Sampai Batas Penantian

Sampai Batas Penantian
Keberangkatan Menuju BALI


__ADS_3

Setelah puas mengobrol dengan tante Mira, Ranti langsung pamit menuju kamar untuk membersihkan tubuhnya dan tante Mira mengiyakannya.


Ranti saat ini baru selesai menyegarkan tubuhnya dan membuka handphone nya yang tadi sempat berdering saat dia di dalam kamar mandi.


''Ternyata Bibim yang nelphone. ''


ucap Ranti tersenyum saat melihat kontak panggilan tak terjawabnya.


Ranti langsung menghubungi nomer Bima dan dalam dering kedua langsung di angkat oleh Bima.


Dalam panggilan.....


''Kamu lagi dimana sayang?? ''


''Lagi di rumah Tante Mira, ada apa Bibim?? ''


''Aku ke rumah barusan dan bibi bilang kamu belum pulang, tadinya mau aku susul ke butik tapi kamu keburu nelphone balik. ''


''Emang hari ini aku gak akan pulang Bimm, besok pagi mau ke Bali barengan Tante juga Rasya. ''


''Ngapain ke Bali Raan...?? ''


''Mau meresmikan butik dan resto baru disana, Ibu udah lebih dulu disana dan aku sama Rasya nyusul di antar Tanteku. ''


''Yaah....baru juga jadian udah di tinggal deeh. ''


''Hhaaa.....lebay banget sih kamu itu Bimm, aku cuma tiga hari di Bali kok. ''


''Cuma kamu bilang, kirim alamat rumah Tante kamu dan aku susulin kesitu, aku punya hadiah buat kamu sayang, boleh kan aku susul kesitu?? ''


''Sangat boleh, aku kirim alamatnya yah dan aku tunggu kamu. ''


''Oke sayang.....''


Panggilan berakhir....


Ranti langsung mengirim alamat rumah Tante Mira dan Bima mengiyakannya.


Saat ini Bima sedang dalam perjalanan menuju rumah Tante nya, Bima tersenyum karena alamat rumahnya tante nya Ranti satu arah menuju rumahnya.


Hanya dua puluh menit Bima sampai di depan kediaman tante nya Ranti dan langsung menghubungi Ranti.


💬 Sayang.....aku udah ada di depan, bisa keluar ga?? aku malas kalau harus mengetuk pintunya. ''


Pesan terkirim dan Ranti langsung keluar rumah tanpa membalas pesan dari Bima.


Ranti tersenyum saat melihat Bima sedang bersandar di mobil nya.


Ranti langsung menghampiri Bima dan memeluknya, Bima terlonjak kaget namun sedetik kemudian membalas pelukan Ranti lebih erat.


''Kamu ini nakal sekali bikin kaget tau. ''


ucap Bima saat Ranti melepaskan pelukannya.


''Habisnya asik banget sama handphone, aku datang ajah sampe gak sadar gitu Bibim sayang. ''


ucap Ranti sambil tersenyum ke arah Bima.

__ADS_1


''Kamu tau gak?? rumah ku juga searah sama jalan ini dan palingan lima menit lah dari sini ke rumahku. ''


ucap Bima dan Ranti mengerutkan keningnya.


''Masa siih, tapi yaa.....bagus lah kalau searah kan bisa ketemu kalau aku sedang di rumah tante. ''


ucap Ranti sambil menggandeng lengan Bima.


''Jawaban yang gak aku harapkan loh, aku kira kamu bakalan bilang, ''Ajakin aku ke rumah kamu dong, biar kenal sama keluarga kamu'' ehh....ternyata aku salah banget menerkanya. ''


ucap Bima dan Ranti langsung tertawa.


''Rantii.....gak baik ngobrol di luar, ayo bawa masuk tamu nya ke dalam. ''


ucap Tante Mira karena memang sudah melihat keponakannya dengan pria.


''Iya Tante.....''


ucap Ranti sambil menarik Bima untuk masuk kedalam rumah.


Bima langsung mengenalkan diri ke Tante Mira dan bersalaman dengannya.


''Ayo lanjutkan mengobrolnya yah, jangan di luar kalau mengobrol, gak enak sama tetangga. ''


ucap Tante Mira sesaat sebelum meninggalkan ruang tamu dan Ranti mengangguk.


''Ini hadiah kamu dari aku. ''


ucap Bima sambil menyodorkan sebuah kotak dan Ranti langsung membukanya.


ucap Ranti dan Bima hanya tersenyum.


''Coklat khusus untuk kamu dan itu enak banget loh sayang. ''


ucap Bima sambil membuka kemasan coklatnya.


Ranti langsung memakan coklatnya dan tersenyum saat merasakan coklat yang lumer di dalam mulutnya.


''Enak banget Bibim....''


ucap Ranti saat memakan coklatnya.


Pelayan datang menyiapkan dua gelas minum untuk Bima dan Ranti, dua jam kemudian Bima pun pamit dan Ranti mengantarkan ke depan mobilnya.


''Istirahat dan besok hati hati perjalanannya, kabarin kalau mau berangkat dan sudah sampai di Bali. ''


ucap Bima sambil memeluk tubuh Ranti.


''Oke Bibimku, pasti aku kabarin kamu dan kamu juga hati hati terus jangan lupa jaga kesehatan. ''


ucap Ranti saat Bima melepaskan pelukannya.


Bima langsung masuk kedalam mobil dan langsung menuju pulang, Ranti pun masuk ke dalam rumah dan segera istirahat agar besok tidak kesiangan.


Pagi hari menjelang.....


Tepat pukul delapan pagi Ranti, Rasya fan Tantenya sudah berada di dalam.pesawat menuju Bali, keberangkatan nya mengbil penerbangan pagi karena memang Ranti juga disana akan membantu menyiapkan semua keperluannya.

__ADS_1


Sepanjang perjalanan Ranti hanya sibuk dengan majalah terbaru tokonya, Ranti begitu sibuk dengan memperhatikan detail setiap produknya.


''Ranti....Tante ada yang suka sama satu disain pakaian kamu yang terbaru. ''


ucap Tante Mira dan Ranti langsung tersenyum.


''Masa siih, yang mana Tante?? ''


ucap Ranti dan tantenya menunjuk satu gaun yang saat ini sedang di lihat oleh Ranti.


''Ini gaunnya dan Tante sudah memesannya loh. ''


''Kenapa gak bilang sama aku sih Tante, gak usah pesan karena aku sendiri yang akan kasih loh. ''


''Udah gak apa apa, lagian barangnya udah sampe juga di rumah. ''


''Yaah.....Tante ma gak asik deh, kedepannya kalau Tante mau pakaian atau apapun yang di keluarkan di butik, bilang ke Ranti yah karena Ranti akan langsung kasih Tante, kenapa harus repot pesan. ''


ucap Ranti sambil cemberut dan Tantenya langsung tersenyum.


''Baik sayang.....''


ucap Tante Mira sambil tersenyum.


Di kantor pengadilan saat ini Bima sedang bersiap melakukan sidangnya, Bima begitu gagah dengan seragam kebesarannya.


Setelah selesai dengan tugasnya Bima langsung menuju kantornya dan langsung menghubungi nomer Ranti yang belum memberi kabar padanya padahal hari sudah siang


''Ranti kemana yaah, masa perjalanan sampe siang gini belum sampai. ''


ucap Bima sambil menyimpan handphone nya karena dia akan melanjutkan pekerjaannya.


Pintu ruangan Bima terbuka dan Alfa lah yang masuk untuk mengajak Bima makan siang.


''Bima....ayo kita makan siang udah waktunya loh. ''


ucap Alfa dan Bima langsung mengangguk tanpa berbicara.


''Ada apa dengan anak ini gak biasanya cemberut. ''


gumam Alfa saat melihat raut wajah Bima yang terlihat ketus.


''Kamu ada masalah apa sih?? apa gara gara putusan sidang gak sesuai tuntutan kita, jadinya kamu kesal dan di bawa ke kantor?? ''


ucap Alfa dan Bima hanya mengangkat bahunya.


''Udah biasa kalau sidang, Pacar aku gak bisa di hubungi Alfa dan aku khawatir ajah sih dia perjalanan ke bali tadi pagi. ''


''Yaelah Biimm....aku kira ada apaan, sabar ajah tunggu dia ngabarin kamu, mungkin perjalanannya jauh. ''


''Iyaa.....aku juga ini sabar seeekali. ''


Bima langsung memesan makanannya begitu juga dengan Alfa.


.........


tbc..

__ADS_1


__ADS_2