh baya yang merupakan pelayan di rumah tersebut.


"Kemana mereka ?".


"Saya tidak tahu tuan, Namun mereka keluar dengan pakaian yang sangat rapih".


"Dasar istri - istri gak ada gunanya, suami pulang bukannya di sambut tapi malah keluyuran". gerutu tuan Rico kesal dengan ulah kedua istrinya. "Bi tolong sediakan makanan, saya lapar" titah tuan Rico pada pelayan rumahnya.

__ADS_1


"Baik tuan".


Tuan Rico menuju kamarnya, ia langsung membersihkan tubuhnya yang terasa lengket tersebut.


"Nyonya, tuan sudah pulang" ujar security pada saat sari tiba di kediamannya.


"Terima kasih infonya".


Sari segera memasuki rumah untuk mencari keberadaan sang suami.


"Bi, Tuan di mana ?" tanya Sari pada salah satu pelayan.


"Sepertinya tuan di kamarnya".


Sari segera menuju lantai dua, menuju kamar sang suami.


"Sayang kamu di dalam ?" teriak Sari dari luar kamar. namun tak ada jawaban.


"Sayang, aku boleh masuk tidak ?" tanya Sari lagi namun tetap tak ada jawaban.


Sari memberanikan diri untuk membuka pintu kamar sang suami dan kebetulan kamar tersebut tidak di kunci hingga dengan mudah Sari masuk kamar tersebut.


"Siapa yang mengizinkan kamu masuk ke sini" suara bariton yang membuat Sari menghentikan langkahnya. "Lancang sekali kamu masuk ke sini" bentak tuan Rico.


"Sayang aku sudah panggil - panggil kamu dari tadi tapi tak ada jawaban" ujar Sari membela diri.


"Tak ada jawaban bukan berarti kamu boleh masuk !!" bentak tuan Rico lagi. "Dari mana kamu, suami pulang bukannya di sambut, enak yah mentang - mentang suami tidak ada di rumah kalian bebas nongkrong sana sini".


"Dengerin aku dulu, aku keluar karena mau ngikutin mbak Mika, aku ingin buktikan sama kamu jika mbak Mika itu sudah selingkuh". jelas Sari.


"Ohh jadi diam - diam kamu ngikutin aku".


...๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ๐ŸŒพ...


Jangan lupa baca juga karya author yang lainnya.


๐Ÿ“Aku Memilih_Mu


๐Ÿ“Bertemu Jodoh Di pesantren


๐Ÿ“Hujan Kemarin

__ADS_1


Jangan Lupa Like dan Vote juga agar author semakin semangat dalam melanjutkan cerita ini. berikan juga saran dan kritikannya juga di kolom komentar


__ADS_2