
Pagi hari, Semua pelayan bekerja sesuai tugasnya masing - masing, tak ada satu pun yang curiga jika Aisha telah kabur dari rumah tersebut.
Tuan Rico sudah siap dengan pakaiannya, ia akan segera berangkat kerja.
"Bi Ini ada makanan sisa, tolong kasih ke Aisha" titah Tuan Rico pada salah satu pelayan di rumahnya.
"Baik Tuan".
Tanpa banyak basa - basi pelayan tersebut mengantarkan sepiring makanan dan juga segelas air putih untuk Aisha.
"Mas hari ini aku ada arsisan sama temen - temen, tolong transfer ya" pinta Mika sang istri pertama.
"Iya" jawab tuan Rico singkat. " kamu juga sama minta uang ?" tanya Tuan Rico pada Sari si istri keduanya.
"Kayanya nggak deh mas, hari ini aku bakalan di rumah saja" jawabnya dengan kesan yang sangat manja.
"Tuan . . Tuan. . Nyonya Aisha Tuan" ucap seorang pelayan yang tadi bertugas mengantarkan makanan untuk Aisha.
"Kamu kalau ngomong itu yang jelas !" bentak Mika.
"Tuan, Nyonya, Aisha tidak ada di gudang" ujar pelayan tersebut.
"Mungkin dia ngupet di balik tumpukan kardus" sahut Sari.
"Sepertinya Nyonya Aisha kabur, karena ada jendela yang terbuka" jelas pelayan.
"Apa kabur ?" Tuan Rico kaget saat mendengar jika Aisha melarikan diri. dengan cepat ia berlari ke arah gudang di ikuti oleh kedua istri dan juga seorang pelayan.
"Sialan" gerutu tuan Rico kesal ternyata benar apa yang di katakan pelayan, jika Aisha telag melarikan diri.
Tiba - tiba ponsel tuan Rico berdering, saat di lihat ternyata pak Danu yang menghubungi dirinya.
"Aisha hilang, bagaimana jika ia bertanya tentang keberadaan anaknya" Batin tuan Rico.
"Hallo pak, ada apa ya ?" tanya tuan Rico berusaha mengontrol emosinya.
"Nak kerumah bapak sekarang, karena ada sesuatu hal yang harus di biacarakan".
__ADS_1
"Soal apa ya ?"
"Kesini dulu saja, nanti bicaranya secara langsung biar enak".
"Baik pak, saya akan kerumah bapak sekarang, tapi maaf pak sebelumnya ,saya kan lagi sibuk jadi nanti setelah dari rumah bapak saya mau langsung ke kantor, jadi kemungkinan saya kerumah bapak tidak bersama dengan Aisha" ucap tuan Rico, ia tak ingin kejaahatannya di ketahui oleh sang mertua.
Tuan Rico menutup panggilannya, kemudian ia memanggil beberapa anak buahnya. "Sekarang tugas kalian sampai ketemu dan bawa kehadapan saya !" titah tuan Rico.
"Baik tuan" anak buahnya pun langsung berlalu untuk melakukan tugasnya.
"Aku harus pergi kerumah orang tuanya Aisha, katanya ada yang harus di bicarakan" ujar Tuan Rico kepada kedua istrinya.
"Iya, , tapi jangan lupa transferannya" ujar Mika.
Tuan Rico berlalu seraya membuang nafasnya kasar, istrinya tak pernah mengerti tentang kondisinya sekarang yang sedang dalam masalah.
"Mbak ini tidak tau kondisi minta uang ketika suami sedang ada masalah" sindir Sari.
"Hey jaga omongan kamu ya, saja minta uang sebelum kejadian hilangnya Aisha, lagian aku istri pertamanya, jadi suka - suka aku lah" jawab Mika seraya berlalu meninggalkan Sari.
Pada kenyataannya kedua istri tuan Rico kadang terlihat tak akur, sebagai wanita mereka juga tak ingin di duakan atau pun di tigaka, namun sebuah takdir yang harus merelakan dirinya berbagi suami. di suatu moment mereka sering terlihat akur bahkan membuat yang melihatnya seperti takjub, namun di sisi lain mereka juga kadang terlihat saling ingin menyingkirkan dan merasa hanya dirinya lah yang pantas mendampingi tuan Rico.
Sampai di sebuah rumah yang cukup luas, rumah tersebut di beli oleh tuan Rico sebagai bentuk hadiah untuk orang tua Aisha yang ikut pindah kebali.
"Masuk nak" ucap seorang wanita paruh baya yang tak lain ada ibu Ima.
"Terima kasih" sahut tuan Rico, ia berusaha menutupi ke gugupannya agar tak ada yang menaruh curiga kepadanya.
Ibu Ima meninggalkan tuan Rico di ruang tamu, ia pergi untuk memberi tahu suaminya jika menantunya sudah tiba.
"Pagi pak" salam Tuan Rico ramah saat bertemu dengan mertuanya. "Ada apa ya, tumben sekali bapak menyuruh saya ke sini, biasanya kalau ada sesuatu bapak akan datang ke rumah" ujar tuan Rico. "Apa bapak perlu uang lagi ? bicara saja pak jangan sungkan aku ini kan menantu bapak" sambung tuan Rico.
"Bapak tak perlu itu, semua yang nak Rico kasih sudah lebih dari cukup" ujar pak Danu seraya tersenyum.
"Lalu kenapa bapak menyuruh saya datang ke sini ?" tanya tuan Rico penasaran.
"Jadi gini, bapak cuma mau tanya bagaimana hubungan kamu dengan Aisha, apa Aisha selalu nurut dengan kata - kata mu atau malah sering membantah ? kalau boleh jujur bapak ingin sekali menimang cucu" ucap pak Danu membuat tuan Rico sedikit terkejut.
__ADS_1
"Hubungan kami baik - baik saja, Aisha istri yang baik walaupun aku tau dia belum bisa mencintai aku sepenuhnya dan soal anak kami sudah periksa ternyata kami baik - baik saja, jika dalam enam bulan Aisha tidak bisa hamil juga kemungkinan nanti kami akan menjalani program bayi tabung" jelas tuan Rico.
"Nak bapak sebenarnya tidak ingin ikut campur dengan urusan rumah tangga kalian tapi bapak juga wajib mengingatkan putri bapak jika dia berbuat salah" jelas pak Danu.
pernyataan pak Danu membuat tuan Rico ketar - ketir. ia sudah bisa menebak jika pak Danu sudah mengintrogasinya.
Gimana kalau Aisha kabur ke sini, gimana kalau dia sudah cerita kepada kedua orang tuanya. batin Tuan Rico.
"Nak, maafkan anak bapak, Aisha telah kabur dari rumah nak Rico, sekarang dia ada di sini sedang tidur. maafkan kelakuan anak bapak" ujar pak Danu seraya tertunduk ia takut jika tuan Rico akan marah dan mengambil semua fasilitas yang telah di berikan untuk keluarganya.
"Jadi Aisha ada di sini ?" tuan Rico sangat terkejut.
"Iya nak tadi Aisha datang pas menjelang subuh" jelas pak Danu.
"Apa Aisha cerita kenapa dia kabur ?" tanya tuan Rico lagi.
"Ia cerita katanya ingin bercerai dengan nak Rico, Tapi bapak yakin jika Aisha bercerai dengan nak Rico karena Aisha ingin kembali dengan pria anak pemilik pesantren itu" penjelasan pak Danu membuat tuan Rico sedikit lega.
"Iya saya tau, beberapa waktu lalu ia masih sering berkomunikasi dengan pria tersebut, hingga membuat saya melakukan penyitaan terhadap ponsel milik Aisha, maafkan saya jika tindakan saya keterlaluan".
"Sungguh keterlaluan Aisha, maafkan anak bapak ya nak" ujar pak Danu.
"Iya tidak apa - apa pak, mungkin Aisha juga butuh waktu" ujar tuan Rico.
"Yang di katakan dia semuanya bohong, aku dan dia tidak pernah tidur bersama, bahkan dia tega menyewakan tubuh ku, aku di sekap di gudang, jarang di beri makan" ke munculan Aisha tentu membuat tuan Rico sangat terkejut.
...๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ...
...๐พ๐พ๐พ๐พ๐พ...
Jangan lupa baca juga karya author yang lainnya.
๐Aku Memilih_Mu
๐Bertemu Jodoh Di pesantren
๐Hujan Kemarin
__ADS_1
Jangan Lupa Like dan Vote juga agar author semakin semangat dalam melanjutkan cerita ini. berikan juga saran dan kritikannya juga di kolom komentar.