
Di Bali saat ini......
Ranti baru tiba di Bali tepat pukul sebelas siang dan langsung membantu ibunya mempersiapkan pembukaan butik dan restoran baru di Bali.
Ranti melupakan handphone nya yang di pengaturan pesawat dan belum di kembalikan semula, hingga sore hari tiba Ranti baru selesai dengan urusannya dan membuka handphone nya.
''Ya ampuun.....pantesan dari tadi handphone sunyi gak ada notifikasi, ternyata data mati pengaturannya masih mode pesawat. ''
gumam Ranti sambil mengaktifkan data dan Ranti menyimpan handphone nya di meja karena Ranti akan membersihkan tubuhnya karena terasa lengket.
Handphone Ranti terus berdering dan Ranti membiarkannya karena memang Ranti sedang sibuk dengan dunia kamar mandi nya.
Rasya masuk kedalam kamar kakaknya karena mendengar handphone Ranti berdering terus.
''Bibim.....''
ucap Rasya sambil mengangkat panggilannya.
Dalam panggilan.....
''Ranti....kamu sengaja bikin aku khawatir. ''
''Maff kak....ini Rasya, Kak Ranti lagi mandi. ''
''Oh iya maaf, saya kira Ranti dan bilang ke Ranti suruh telphone balik yah. ''
''Baik kak, nanti Rasya kasih tau ke Kak Ranti. ''
Panggilan berakhir.....
''Hadeuuuh.....posesif nya Bibim. ''
ucap Rasya sambil menyimpan kembali handphone Ranti dan langsung duduk di ranjang menunggu kakak nya selesai dengan urusan kamar mandi.
''Ngapain kamu di kamar kakak?? ''
ucap Ranti saat keluar dari kamar mandi dan melihat adiknya duduk.
''Tadi Rasya lewat kamar kakak dan handphone kakak bunyi terus, Bibim yang nelphone dan minta kakak telphone balik tuh, jangan PHP in laki laki kak kasihan tau dia khawatir tuh. ''
ucap Rasya dan membuat Ranti mengerutkan keningnya.
''Siapa yang PHP, kamu tau kan kita begitu sampai langsung sibuk bantu Ibu dan kakak lupa belum mengalihkan mode handphone nya. ''
elak Ranti dan Rasya mengangkat bahunya tanda tidak mau berkomentar.
''Cepat pakai baju kak, kita makan malam di luar karena Rasya mau makan enak di luar. ''
ucap Rasya sambil keluar dari kamar Ranti.
Ranti langsung menghubungi nomer Bima dan langsung Bima angkat dalam dua kali dering.
__ADS_1
Dalam Panggilan....
''Ranti.......kamu mau buat aku khawatir yaah. ''
''Maaf Bibim sayang, aku tiba di Bali jam 11 siang langsung bantuin Ibu dan kelupaan handphone belum di ganti masih mode pesawat. ''
''Nanti kedepannya gak usah di mode pesawat, nonaktifkan ajah handphone nya sayang, aku khawatir takut kamu kenapa kenapa selama perjalanan. ''
''Maafin aku Bibim dan makasih udah khawatir sama aku, kamu lagi apa sekarang?? udah makan belum?? ''
''Lagi nunggu kamu mandi, makannya gak nafsu karena nunggu kabar kamu, ini ajah masih di kantor belum pulang ke rumah. ''
''Yaudah kamu makan sana kan aku udah ada kabar, pulang jangan malam malam dong. ''
''Iya sayang.... kamu hati hati disana dan jangan nakal yah, ingat ada aku yang nunggu kamu. ''
''Kebalik laah harusnya kamu Bibim disana jangan macam macam dan ingat aku yang sedang jauh dari kamu, itu paling tepat. ''
''Baik sayangku, yasudah aku mau siap siap pulang, i love you Ranti. ''
''Hati hati Bibim dan I love you soumuch Bibimku. ''
Panggilan berakhir.......
Ranti langsung memakai pakaiannya karena dia akan pergi makan di luar dengan Rasya, sedangkan di kantor saat ini Bima sedang merapihkan meja kerja dan bersiap untuk segera pulang.
''Aku kira udah pulang kamu Bimm....''
''Aku nunggu Ranti dan baru bisa di hubungi barusan, aku juga harus nunggu dia selesai mandi pas nomernya aktif dan bisa d hubungi. ''
jawab Bima dan Alfa menggelengkan kepalanya.
''Bucin sekali kamu ini Bima, di dunia ini wanita banyak loh dan kamu bisa mencari yang lain selama kamu gak bersama dengan Ranti kan?? ''
ucap Alfa dan Bima langsung menggelengkan kepalanya dengan ucapan Alfa.
''Waaah....kamu mengajarkan ilmu sesat ke aku yah, cinta aku hanya untuk Ranti dan dia adalah cinta pertamaku Alfa, aku sangat mencintainya. ''
ucap tulus Bima dan membuat Alfa yang menggelengkan kepalanya dengan kejujuran Bima.
''Masih ada yah zaman sekarang yang tulus sekali dengan cinta dan sangat menjaga perasaan. ''
ucap Alfa yang gak habis fikir dengan ketulusan rekannya .
''Masih laaah, buktinya aku kan. ''
jawab jujur Bima dengan menunjuk dirinya sendiri.
''Iya gimana kamu deh Bimm, kita ke cafe nongkrong bentaran kepalaku penat banget nih, kalau sendiri kan gak asik Bimm, mau kan kamu temani?? ''
ucap Alfa yang mengajak Bima dan Bima mengiyakannya.
__ADS_1
''Oke laah ayo aku temani dan traktir yah. ''
jawab Bima dan Alfa mengiyakannya
''Beres itu.....''
ucap Alfa sambil masuk kedalam mobil Bima karena Alfa memang gak menggunakan mobilnya hari ini.
Di Bali saat ini....
Rasya dan Ranti sedang berkeliling Bali malam hari menggunakan motor dan Ranti begitu menikmati malam ini, hingga membuat Rasya menggelengkan kepalanya dengan tingkah kakaknya yang seperti anak kecil.
''Stop kak jangan teriak teriak ajah deh kaya bocah bikin malu ajah siih. ''
protes Rasya dan membuat Ranti memanyunkan bibirnya.
''Bodo amat sama orang lain, pokonya kakak bahagia banget malam ini Rasya dan makasih karena kamu mau negajak kakak jalan jalan malam malam. ''
ucap Ranti dan Rasya mengangguk.
''Bali kan kota hidup dan dua puluh empat jam ramai terus kecuali hari raya Nyepi baru sepi. ''
ucap Rasya dan Ranti mengiyakannya.
Setelah puas makan dan jalan jalan malamnya, Rasya memutuskan untuk membawa kakaknya pulang karena Ranti pasti gak akan mengajak pulang kalau bukan Rasya yang membawa pulang.
Kurang lebih perjalanan dua puluh menit Rasya mengemudikan motornya dan sampai di kediaman mewah Ranti di Bali.
''Kalian darimana ajah sih??, ijin jalan sebentar tapi malam malam gini baru pulang. ''
ucap Ibu nya Ranti saat kedua anaknya memasuki rumah.
''Ini Buu, Kak Ranti susah di ajak pulang malah asik jalan jalan. ''
jawab Rasya dan Ranti melototkan matanya.
''Loh kenapa kakak, bohong Buu yang di ucapkan Rasya kan Rasya yang ngajak jalan jalannya dan Ranti yaa terserah yang ngajakin dan gak ngajak pulang juga. ''
protes Ranti dan membuat Ibunya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya.
''Udah debatnya yah, kalian bersih bersih dan cepat istirahat, agar besok lebih segar buat ke peresmiannya dan peresmian pukul sepuluh pagi jadi jangan ada kata telat bangun tidur. ''
ucap Ibunya Ranti menengahi perdebatan kedua anaknya.
Ranti dan Rasya pun langsung menuju kamarnya masing masing dan segera bersih bersih dan beristirahat untuk acara besok agar tidak kesiangan.
Sedangkan Bima saat ini masih berada di cafe menemani Alfa dan belum berniat untuk pulang karena memang Bima sedang malas pulang.
..............
tbc.
__ADS_1