Sampai Batas Penantian

Sampai Batas Penantian
Kembali bekerja di butik.....


__ADS_3

Tante Mira langsung mengajak Ranti pulang ke kediamannya karena Tante Mira sudah pamit pada Ibunya Ranti untuk kembali ke rumahnya.


''Barang barang Tante gak di bawa sekalian?? ''


ucap Ranti saat Tantenya masuk kedalam mobilnya tanpa membawa barang barangnya.


''Barang Tante hanya beberapa sajah ko dan gak apa apa lah gak di bawa juga, di rumah kan Tante banyak juga pakaiannya. ''


ucap Tante Mira dan Ranti mengangguk.


''Rasya gak membingungkan Tante dan merepotkan Tante kan?? selama aku gak ada. ''


ucap Ranti dan Tante Mira mengangguk sambil mencium pipi chuby Babby Eta.


''Dia sangat patuh dan baik Ranti, paling sesekali sih dia melanggar aturan Tantenya, oh iya.....kapan kamu mulai aktif lagi ke butik?? ''


ucap Tante Mira dan Ranti langsung terdiam.


''Bingung sih Tante, palingan nunggu Eta nyaman di rumah dulu. ''


ucap Ranti dan Tante Mira mengerutkan keningnya.


''Emang kamu bingung kenapa sih?? tante mau kok kalau di suruh menjaga cucu Tante yang cantik ini. ''


ucap Tante Mira dan Ranti langsung tersenyum.


''Bingung harus darimana aku mulai kerjanya Tante, sekarang di butik ada disainer juga sih tapi kantor aku tetap kosong gak di pakai sama disainernya, palingan nanti aku cek dulu ajah keseluruhan baru deh aktif lagi di butiknya. ''


ucap RantI dan Tante Mira mengangguk.


Beberapa menit kemudian mobil sampai di kediaman Tante Mira dan Tante mira langsung masuk terlebih dahulu meninggalkan Ranti yang masih sibuk mengambil tas dan makanan untuknya.


Dari arah luar ternyata Bima gak sengaja melintas ke rumah Tante Mira karena memang rumah Bima searah dengan Tante Mira.


''Itu beneran Ranti kan?? akhirnya kamu pulang juga Ranti dan aku sebenarnya ingin sekali menghampiri kamu, tapi Ayya sedang menunggu di cafa dengan Alea. ''


gumam Bima dalam hatinya sambil kembali mengemudikan mobilnya menuju cafe untuk menghampiri Ayya dan Alea.


Ranti berhasil membawa barang dan makanannya di bantu pengasuh Babby Eta dan langsung masuk menyusul kedalam rumah Tante nya.


Babby Eta saat ini sedang di berikan Asi oleh Ranti dan Tante Mira langsung menyiapkan minumannya untuk Ranti di bantu pelayan di rumah nya.


Hanya sampai siang Ranti dan Babby Eta di rumah Tante Mira karena Ranti merasa tubuhnya agak kurang enak dan Tante Mira pun mengiyakannya saat Ranti pamit.

__ADS_1


Handphone Ranti berdering dan ternyata Rangga yang menghubunginya.


Dalam panggilan......


''Hallo sayang....kamu sama Eta masih di rumah Ibu kan?? atau dimana?? ''


''Udah pulang ko, sekarang masih di jalan menuju pulang, kenapa emangnya?? ''


''Mau aku jemput tadinya, kita makan siang bersama. ''


''Gak usah Kak, lagian kepalaku masih keleyengan juga pengen cepet pulang. ''


''Kamu baik baik ajah kan sayang?? mau aku panggilkan dokter untuk periksa. ''


''Gak usah Kak, mau nyoba di istirahatkan dulu mudah mudahan sembuh. ''


''Yasudah kalau gitu, kabarin kalau ada apa apa sama kamu yah. ''


Panggilan Berakhir.....


Sesampainya di rumah, Ranti langsung menuju kamar dan Babby Eta langsung di asuh pengasuhnya karena saat ini Ranti sangat butuh istirahat.


Ranti membuktikan dia benar benar tertidur hingga pagi, Ranti terbangun hanya untuk mengganti pakaian, ke kamar mandi dan minum sajah, Rangga pun membiarkannya karena memang terlihat sekali wajah lelah Ranti saat tertidur, bahkan Babby Eta sampai di asuh oleh pengasuh dan tidur di ruang keluarga dengan pengasuhnya.


Ranti membuka matanya dan menatap sekeliling lalu tatapan Ranti tertuju pada jam dindingnya yang menunjukan pukul tujuh pagi.


''Gimana sekarang keadaan kamu?? masih pusing apa sudah normal lagi?? ''


ucap Rangga yang baru keluar dari kamar mandi dan menghampiri Ranti.


''Sudah baikan dan segar lagi, Eta mana Kak?? ''


ucap Ranti yang mencari keberadaan putrinya.


''Eta di asuh sama pengasuhnya dan tidur di ruang tengah semalam. ''


ucap Rangga dan Ranti mengangguk.


''Aku mau mulai kerja di butik lagi yah, disain aku sudah numpung soalnya kak. ''


ucap Ranti dan Rangga mengangguk.


''Oke sayang, tapi janji yah kalau pusing cepat pulang jangan memaksakan diri, nanti siang Eta mau aku bawa ke rumah Ayya, ada mama sama papa baru sampai soalnya, kamu urusin butik dulu baru susul ke rumah Ayya yah. ''

__ADS_1


ucap Rangga dan Ranti mengangguk.


Rangga telah siap dan langsung menuju kantor karena pagi ini banyak kerjaan yang harus di selesaikannya lebih awal, sedangkan Ranti langsung menyegarkan tubuhnya karena akan bersiap menuju butiknya.


hanya tiga puluh menit Ranti telah siap dengan style pakaiannya seperti biasa, tidak ada perubahan di tubuh Ranti setelah melahirkan Eta ke dunia, tubuh Ranti terlihat semakin bagus dan berisi.


''Jangan lupa nanti siang siapkan Eta yah dan pakai kan pakaian yang bagus, nanti Ayah nya akan jemput mau di bawa bertemu oma dan opa nya. ''


ucap Ranti saat menghampiri pengasuh yang sedang menggendong Eta.


Ranti hanya sarapan sedikit dan langsung menuju butik setelah mencium putrinya, Ranti di antarkan oleh supir dan gak masalah untuk Ranti, karena sudah bisa kembali le butik dan di ijinkan kerja oleh Rangga pun sudah senang.


Hanya dua puluh menit perjalanan Ranti sampai di butiknya dan langsung menuju ke area kantor di lantai atas untuk bertemu asisten juga disainernya.


Kedatangan Ranti kembali ke butik membuat semua senang terutama asistennya yang memang sangat dekat dengan Ranti.


Baru masuk sajah kerjaan Ranti sudah banyak dan gak masalah karena saat ini Ranti begitu Rindu dengan kerjaan yang di tinggalkannya selama berada di Prancis.


''Di rumah Ayya nanti ada Bima gak yah, bagaimana kalau Bima bertemu dengan Eta, semoga sajah tidak ada Bima dan kalau pun bertemu semoga gak pas ada Kak Rangga disananya. ''


gumam Ranti saat terfikir tentang putrinya yang akan di bawa ke kediaman Ayya oleh Rangga.


Handphone Ranti berdering dan Rangga lah yang menghubungi.


Dalam panggilan saat ini.....


''Sayang......Eta sudah aku bawa ke rumah Ayya, nanti kalau kerjaan kamu selesai langsung susul yah. ''


''Kak Rangga.....kalau bisa jangan ada Bima di rumah Ayya, aku gak mau Bima bertemu Eta. ''


''Gak masalah Eta bertemu Bima juga, kan aku ayahnya Eta dan kamu jangan khawatir yah. ''


''Oke lah Kak, pokonya aku gak mau ada masalah saat Eta di bawa ke rumah Ayya, nanti aku akan susul kalau kerjaan udah selesai. ''


panggilan berakhir......


Ranti kembali mengerjakan pekerjaannya karena dia akan segera menyusul Eta ke rumah Ayya dan Ranti mengkhawatirkan Eta kalau bertemu Bima.


''Kalaupun Bima bertemu Eta, dia kan akan beranggapan kalau Eta anaknya Kak Rangga dan Aku. ''


gumam Ranti sambil merapihkan pekerjaannya yang sudah selesai lebih tepatnya di paksa untuk selesai.


........................

__ADS_1


tbc........


__ADS_2