
Tante Mira saat ini sedang takjub dengan air mancur di hadapannya dan ternyata banyak sekali para wisatawan yang datang, bahkan Ranti dan Tante Mira mendapatkan meja hanya tiga baris dari depan.
''Tante kira gak akan sebanyak ini orang yang datang nya, untung ajah kan Tante ajak kamu cepat cepat dan terbukti kita dapat tiga barisan dari depan. ''
ucap Tante Mira dan Ranti hanya mengiyakannya.
''Pasti banyak yang datang kesini, bisa santai sambil melihat air mancur dan mendengarkan lantunan lagu romantis juga kan, nyaman untuk santai dan terbukti Eta tidur pulas sekarang. ''
jawab Ranti saat melihat putrinya tertidur pulas di pelukannya dan tidak terganggu oleh bising di sekitarnya.
''Eta kayanya kecapean deh, seharian ini dia jalan jalan terus dan istirahat cuma minum susu ajah, besok kita istirahat full ajah di hotel yah. ''
ucap Tante Mirw dan Ranti menganggukan kepalanya.
''Aku juga pesan tiketnya gak langsung ke tanah air, harus transit Singapura dulu. ''
ucap Ranti saat memesan tiket pesawat pulang.
''Gak apa apa palingan transit dua jam dan kita dari Singapura ke tanah air. ''
ucap Tante Mira dan Ranti mengangguk.
Tiga jam kemudian Ranti dan Tante Mira memutuskan untuk kembali ke hotel karena pengunjung semakin ramai dan kasihan pada Eta yang takut kedinginan.
Selama di perjalanan Tante Mira tertidur sedangkan Ranti fokus menjaga eta di pangkuannya, perjalanan hanya dua puluh menit dan sampai di hotel.
Ranti langsung meminta bantuan petugas hotel untuk membawakan barang barang nya ke kamar hotelnya, Tante Mira memilih terlebih dahulu ke kamar hotel karena Ranti sedang mengambil kunci di resepsionis.
Sesampainya di kamar petugas hotel membawa masuk barang barangnya dan Ranti pun memberikan uang tips untuk petugas yang membantunya.
''Tante ke air duluan bersih bersih, aku mau urusin Eta dulu biar nyaman. ''
__ADS_1
ucap Ranti saat setelah menyiapkan air hangat untuk membersihkan tubuh Eta.
Tante Mira langsung ke kamar mandi karena Ranti gak mengijinkan Tante Mira yang membersihkan tubuh Eta.
''Anak Bunda kelelahan sekali yah, sampai gak bangun padahal Bunda ganggu bobonya. ''
ucap Ranti sesaat setelah menyeka tubuh Eta dan memakaikannya minyak telon agar hangat.
Setelah selesai dengan Eta, Ranti menyimpan barang barang belanjaan kedalam lemari yang kosong dan besok lah jadwal untuk packing karena lusa baru akan cek out hotel dan kembali ke tanah air.
Satu hari kemudian........
Satu hari setelah liburan keliling Kota Dubai, Ranti dan Tante Mira hanya diam di dalam kamar hotel karena mereka sangat kelelahan dan hari ini pun mereka akan cek out hotel karena penerbangan menuju pulang pukul sebelas siang, Semua barang barang sudah rapih di masukan kedalam koper, bahkan Ranti membeli satu koper untuk barang barang Tante Mira sedangkan Ranti memakai koper bekas gaunnya yang di jadikan fashion show kemarin dan sudah laku di beli konsumen.
''Akhirnya kita pulang juga sekarang, mudah mudahan selamat sampai tujuan pulang. ''
ucap Tante Mira saat berada di dalam mobil menuju bandara dan di aminkan oleh Ranti.
''Iya Tante dan aku nanti akan pesan tiket lagi menuju tanah air di singapura, palingan dua sampe tiga jam kita nunggunya. ''
Setelah sampai di bandara, ternyata bertepatan dengan pemberitahuan pemberangkatan pesawat Dan Ranti langsung mengurus semua berkas berkas dan barang barang bawaannya sedangkan Tante Mira menjaga Eta di gendongannya.
Setelah selesai dengan berkasnya Ranti langsung menuju pesawat menyusul Tante Mira yang terlebih dahulu menuju kedalam pesawat.
''Akhirnya aku pulang juga dan siap siap dengan masalah yang sempat di hindari dan saat kembali harus di hadapi lagi. ''
gumam Ranti dalam hatinya saat pesawat yang di tumpanginya berhasil mengudara.
Ranti sempat mengaktifkan handphone nya dan begitu banyak panggilan telphone juga pesan dari Bima sedangkan Rangga hanya satu kali menghubunginya, Ranti tidak memperdulikan Rangga dan masa bodo tapi pesan terakhir dari Bima membuatnya was was saat ini.
💬 Aku tau kalau kamu menghindariku, aku juga tau kalau kamu sedang di Dubai dan aku harap kamu mau menerimaku saat aku datang ke tempat kamu dan aku mau menjelaskan semuanya, aku sudah memberitahukan semua vidio kepada Ayya dan kemungkinan besar Rangga pun mengetahuinya, begitu kamu sampai di tanah air, aku harap kamu jangan datang ke rumah Rangga karena akan ada masalah nantinya dan kamu jangan takut karena aku ada di samping kamu untuk membela.
__ADS_1
Itulah pesan dari Bima yang membuat Ranti menjadi serba salah dan Tante Mira langsung mengiyakan semua yang Bima inginkan, karena semua sudah terjadi dan Ranti hanya bisa mengiyakannya.
Bima bahkan akan menjemput di Singapura saat Tante Mira memberitahukan akan Transit di negara itu sebelum menuju tanah air.
''Sudah jangan di fikirkan dulu, Ibu kamu dan Rasya sudah aman sekarang dengan perlindungan Bima dan kasusnya sudah di naikan ke pengadilan, saat kamu sampai ke tanah air pun hanya butuh percaya pada Bima dan itu yang paling penting, bahkan Ayya pun akan terbawa karena di vidio sudah jelas Ayya yang mengarahkan Rasya untuk menembak. ''
ucap Tante Mira dan Ranti mengiyakannya.
''Apa saat nya aku memberitahukan kebenarannya kalau Eta anak kandungnya Bima?? ''
ucap Ranti dan Tante Mira mengangguk.
''Itu salah satu penguat Bima nantinya saat membela kamu, kamu setuju kan kalau Bima meminta kamu mengajukan gugatan perceraian ke pengadilan?? ''
''Iya Tante karena aku udah gak kuat harus berpura pura baik di hadapan Rangga, apalagi setelah tau vidio keji itu yang menjerat Rasya, aku akan mengurus semua berkas berkasnya. ''
''Rangga saat ini sedang di cari cari karena dia kabur, kalau Ayya kemarin sudah di periksa termasuk satu lagi sekertarisnya udah jadi tersangka dan Ayya masih berkelit katanya saat di mintai keterangan. ''
''Aku gak nyangka kalau Bima akan benar benar membuktikan ucapannya, aku senang dan sedih juga sih Tante, senang karena Rasya bisa bebas dan sedih karena Bima akan dalam masalah, Tante tau kan Bagaimana kejamnya Rangga yang akan menghalalkan segala cara untuk memuluskan kemauannya. ''
''Kita hanya bisa berdoa semoga semua bisa terselesaikan dan lancar tanpa hambatan. ''
ucap Tante amira dan di aminkan oleh Ranti.
Tak ada obrolan lagi karena Tante Mira memilih untuk tidur, perjalanan yang panjang menjadi alasan Tante Mira memilih untuk tidur.
Ranti saat ini sedang menjaga Eta yang asik dengan mainan di tangannya dan Eta tidak tidur karena belum saat nya Eta tidur.
''Kamu akan segera bertemu Papa kamu sayang, Bunda janji akan menjaga kamu dari kejahatan ayah tiri kamu, Bunda sayang kamu. ''
ucap Ranti dan mencium puncak kepala Eta yang sedang sibuk dengan mainan di tangannya sambil berceloteh.
__ADS_1
..............
tbc.