
Malam semakin larut dan Bima langsung mengajak Ranti untuk pulang karena esok adalah hari kerja untuk Bima juga Ranti.
''Makasih untuk semua kejutannya Bima karena ini adalah pengalaman pertama aku dan kamu juga cinta pertama aku loh. ''
ucap tulus Ranti dan Bima bahagia mendengarnya.
''Ini juga pengalaman pertama aku Ranti dan kamu juga wanita pertamaku. ''
ucap Bima dan Ranti langsung mengangguk.
''Ingat besok kita makan siang bersama yah, nanti kirim alamat tempat kerja kamu biar aku yang jemput. ''
ucap Bima saat Ranti melepaskan sabuk pengamannya karena mobil sudah sampai di area depan rumah Ranti.
''Oke Bima sayang, nanti aku kirim alamatnya yah dan kamu hati hati pulangnya. ''
jawab Ranti sambil membuka pintu mobilnya namun Bima langsung menarik tangan Ranti dan mencium kening Ranti.
Ranti langsung terdiam mematung saat Bima mencium keningnya dan tidak lama Ranti langsung tersenyum.
''Mimpi indah sayang dan ingat jangan online terus yah, tidur yang nyenyak, sampai bertemu besok. ''
ucap Bima saat setelah mencium kening Ranti dan Ranti hanya mengangguk.
Ranti keluar dari mobil lalu melambaikan tangannya saat mobil Bima keluar dari area rumahnya, Ranti langsung masuk kedalam rumah yang begitu sunyi karena ibunya sedang ke luar negeri untuk kunjungan perusahaan nya, sedangkan adiknya Rasya entah kemana.
Setelah bersih bersih Ranti langsung merebahkan tubuhnya di ranjang dan tak lama Ranti langsung tertidur karena memang lelah setelah aktifitas hari ini.
Pagi hari menjelang......
''Kamu hari ini ke kampus gak Rasya?? ''
ucap Ranti saat Rasya ikut gabung untuk sarapan.
''Ada kelas pagi kak hari ini dan selebihnya gak ada, emangnya kenapa?? ''
ucap Rasya sambil menerima roti selai yang di buatkan oleh Ranti.
''Nanti sore ikut kakak ke perusahaannya Tante Mira, katanya Tante pengen ketemu kamu. ''
ucap Ranti dan Rasya mengiyakannya.
''Nanti selepas makan siang Rasya ke butik deh. ''
jawab Rasya dan Ranti mengiyakannya.
Tante Mira adalah adik dari ayahnya Ranti dan begitu dekat dengan Ranti, Tante Mira juga yang mengurus Ranti juga Rasya saat mereka di tinggalkan oleh ayahnya karena ibunya sibuk dengan perusahaan yang di tanganinya.
Setelah selesai dengan sarapannya Ranti dan Rasya menuju tujuan masing masing dan menggunakan kendaraan masing masing.
Saat asik dengan kemudi mobilnya handphone Ranti berdering dan Bima lah yang menghubungi.
Dalam Panggilan.....
''Pagi sayang.......''
''Pagi juga Bibimku.....''
''Apaan Bibim, kaya bunyi mobil ajah. ''
''Itu panggilan sayang untuk kamu dari aku Bibim. ''
__ADS_1
''Jelek sekali sayang, ganti ganti. ''
''No Bima, aku mau panggil Bibim ajah. ''
''Yasudahlah terserah kamu sajah dan nanti palingan orang orang akan mengejek tuh. ''
''Masa bodo sama orang lain lah, kamu lagi dimana Bibim sekarang?? ''
''Lagi mengendarai mobil, kamu dimana?? ''
''Sama lagi mengemudikan mobil juga mau ke butik. ''
''Semangat kerjanya yah sayang, jangan lupa kirim alamat nya biar nanti siang aku jemput. ''
''Kamu juga semangat bertugasnya dan jangan garang garang yah wajahnya, nanti aku kirim lewat pesan chat alamat butiknya. ''
''Yasudah aku mau masuk ke kantor yah, kamu hati hati sayang. ''
''Oke.......''
Panggilan Berakhir.....
''Bahagia nya memiliki ikatan cinta dengan kamu Bima, laki laki penyayang dan sangat tampan. ''
gumam Ranti dalam hatinya sambil mengetik pesan alamat butiknya pada
Bima tersenyum saat membuka pesannya dari Ranti alamat butik dan Bima langsung masuk kedalam kantor nya karena pagi ini banyak pekerjaan menantinya.
''Kamu penyemangatku Ranti dan aku bahagia memiliki ikatan cinta dengan kamu, semoga kita berjodoh dan sampai ke pelaminan. ''
gumam Bima sambil menghidupkan layar monitor komputernya karena saat ini Bima sudah berada di ruangan kerja nya.
Sedangkan Ranti adalah seorang disainer yang handal juga mengikuti jejak sang ayah yang seorang disainer sedangkan ibunya seorang model, tapi saat ini urusan disainer perusahaan di tangani oleh Ranti dan tidak mengandalkan jasa disainer orang lain.
Di butik Ranti saat ini....
Ranti saat ini sedang menangani disain gaun pengantin yang di pesan oleh kliennya dan Ranti termasuk disainer handal dan sangat di ketahui kehebatannya, setiap disainnya selalu sempurna dan tidak gaal.
''Nanda nanti siang tolong tangani klien yang barusan yah, saya nanti siang mau makan di luar, tinggal nyocokin harga ajah ko dan mba yang tadi juga meminta makan siang bersama buat pembahasannya, kamu yang temuin dan temani yah. ''
ucap Ranti sesaat setelah menjadikan disainnya.
''Baik Mba Ranti, biar saya nanti yang ngurus selanjutnya karena harga nya juga sudah di tuliskan kan?? ''
jawab Nanda dan Ranti tersenyum.
''Sudah ko Nanda dan kalau minta potongan harga, kamu kurangi dua ratus ribu sajah itu diskon disainnya kalau pembuatan gak ada diskon. ''
''Siap Mba Ranti, pokonya aman deeh di tangan nanda semuanya. ''
Ranti langsung menuju ruang kerjanya dan mengerjakan pekerjaan disainnya yang di minta oleh ibunya yang sedang di paris untuk menghadiri fashion show tahunan rutin.
Di kantor Bima saat ini....
Bima sedang bersiap untuk menuju butik Ranti karena jam sudah menunjukan jam makan siang, Bima begitu semangat untuk menuju butik dan belum menyadari kalau butiknya Ranti adalah butik yang pernah di datanginya sekaligus pernah bertemu juga dengan Ranti di luar butik.
''Loh.....ini butik langganan mama kan dan ini tempat kerjanya Ranti ternyata. ''
ucap Bima saat memarkirkan mobilnya dan langsung menuju area butik.
Semua yang berpapasan memperhatikan Bima saat ini yang terlihat gagah dengan pakaian jaksanya namun Bima menggunakan jaket untuk menutup pakaian atas nya.
__ADS_1
Bima menghubungi nomer Ranti dan memberitahukan kalau Bima sudah di area butik menunggu di ruang tunggu.
''Maaf maaf mas saya gak sengaja. ''
ucap seorang wanita yang menabrak Bima saat akan duduk.
''Iya gak apa apa ko, permisi. ''
jawab Bima sambil menuju toilet untuk membersihkan tumpahan minuman di jaketnya.
''Looh.....Ayya, kamu kenapa gak bilang kalau berkunjung ke butik. ''
ucap Ranti saat menghampiri sahabatnya.
''Dadakan Ranti dan mama yang ngajakin. ''
jawab Ayya sambil menunjuk mamanya yang sedang sibuk dengan memilih pakaiannya.
''Kamu numpahin minuman?? ''
ucap Ranti saat petugas kebersihan butiknya membersihkan lantai kotor.
''Iya Ranti aku gak sengaja nabrak cowok ganteng, kasihan jaketnya kotor karena aku. ''
ucap Ayya dan Ranti tersenyum.
''Awas mama kamu dengar malah marah lagi. ''
''Dia beneran ganteng dan gagah loh Ranti, aku jatuh cinta pandangan pertama ke dia. ''
''Kamu ini bisa yaah cinta pada pandangan pertama, mirip sama Bibimku. ''
''Cie....Bibim siapa tuuh?? ''
''Kepo kamu, aku tinggal makan siang dulu yah penting soalnya orangnya udah nunggu di parkiran. ''
''Oke deh daah Ranti....''
Ranti langsung keluar dari butik karena Bima memberitahukan kalau dia menunggu di parkiran.
Ranti tersenyum saat masuk kedalam mobil Bima dan wajah Bima sangat masam.
''Kamu ini aku nunggu kepanasan malah sibuk ngobrol deeh. ''
protes Bima saat Ranti duduk di samping nya.
''Maaf Bibim yah, tadi tuh sahabat aku datang ke butik makanya ngobrol bentaran. ''
ucap Ranti sambil tersenyum pada Bima dan Bima hanya tersenyum menggelengkan kepalanya melihat raut wajah Ranti yang menggemaskan.
''Iya sayang, mana tahan aku marah sama kamu. ''
ucap Bima sambil melajukan mobilnya menuju tempat makan nya.
''Gombaaal teruuuus.....''
ucap Ranti dan Bima langsung tersenyum.
...............
tbc.
__ADS_1